Cinta Sejati Sang CEO

Cinta Sejati Sang CEO
Bab 37


__ADS_3

Melihat Ken yang tiba-tiba tersenyum, membuat kaki Leta mundur satu langkah dengan kening berkerut, menatap aneh laki-laki yang akan menjdi calon suaminya itu.


"Apa dia gila? Kenapa dia tiba-tiba tersenyum sendirian?" Batin Leta sedikit ngeri.


"Ingin membatalkan pernikahaan kita? Itu tidak mungkin, Leteshia." Seru Ken maju satu langkah mendekati calon istrinya itu.


"Kenapa? Bukankah seharusnya kamu menikahi putri pamanku? Lalu! Kenapa kamu malah memilih aku sebagai calon istrimu? Aku hanyalah gadis yatim piatu, aku tidak memiliki latar belakang sama sekali, jika kamu menikah dengan gadis sepertiku, itu akan membuatmu malu." Ucap Leta sambil menatap Ken dengan sendu. Ia berharap, Ken mau bersimpati kepada dirinya dan mau membatalkan pernikahaannya.


Ken kembali tersenyum, tangannya mulai terulur berniat untuk mengelus wajah cantik dan menyedihkan sang pujaan hatinya itu, namun sayangnya sebelum tangan itu mendarat di wajah sang pujaan hati, tangannya sudah di tepis oleh Leta.


"Aku memilihmu, karena aku mencintaimu, Leteshia. Dan aku tidak akan pernah merasa malu menikahi gadis sepertimu. Apakah kamu mengerti." Jawab Ken terlihat begitu serius.


"Aku tidak mengerti, kenapa laki-laki sepertimu mau menikahiku yang jelas-jelas hanyalah gadis biasa yang tidak memiliki orangtua." Ucap Leta membuat Ken harus mengusap wajahnya kasar. Bukankah ia sudah mengatakan bahwa ia mencintai wanita yang di hadapannya itu? Lalu! Mengapa wanita itu menanyakannya lagi?


Ken mulai menarik nafasnya dalam-dalam, lalu membuangnya secara perlahan. Ia kembali menatap lekat wajah cantik sang pujaan hatinya itu.


"Karena aku mencintaimu, Leteshia." Bisiknya membuat Leta terdiam sejenak.

__ADS_1


"Hanya kamulah yang pantas untuk menjadi istriku dan menemaniku sepanjang hidupku, bukan wanita lain." Ucap Ken sembari menyentuh lembut wajah cantik calon istrinya itu. Leta yang tadinya terdiam pun seketika terkejut mendapat belaian lembut dari tangan laki-laki yang mengatakan cinta padanya itu. Dengan kesal Leta pun menepis tangan Ken.


"Mencintaiku? Apakah kamu pikir aku akan mempercayainya? Tidak, tuan. Bagaimana mungkin laki-laki kaya raya sepertimu bisa mencintai gadis sepertiku. Sangat tidak mungkin." Seru Leta sambil menatap Ken dengan kesal.


"Satu lagi, jangan pernah menyentuhku." Tegas Leta membuat Ken terkekeh pelan.


"Percaya atau tidak, memang itulah kenyataannya, baby. Aku memang sudah jatuh cinta kepadamu saat pertama kali kita bertemu. Jadi, aku memilihmu sebagai calon istriku. Mengerti." Ucap Ken sembari mendekatkan wajahnya dengan wajah sang pujaan hatinya.


Kesabaran Leta mulai habis, ia berusaha untuk mendorong tubuh Ken, namun tenaganya tidak cukup kuat, sehingga ia hanya dapat pasrah dengan tubuh menyandar di tembok, sementara Ken mengukungnya dengan kedua tangannya bertumpu pada tembok tersebut.


"Menjauhlah dariku." Lirih Leta dengan tangan terkepal kuat.


"Ku mohon, menjauhlah dan batalkan pernikahaan kita. Aku berjanji aku akan segera membayar ganti rugi.... "


Ken langsung menempelkan jarinya di bibir manis Leta membuat Leta seketika terdiam dengan tatapan mata terkejut.


"Jangan bermimpi, sayang. Ingatlah kelangsungan hidup paman dan bibimu berada di tanganku. Kapanpun aku bisa menjatuhkannya dan membuat hidup mereka jadi gelandangan. Jadi, menurutlah, baby." Bisik Ken membuat Leta kembali terdiam.

__ADS_1


Setelah beberapa detik terdiam, akhirnya Leta kembali bersuara.


"Aku mohon! Tolong batalkan pernikahan ini, aku janji aku akan melakukan apapun, tetapi, aku sungguh tidak bisa menikah denganmu tuan."


"Sayangnya aku tidak bisa mengabulkan permintaanmu, karena yang aku mau adalah kamu. Jadi, berhentilah untuk memohon atau aku akan membatalkan langsung kerja samaku dengan perusahaan pamanmu itu, dan aku akan membuat perusahaan pamanmu benar-benar hancur saat ini juga." Tegas Ken terlihat begitu serius.


Leta kembali terdiam, kali ini ia benar-benar tidak tahu harus mengatakan apa lagi, ucapan Ken barusan sudah membuatnya merasa takut, takut jika ia mengatakan hal yang sama lagi, maka Ken benar-benar akan memutuskan hubungan kerja samanya dengan perusahaan pamannya itu, dan itu pasti akan membuat keluarga pamannya menjadi gelandangan.


**Kalian cocok, hayo gaslah bang Ken





**

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2