Cinta Sejati Sang CEO

Cinta Sejati Sang CEO
Promosi Cerita. Squel dari novel ini


__ADS_3

**Hallo guys. Season 2 sudah up ya. Yuk buruan mampir masih anget nih😂.


Cinta Setelah Pernikahan


"Sayang, kamu sungguh tidak sabaran ya." Goda Ken sembari menangkap kedua tangan Leta dan menggenggamnya dengan hangat. "Ah baiklah kalau kamu sudah tidak sabar, kita bisa melakukannya sekarang." Bisik Ken membuat bulu kuduk Leta meremang seketika.


"Lepaskan!!! Aku,,,, aku mau ke kamar mandi." Ucap Leta sembari menarik tangannya dari genggaman tangan Ken. Ia sama sekali tidak menggubris bisikkan Ken yang ambigu itu.


"Mau aku temani?" Bisik Ken semakin senang menggoda Leta yang baru kemarin menjadi istrinya tersebut.


"Tidak perlu. Aku bisa sendiri, jadi menyingkirlah." Ucap Leta tanpa mau membuka kedua bola matanya itu.

__ADS_1


"Bagaimana kamu bisa sendiri sayang, sedangkan kamu saja masih menutup kedua bola matamu." Sahut Ken seraya mengelus lembut wajah cantik Leta.


"Aku bantu gendong kamu ya. Atau sekalian aku memandikan dirimu dan bermain di dalam kamar mandi, sepertinya pagi-pqgi begini akan terasa sangat mengasikkan." Bisik Ken kembali membuat bulu kuduk Leta meremang. Laki-laki ini sepertinya sangat senang menggoda istrinya tersebut. Bahkan senyumannya pun tidak pernah hilang dari wajah tampan laki-laki itu.


Tidak perlu. Aku,,,, Aku bisa sendiri. Sebaiknya kamu menyingkir dan pakai pakaianmu itu." Ucap Leta sembari memberanikan dirinya untuk membuka kedua bola matanya itu. Pandangan yang pertama Leta lihat tentu saja wajah tampan sang suami yang saat ini masih tersenyum menatap dirinya.


"Menyingkirlah." Leta kembali berucap sembari bangkit dari tempat tidur itu, Ia langsung berlari menuju pintu kamar mandi dengan kedua tangan mengangkat gaunnya. Ken yang melihat hal itu pun hanya bisa terkekeh pelan.


"Dasar gadis keras kepala, untung saja semalam Aku bisa menahan hasratku. Kalau tidak, mungkin saja aku sudah membuat gadis itu tidak bisa berjalan apalagi berlari seperti barusan." Gumam Ken sembari melangkahkan kedua kakinya dan mengambil pakaian yang sudah ia persiapkan kemarin.


Leta segera melepaskan gaun pengantinnya itu, ia mulai menyalakan shower dan mulai membasahi tubuhnya. Leta perlahan memejamkan kedua bola matanya menikmati air hangat yang membasuh seluruh tubuhnya itu. Namun di saat ia memejamkan kedua bola matanya, tiba-tiba saja bayangan wajah Ken masuk ke dalam kepalanya dan seketika membuat Leta kembali membuka kedua bola matanya tersebut.

__ADS_1


"Ya Tuhan... Kenapa wajah laki-laki itu muncul di kepalaku? Ucapan dia tadi benar-benar membuatku merinding. Dia tidak mungkin memaksaku untuk melakukan itukan? Ya dia tidak mungkin memaksa aku. Tapi, bagaimana kalau dia memaksaku? Aaarghhh apa yang harus aku lakukan sekarang?" Batin Leta berteriak.


Saat ini pikiran Leta benar-benar sangat kacau, apalagi ketika ucapan Ken yang ambigu itu selalu saja menghantui dirinya, benar-benar membuat Leta frustasi.


"Tenanglah Leta, tenang. Ken tidak mungkin melakukannya sekarang, dia pasti masih memiliki sedikit hati nurani." Leta kembali membatin dan mencoba untuk menenangkan dirinya sendiri.


Sementara itu di dalam kamar Ken terlihat sudah memakai pakaiannya dengan rapi, saat ini ia sedang duduk di atas ranjang sembari menatap pintu kamar mandi itu. Sudah dua puluh menit berlalu, namun sang istri masih saja belum keluar dari dalam kamar mandi itu. Alhasil Ken pun langsung bangkit dari atas ranjang itu dan berjalan menuju pintu kamar mandi.


"Sayang, kenapa kamu lama sekali? Apakah kamu tidak apa-apa?" Tanya Ken setengah berteriak sembari mengetuk pintu kamar mandi tersebut.


"Ya, aku tidak apa-apa, sebentar lagi aku selesai." Sahut Leta dari dalam kamar mandi tersebut.

__ADS_1


"Segeralah keluar, kamu tenang saja aku tidak akan memakanmu sekarang. Jadi kamu tidak perlu takut ataupun khawatir." Ucap Ken seperti cenayang yang mengetahui apa yang ada di dalam pikiran istrinya itu. Setelah mengatakan hal itu, Ken pun berbalik dan melangkahkan kedua kakinya kembali menuju ranjang**.



__ADS_2