Cinta Sejati Sang CEO

Cinta Sejati Sang CEO
Bab 47


__ADS_3

Arsha langsung terdiam ketika ia menyadari jika sahabatnya itu sudah memiliki seorang kekasih yang paling di cintainya. Jadi, seberapa tampannya laki-laki itu, tidak mungkin meluluhkan hati Leta dalam sekejap. Apalagi Arsha sangat tahu, Leta bukanlah seorang wanita yang mudah jatuh hati kepada laki-laki lain.


"Sorry, Ta. Gue tidak bermaksud... "


"Tidak apa-apa, Sha. Gue ngerti kok." Sela Leta sambil memperlihatkan senyuman manisnya.


"Mmm yaudah, sekarang kita beres-beres dulu yuk." Ajak Leta sembari bangkit dari kursinya. Arsha hanya mengangguk, ia pun mulai beranjak dari kursinya dan berjalan menuju tempat dimana mereka menyimpan tasnya.


Tanpa mereka sadari, Sam yang sudah berada di restaurant itu mendengar semua pembicaraan mereka berdua, bagaikan di tusuk duri, hati Sam terasa sakit, sakit saat mendengar Leta sudah memiliki seorang kekasih yang di cintainya, di tambah lagi, ia mendengar bahwa Leta akan menikah, lebih tepatnya di paksa menikah dengan pemilik perusahaan Kendrick Group membuat harapan Sam hilang seketika.


Sam hanya dapat memendam perasaannya dalam-dalam, ia tidak mungkin mengungkapkan perasaannya kepada wanita yang sudah jelas memiliki seorang kakasih, sekaligus calon istri orang itu.

__ADS_1


"Ternyata aku tidak memiliki kesempatan sama sekali, bahkan untuk mengungkapkannya pun aku tidak bisa, sungguh sangat menyedihkan sekali kau Sam. Dasar pengecut." Batin Sam sambil menatap wanita yang di cintainya dari kejauhan.


***


Hari-hari berikutnya.


Tidak jauh dari kediaman Georgy, terlihat Ray sedang berdiri di dekat mobilnya. Wajahnya nampak cemas, karena beberapa hari ini Leta tidak bisa dia hubungi, meskipun bisa di hubungi, namun Leta sama sekali tidak pernah mengangkat panggilan darinya.


Tidak lama kemudian, Leta pun keluar dari kediaman Georgy, Ray yang melihat sang pujaan hatinya pun langsung bergegas menghampirinya, sementara itu Leta berniat untuk menaiki motornya, namun tiba-tiba saja ada seseorang yang menarik tangannya dan membawanya pergi dari kediaman itu.


"Ray! Apa yang kamu lakukan. Lepaskan aku." Ucap Leta ketika melihat wajah Ray yang kini sedang membawanya pergi.

__ADS_1


Ray tidak menggubris ucapannya, ia terus menarik tangan Leta, dan membawa Leta menuju mobil miliknya. Ray langsung membuka pintu mobilnya dan mendorong Leta masuk ke dalam mobil itu.


"Ray, apa yang ingin kamu lakukan?" Tanya Leta sambil menatap laki-laki yang di cintainya itu.


Ray masih dian dan menatap lekat wajah cantik Leta, ada kerinduan yang tersirat dari tatapan mata Ray, begitu pun juga dengan Leta, meski pun dia terlihat panik, namun jauh dari lubuk hati Leta yang paling dalam, Leta sangat merindukan Ray.


"Aku sangat merindukanmu, Leta, kenapa kamu tidak pernah memberiku kabar? Kenapa kamu mematikan ponselmu? Apa kamu tau, selama ini aku seperti orang gila, setiap detik aku selalu melihat ponselku, berharap kamu menghubungiku, tetapi kamu sama sekali tidak menghubungiku. Bahkan ketika ponselmu aktif, kamu tidak pernah menjawab panggilan dariku." Ucap Ray mencurahkan isi hatinya.


Leta terdiam, ia menatap lekat wajah tampan mantan kekasihnya itu, ia memang sengaja jarang mengaktifkan ponselnya, karena ia tahu jika Ray akan selalu menghubunginya. Meskipun Leta sudah memutuskan hubungannya dengan Ray, namun bagi Ray, Leta masih kekasihnya. Ia masih tidak bisa menerima kenyataan jika sebentar lagi Leta akan menjadi istri laki-laki lain.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2