
Leta menatap sang kekasih dengan sendu, air matanya terus saja terjatuh membasahi wajah cantiknya membuat Ray semakin bingung dan juga tidak mengerti sama sekali.
"Kenapa, kamu malah menangis, sayang. Jangan menangis, ok. Aku tidak sanggup melihat air matamu itu." Ucap Ray sambil menghapus air mata kekasih hatinya itu.
"Sekarang, katakan apa alasanmu menolak lamaranku, sayang. Jangan diam seperti ini." Sambung Ray memohon sang kekasih agar mau memberikan alasan yang tepat mengapa ia menolak lamaran dirinya.
Leta menarik nafasnya dalam-dalam, lalu membuangnya secara perlahan.
Karena aku akan menikah dengan orang lain, Ray." Akhirnya Leta pun memberitahukan alasannya kenapa dia menolak lamaran laki-laki yang begitu di cintainya itu.
Deg....
__ADS_1
Bagai di sambar petir di siang bolong, ucapan Leta benar-benar membuat Ray terkejut sekaligus hancur, sehancur-hancurnya. Bagaimana mungkin tiba-tiba sang kekasih mengatakan bahwa dirinya mau menikah dengan pria lain, sementara selama ini hubungan keduanya baik-baik saja.
Apakah ada yang salah dengan pendengarannya? Atau mungkinkah selama ini wanita yang begitu di cintainya itu memiliki hubungan dengan laki-laki lain? Ah tidak mungkin, Ray sangat tahu betul bagaimana sikap dan sifat sang pujaan hatinya itu. Leta tidak mungkin mengkhianatinya, karena Ray sangat yakin jika Leta adalah gadis baik-baik yang selalu setia menjaga cinta untuk dirinya.
"Ka,,, kamu becanda kan sayang. Kamu,,, kamu hanya ingin mengerjaiku-kan? Ini,, ini sangat tidak lucu, sayang." Setu Ray menolak untuk percaya dengan apa yang di ucapkan oleh kekasihnya itu.
Leta menangkup wajah kekasihnya itu, ia menatap dalam kedua bola sang kekasih kemudian ia berkata dengan nada suaranya yang semakin terdengar sendu.
Jantung Ray kembali berdetak dengan sangat cepat, tidak ada candaan sama sekali dari tatapan kekasih hatinya itu, sungguh semakin membuat Ray frustasi, marah sekaligus kecewa. Jadi, apa artinya selama bertahun-tahun dia selalu mencintai wanita itu, selalu merindukan wanita itu, sedangkan sekarang, disaat dia sudah mempersiapkan semuanya, wanita itu malah menolaknya dengan alasan wanita itu akan menikah dengan laki-laki lain. Apakah wanita yang ada di hadapannya ini sudah berubah menjadi wanita yang tidak memiliki hati?
Ray tetap berusaha untuk tidak mempercayai ucapan sang pujaan hatinya, ia menarik nafasnya dalam-dalam, lalumembuangnya secara perlahan, setelah itu Ray pun mulai membuka mulutnya.
__ADS_1
"Kamu berbohong, Leteshia. Aku sangat yakin kalau kamu itu sedang membohongiku. Aku tidak percaya dengan ucapanmu, Leteshia, jadi, berhenti becanda, ini sama sekali tidaklah lucu." Ucap Ray sambil menatap Leta sendu, tidak dapat ia pungkiri jika hatinya saat ini sedang hancur, se hancur-hancurnya, namun ia tetap tidak mau menerima kenyataan bahwa sang pujaan hatinya akan menikah dengan laki-laki lain.
"Maafkan aku, Ray. Tapi yang aku ucapkan adalah kenyataan. Aku tidak bida menikahimu dan aku akan menikah dengan orang lain. Maafkan aku." Sahut Leta membuat Ray mulai hilang kendali.
"Jadi, hubungan kita selama ini kamu anggap apa, Leteshia. Janji yang sudah kita buat, kesetiaan dan juga rasa cintaku kepadamu, kamu anggap apa, Leteshia? Kenapa kamu tiba-tiba mengatakan bahwa kamu akan menikah dengan laki-laki lain, di saat aku sedang melamarmu. Kenapa kamu seperti ini terhadapku, Leteshia. Sungguh aku tidak mengerti dirimu, Leteshia." Ucap Ray terdengar begitu menyedihkan, bahkan kristal bening sudah mengembang di sudut matanya.
Setelah mengatakan hal itu, Ray pergi meninggalkan Leta sendirian, dengan membawa luka yang dalam. Hatinya sangat sakit, penantiannya selama ini ternyata di balas oleh rasa kekecewaan yang begitu mendalam.
Author. Sabar ya bang Ray, Leta bukan jodohmu. Sini peyuk cium.😘😘😘
__ADS_1
Bersambung.