Cinta Sejati Sang CEO

Cinta Sejati Sang CEO
Bab58


__ADS_3

Perusahaan Kendrick Group.


Ken sudah berada di dalam ruangannya, dia terlihat sedang fokus memeriksa beberapa berkas yang di berikan oleh asistennya tadi.


Tok...tok....


Tiba-tiba saja suara ketukkan pintu terdengar di telinganya.


"Masuk." Perintah Ken selalu dengan nada suaranya yang dingin.


Seorang perempuan cantik yang tak lain adalah Ana masuk ke dalam ruangannya. Ana nampak tersenyum ketika ia melihat bos tampannya itu sedang fokus dengan beberapa berkasnya.


"Kenapa dia bisa setampan itu sih? Ah membuatku semakin tergila-gila saja." Batin Ana sebelum ia melangkahkan kedua kakinya menghampiri bos tampannya tersebut.


"Permisi pak Ken, ini ada beberapa berkas yang harus anda tanda tangani." Ucap Ana dengan nada suara yang sengaja di buat manja.

__ADS_1


"Letakan saja di situ." Perintah Ken masih dengan nada suaranya yang dingin. Bahkan Ken sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari beberapa berkas-berkas yang sedang di periksanya.


Ana segera meletakkan berkas yang harus di tanda tangani oleh Ken itu di atas meja, namun tatapan matanya tak lepas dari wajah tampan Ken yang kini masih fokus memeriksa berkas-berkasnya.


"Ahhh kamu sungguh benar-benar tampan Ken. Aku harus mendapatkanmu secepatnya. Apapun akan aku lakukan agar kamu menjadi milikku." Batin Ana tanpa mengalihkan pandangannya dari wajah si laki-laki dingin itu.


Beberapa saat kemudian, Ken pun telah selesai memeriksa berkas-berkas yang di berikan oleh asistennya tadi, ia pun segera meraih berkas yang di letakan oleh Ana, dan mulai membaca lalu menanda tanganinya.


Setelah selesai menanda tangani berkas tersebut, Ken pun langsung menyerahkan kembali berkas itu kepada Ana.


Ken yang tidak sengaja melihat belahan gunung kembar itu pun langsung menatap tajam sekertarisnya tersebut. "Kau keluarlah. Dan satu lagi, jika kau masih ingin bekerja disini, ganti pakaianmu dengan benar, ini tempat kerja, bukan bar. Mengerti." Ucap Ken membuat Ana malu sekaligus kesal karena rencananya untuk menggoda Ken tidak berhasil sama sekali.


"Maafkan saya, pak Ken. Saya pasti akan mengganti pakaian saya. Sekali lagi saya minta maaf." Sahut Ana sambil menundukkan kepalanya, guna menyembunyikan rasa malu sekaligus kesalnya.


"Ini terakhir kalinya aku melihatmu memakai pakaian seperti itu, jika besok kamu masih mengulanginya, pergilah dari perusahaanku." Tegas Ken sambil memperlihatkan tatapan matanya yang masih tajam seperti sebelumnya.

__ADS_1


"Ba,,, baik, pak Ken. Saya janji, saya tidak akan mengulanginya lagi, sekali lagi saya minta maaf." Ucap Ana dengan nada suara yang bergetar.


"Kalau begitu saya permisi dulu pak Ken." Sambungnya yang mendapat deheman pelan dari bos dinginnya itu. Lalu, setelah itu, Ana pun langsung berbalik dan melangkahkan kedua kakinya meninggalkan ruangan bosnya dengan rasa malu, kesal, dan juga takut. Ya! Tentu saja ia takut kehilangan pekerjaannya itu.


"Ahh sialan. Aku pikir dia akan tergoda dengan keseksianku, tetapi aku malah dapat penghinaan seperti ini. Lihat saja Ken, aku tidak akan menyerah begitu saja. Aku pastikan kamu jatuh ke dalam pelukanku." Gumam Ana sambil mempercepat langkah kakinya.


Ken tersenyum sinis, ia memang sangat tidak menyukai perempuan yang memakai pakaian sexy, apalagi perempuan itu berniat untuk menggoda dirinya semakin membuat Ken membencinya.


Walaupun Ken pria yang normal, namun, ntah mengapa dia sama sekali tidak tertarik dengan perempuan-perempuan berpakaian sexy seperti Ana barusan.


Biasanya jika lelaki normal melihat perempuan yang sexy sedikit saja, hawa nafsunya langsung bangkit dalam hitungan detik, akan tetapi berbeda dengan Ken, dia malah jijik dan merasa muak, makannya selama ini Ken tidak pernah dekat dengan wanita manapun.


Walau banyak wanita yang mendatanginya, tetapi, Ken sama sekali tidak pernah tertarik, dan pada akhirnya para perempuan itu pun pergi dengan sendirinya, tak terkecuali Gresia yang selalu menempel pada Ken. Namun pada akhirnya Gresia pun tidak bisa mendapatkan hati laki-laki dingin itu.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2