Darah Campuran

Darah Campuran
Eps. 37 Perubahan


__ADS_3

Setelah satu bulan berlalu tempat yang saat ini dihuni oleh Putri Zoya dan Orion yang merupakan daerah perbatasan antara daerah manusia dengan werewolf sekarang menjadi ramai setelah banyak pendatang anubis dari tempat lain yang mengungsi ke daerah itu karena suatu bencana alam di tempat asal mereka.


Tapi mereka tidak mengetahui identitas Putri Zoya dan Orion yang merupakan seorang vampir. Sang Putri menyimpan rapat rahasianya itu dan lebih berhati-hati saat dia sedang merasa haus darah berkaca dari kejadian sebelumnya yang pernah menimpa dirinya saat di rumah nenek Hera. Jadi dia sangat sangat berhati-hati sekali agar tidak kembali terulang kejadian memilukan itu.


Dengan kedatangan para anubis yang mengungsi ke tempat itu, para warga perkampungan werewolf Ikut senang juga karena banyak mangsa baru bagi mereka ditempat itu.


Suatu hari saat salah satu warga werewolf datang ke tempat itu dan berniat akan memangsa salah satu anubis pendatang baru, namun aksi mereka selalu digagalkan oleh Putri Zoya yang selalu menyelamatkan Anubis itu dari serangan werewolf. Sehingga mereka akan kabur jika melihat Putri Zoya ada di sana saat mau menangkap manusia.


Suatu ketika Putri Zoya bertemu lagi dengan salah satu manusia serigala yang dulu pernah mengejarnya dan ternyata dia adalah pemimpin di sana.


Mereka tidak sengaja bertemu saat sang putri sedang mengejar seekor tupai yang ada di dekat pagar pembatas itu.


“Halo lama tidak jumpa cantik...” ucap manusia serigala itu.


Manusia serigala itu muncul tiba-tiba di hadapan sang putri sehingga membuat hewan buruan sang putri jadi kabur.


“Ah... kau lagi...gara-gara kau buruan ku jadi kabur.” ucap sang putri kesal pada manusia serigala yang ada di hadapannya itu.


Manusia serigala itu heran dengan pernyataan yang dilontarkan barusan oleh wanita itu. Dia pikir sebelumnya wanita itu juga menghisap darah manusia seperti dirinya, namun ternyata dia justru menghisap darah binatang saja.


“Kenapa kau tidak menghisap darah manusia saja.... ?” tanyanya penasaran.


“Warga amulet tidak pernah menghisap darah manusia karena hal itu sangat dilarang di sana dan akan mendapatkan hukuman jika melakukannya.” jelasnya pada sosok manusia serigala di depannya itu.

__ADS_1


Manusia serigala itu tidak paham bagaimana bisa wanita itu kuat menahan menghisap darah manusia.


“Hai, aku tidak tahu namamu... kebetulan sekali kita bertemu lagi di sini. Ada sesuatu yang ingin ku bahas denganmu.” ucap sang putri mendekat dan tidak marah saat hewan buruannya sudah kabur. Setelah pertemuan pertama mereka kali ini dia tidak merasa takut bertemu dengan manusia serigala itu.


“Panggil aku Fredi. Apa yang mau kau bicarakan denganku ?” tanya manusia serigala itu mendekat dan menghampiri sang putri.


“Oh Fredi... aku sering melihat hampir setiap hari ada manusia serigala yang masuk ke tempatku dan mereka menangkap para anubis di sini untuk menghisap darah mereka. Aku tidak setuju dengan perbuatan warga mu itu. Jika terus terjadi seperti itu tidak hanya saja akan menimbulkan ketakutan pada warga yang ada di sini tapi juga kematian.” jelasnya panjang lebar.


“Jadi maksudmu kau melarang kami berburu di sini ?” tanyanya tak terima pada larangan wanita itu.


“Siapa kau berani melarang kami ? Kau hanya vampir lemah, kecuali kau adalah pemimpin Vampir seperti pangeran Diaz mungkin aku bisa mempertimbangkannya.” ucap manusia serigala itu mau berkompromi dengannya.


