
" apakah kamu sudah mendapatkan informasi baru." tanya papa Andra kepada suruhannya yang ia bertugas untuk mencari informasi tentang kecelakaan yang di alami Hanan.
"sudah pak, ini informasi yang sangat penting untuk pak Andra ketahui."
" bagus apa itu."
"yang menabrak pak Hanan dia adalah ibu sara pak ."
bagai di sambar petir Andra saat mendengar pernyataan yang dia dengar, dia tak percaya jika orang yang ia cintai menyebabkan anaknya kecelakaan.
dia sudah percaya penuh dengan istrinya karena ia tak pernah melihat gerak gerik mencurigakan dari istrinya.
"kamu jangan asal, mana mungkin sara mencelakai anak ku."
" dari sisi tv yang saya dapat, Bu sara terlihat keluar dari mobil yang menabrak pak Hanan.
iya menyewa mobil dari penyewaan mobil pak dan ada buktinya akan saya kirim kepada anda jika memang anda kurang percaya."
" baik akan aku tunggu kiriman dari kamu."
"baik pak akan segera saya kirim"
__ADS_1
dia ingin tidak percaya dengan semua namun bukti telah memperlihatkan semua kebenaran nya bahwa istrinya yang dia percaya telah menyakitinya dengan mencelakai anak semata wayang nya.
tangis dalam diam papa Andra merasa terlalu sakit perasaan yang dia alami, tak tau harus percaya dengan siapa lagi kepercayaannya sudah seringkali di salah gunakan orang yang memanfaat kan nya.
papa Andra mencoba tegar dengan segala cobaan yang sedang di hadapinya.
dia ingin fokus untuk kesembuhan Hanan terlebih dahulu.
dia memutuskan untuk pergi ke rumah sakit, untuk melihat keadaan Hanan.
"mas tadi dokter nyariin kamu ,ada sesuatu penting yang ingin di bicarakan sama mas Andra."
Andra tidak langsung menjawab pertanyaan istrinya, dia masih bingung dengan situasi yang kini ia rasakan setelah tau jika istrinya yang mencelakai Hanan.
'aku harus bisa menyembunyikan semuanya dulu, agar tidak menimbulkan masalah yang baru, aku tidak tau jika dia punya rencana lain.' batin andra
" gak ada ma, sekarang dokternya di mana"
"mas di suruh langsung keruangan nya."
"ya udah kamu di sini dulu,aku mau menemui dokter dulu."
__ADS_1
" iya mas"
tok tok tok
"masuk " suara dokter mempersilahkan masuk.
" selamat sore dok, tadi mencari saya."
"oh iya pak Andra silahkan duduk" Andra duduk di kursi depan dokter.
" pak Andra saya sudah menyerahkan semua ke atasan rumah sakit ini dan setelah di periksa lagi oleh dokter spesialis kita, di dalam laboratorium terdapat obat tidur yang cukup banyak. namun saya bingung obat itu dari mana pak, setelah kita coba periksa obat yang kita berikan kepada pak Hanan tidak ada kandungan obat tidur, jadi mungkin pak Andra tau dari mana."
"saya sudah mengira setelah saya dapat kabar dari orang saya,saya akan bawa pergi istri saya jadi tolong berikan pengobatan yang Terbaik kepada anak saya, saya yakin ini perbuatan istri saya, jadi saya mohon bantuannya saya akan meninggalkan Hanan sendiri di rumah sakit ini."
"saya tidak pernah tau masalah keluarga anda , namun saya akan berusaha semampu saya demi pengobatan pasien saya."
"terimakasih dokter saya akan segera pergi dari negara ini, jika ada sesuatu dengan anak saya tolong langsung menghubungi saya."
"baik pak Andra,saya akan berusaha semampu saya."
papa Andra pergi dari ruangan itu, sambil mencari cara agar sara mau di ajak pergi dari negara ini, supaya dokter bisa mengobati Hanan dengan baik.
__ADS_1