CINTA SANG PERAWAT

CINTA SANG PERAWAT
perkenalan pemimpin baru


__ADS_3

kalista,Risha dan Dinda Mereka sedang duduk manis di tempat pengumuman yang akan di laksanakan.


suara riuh tak jelas karena semua penasaran tentang pertemuan dadakan, banyak orang yang menduga duga tentang pertemuan ini.


" selamat siang semua."


" siang " jawab semua orang yang hadir, setelah MC naik ke atas panggung untuk membawakan acara kali ini.


" saya disini untuk membawakan acara kali ini,ya itu pengumuman pengenalan anak dari pemilik rumah sakit ini yang baru saja datang ke sini, jadi maaf ya kita membuat pertemuan dadakan, dan terimakasih untuk semua yang datang disini. baiklah kita panggilkan saja sekarang pak satria Wicak Sono, kepada pak satria boleh hadir di atas panggung."


setelah satria hadir di atas panggung semua orang menjadi semakin riuh, membicarakan satria karena ketampanan nya.


" selamat siang, perkenalkan nama saya satria Wicak Sono saya di sini untuk menggantikan ayah saya Wicak Sono sebagai kepala rumah sakit di rumah sakit Wicak sono.saya mohon kerja samanya agar rumah sakit ini bisa semakin maju terimakasih.


"sepertinya aku pernah liat wajahnya tapi di mana ya " batin kalista


" kenapa kok bengong lis, ada masalah."


"nggak ris,aku cuma seperti pernah melihat nya, wajah nya kaya gak familiar gitu tapi di mana aku lupa."


" maksud kamu bos baru kita "


" iya ris, tapi ya sudah lah mungkin aku yang salah."


karena acara sudah selesai, semua orang yang hadir pun sudah bubar termasuk kalista dan dua sahabat.

__ADS_1


kalista sedang menunggu taksi namun ada orang yang mendekatinya.


" hai saya mau minta maaf untuk yang tadi siang." ucap satria


" tadi siang, memangnya ada apa ya pak." jawab kalista dengan sedikit bingung.


" tadi siang aku gak sengaja menabrak kamu di lorong."


" oh itu pak" kalista baru saja ingat bahwa orang menabraknya siang tadi adalah bos barunya.


" saya tadi buru buru jadi gak sempet minta maaf sama kamu,"


" gak papa pak saya gak kenapa napa kok pak."


" kamu mau pulang."


satria merasa kecewa setelah mendengar bahwa kalista ingin pulang dengan teman temanya, jika dia pulang sendiri ia ingin memberi tumpangan kepada kalista ini kesempatan untuk satria lebih dekat dengan kalista.


karena satria merasa tersihir oleh kecantikan kalista saat pertama kali melihat nya.


wajahnya yang sempurna dan bentuk badan nya yang ideal membuat satria terpana pada pandangan pertama, dari saat itu satria ingin lebih dekat dengan kalista.


karena kalista kerja di rumah sakit nya jadi mempermudah untuk mencari informasi tentang kalista.


" jadi kamu sama temen temen kamu"

__ADS_1


" mereka masih ada urusan di dalam jadi saya yang nyari taksi."


" kalau gitu aku pergi dulu"


kalista hanya menganggukkan kepalanya.


dari kejauhan kedua sahabatnya melihat kalista sedang mengobrol dengan bos barunya, mereka pun cepat cepat menuju tempat kalista.


" lis kamu kenapa, tadi aku melihat kamu bicara sama pak satria." tanya Dinda.


"gak papa dia tadi cuma minta maaf"


" minta maaf memangnya dia salah apa."


"tadi siang dia gak sengaja nabrak aku saat aku sedang ada di koridor"


" jadi yang nabrak kamu itu pak satria lis." tanya Risha.


" iya makanya tadi pas perkenalan mukanya gak familiar buat aku, ternyata dia yang menabrak aku tadi siang."


"mbak mau jadi naik tadi gak." tanya pak sopir taksi.


" jadi pak, maaf kelamaan nunggunya."


" ya udah ayo kita masuk."

__ADS_1


mereka bertiga masuk ke dalam mobil taksi,namun mereka tidak menyadari bahwa ada yang mengamati mereka dari kejauhan.


__ADS_2