Putri Zoya terkejut saat Fredi menyebutkan nama suaminya. Dia tidak tahu bagaimana bisa manusia serigala itu mengenal suaminya. Dari penuturannya dia bisa menyimpulkan jika Fredi sepertinya takut pada sosok suaminya, entah apa sebabnya dan dia bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan kesepakatan dengan manusia serigala.


“Bagaimana jika aku adalah istri dari Pangeran Diaz ? Apa kau juga akan mempertimbangkan usulanku ?” tanyanya mengambil keuntungan dengan menggunakan nama suaminya.


Fredi pun berpikir dan mencari jalan tengah untuk masalah itu. Dimana dia dan semua warganya masih tetap bisa menghisap darah manusia dan wanita yang mengaku sebagai istri Pangeran Diaz itu tetap mengizinkannya menghisap darah para anubis itu.


“Begini saja ini satu keputusan yang adil. Kami tak bisa sama sekali tak menghisap darah manusia. Bagaimana jika kau tetap membiarkan kami menghisap darah para anubis itu dan tentu saja kami akan baik pada mereka. Maksud ku... kami tidak akan membunuh mereka.” ucap Fredi menawarkan sebuah kesepakatan.


Putri diam sejenak dan memikirkan ulang apa yang barusan diucapkan oleh manusia serigala itu.


“Bagaimana jika kau menghisap darah para anubis itu sedikit saja dan itu hanya satu bulan sekali. Dan itu kalian harus halus pada mereka maksudku...mungkin kalian bisa menghipnotis mereka sebelum menghisap darahnya dan membuatnya lupa akan hal itu.” jelas sang Putri menambahkan persyaratan lainnya yang dia ajukan.

__ADS_1


“Hah...” Fredi menghembuskan nafas berat karena hal itu sangat menyusahkan sekali bagi warga werewolf karena menurutnya sama saja dengan puasa.


Putri Zoya tidak yakin manusia serigala itu akan setuju pada usulannya dan dia kembali mengancamnya dengan nama suaminya.


“Bagaimana apakah itu masih berat ? Jika kau keberatan, aku akan...” ucapnya yang langsung di potong oleh Fredi yang nampak ketakutan.


“Ya baiklah... tak usah kau laporkan pada suami mu itu. Aku akan menyampaikan hal ini pada warga ku.” ucapkan yang ketakutan sendiri oleh gertakan sang putri.


Beberapa saat kemudian manusia serigala itu pergi dari sana, sedangkan Putri Zoya kembali berburu mencari binatang yang bisa memuaskan dahaga nya.


Fredi segera mengumumkan peraturan baru yang disepakatinya dengan Putri Zoya yang merupakan istri dari Pangeran Diaz dan meminta semua warga di sana mematuhi aturan baru itu jika mereka semua ingin selamat dari gempuran Pangeran Diaz.


Malam harinya


“Auum...” terdengar lolongan suara serigala yang menandakan itu adalah saatnya mereka untuk berburu.


Beberapa manusia serigala datang ke tempat itu. Mereka membaur dengan warga anubis yang ada di sana. Mereka bercanda dan berbicara dengan para Anubis selalu menunggu saat mereka lengah dan mulai menghipnotis mereka.


Putri Zoya yang saat itu tahu jika manusia serigala itu datang untuk berburu, mengintipnya dari balik tirai jendela rumah untuk mengawasi tindakan mereka.


Tiba-tiba Orion muncul dari dalam kamar dan membuka pintu karena mendengar keramaian yang ada di luar. Anak itu mengira ada pesta di luar sana dan dia ingin bergabung dengan mereka.


“Orion masuk...!” ucap sang putri segera keluar menggendong anak itu dan membawanya masuk.

__ADS_1


Sesaat kemudian terdengar suara jeritan di luar sana, entah apa itu yang membuat orang kecil ketakutan mendengarnya. Sang putri menutup telinga Orion dan mengunci pintu rapat-rapat lalu masuk ke kamar tidur.


BERSAMBUNG....


__ADS_2