Darah Campuran

Darah Campuran
Eps.8 Tumbuh Cepat


__ADS_3

Setelah Putri Zoya berubah menjadi anubis, vampir tidak murni. Dia belajar beradaptasi dan mengendalikan hawa nafsunya menghisap darah. Butuh waktu baginya untuk menerima kondisinya yang sekarang.


Hal pertama yang di ingatnya setelah sadar adalah kelahiran bayinya. Dia sama sekali belum melihatnya setelah melahirkan bayi itu ke dunia. Yang dia tahu hanyalah bayi itu berjenis kelamin perempuan.


“Sayang... aku belum melihat putri kita. Dimana dia ?” ucap sang putri turun dari pangkuan Pangeran Diaz. Dia tidak sabar ingin melihat putrinya itu. Namun pangeran Diaz menarik kembali istrinya dan membawanya kembali ke pangkuannya.


“Bersabarlah sayang, nanti kau akan melihat putri kita. Saat ini Orion ada bersama Niki, mungkin sedang tidur.” ucapnya mencium leher jenjang istrinya itu.


“Orion...? Putri kita ?” tanyanya sambil balas mencium telinga suaminya. Sang pangeran beralih mencium telinga sang putri dan berbisik, “Ya sayang... Orion putri kita. Bukankah kau setuju saat aku memberinya nama itu saat kau masih di rawat ?” tambahnya lagi sambil meninggalkan jejak merah di leher istrinya.


“Aah....iya...” balas sang putri sambil mendesah.


“Sayang, kau tahu... aku sangat haus sekali tanpa mu di sisiku..” mencium bibir istrinya dan mendekapnya erat.


“Emm...” Putri Zoya menyambut ciuman suaminya. Darah keduanya kembali bergejolak setelah empat bulan tidak bertemu. Entah tangan siapa yang memulai duluan, sekarang pakaian yang ada di tubuh mereka terlepas dari tubuh mereka yang sekarang polos dan bertebaran di lantai.


“Sayang.... aku juga haus. Aku ingin satu tetes darah untuk membasahi tenggorokan ku...” jawab sang putri dengan mata yang berubah menjadi warna merah.


“Rasa haus mu akan darah bisa ku obati, akulah penawar mu...” jawab pangeran ikut berdiri dan meraih tubuh molek istrinya itu.


Di kisahkan dalam ras amulet, para vampir yang kehausan darah bisa mengobati dahaganya itu dengan satu tetes darah atau bisa juga dengan melakukan hubungan badan. Sedangkan darah yang di hisap bisa merupakan darah hewan yang hidup. Dan itu biasa di lakukan saat bulan purnama tiba.

__ADS_1


“Zoya, aku akan menghapus dahaga mu...” sang pangeran meraih tubuh istrinya itu dengan tidak sabar dan menggendong wanitanya itu sambil terus mencium bibirnya. Suara erangan sang putri kembali menggema di ruangan itu yang membuat sang pangeran menjadi lebih brutal dan membawanya melayang di udara. Satu jam kemudian mereka selesai.


“Bagaimana apa rasa dahaga mu sudah terobati ?” tanya sang pangeran menurunkan sang putri dari tubuhnya.


Putri Zoya menggeleng lalu dia memeluk tubuh suaminya itu. Dia merasa masih haus akan darah dan dia kembali mencium bibir suaminya yang langsung menyambut ajakannya itu.


Kembali sang pangeran meraih tubuh sang putri dan membaringkannya ke kursi panjang di ruangan itu. Dia naik ke tubuh istrinya dan beberapa saat kemudian terdengar erangan yang memabukkan bagi yang mendengarnya. Sembilan puluh menit kemudian, mereka mengakhiri ritual mereka dan berpindah ke kasur. Mereka memejamkan mata di balik pelukan hangat dan juga selimut.


Sore hari mereka terbangun saat mendengar suara tangis bayi. Niki ada di depan pintu kamar mereka dan tidak berani mengetuk pintu, karena takut menganggu privasi majikan mereka.


“Apa itu Orion... ?” gumam sang putri lalu bangun dan segera mengenakan bajunya. Pangeran pun juga ikut bangun dan segera berpakaian. Mereka berdua lalu membuka pintu dan melihat seorang bayi kecil yang merangkak masuk ke kamarnya.


“Tunggu Niki... ! Berikan Orion padaku, dan kau boleh pergi. Nanti aku akan memanggil mu.” ucap sang putri menyusul pelayannya itu dan menggendong putri kecilnya itu. Dan Niki pergi setelah menyerahkan sang putri pada ibunya.


Putri Zoya membawa Orion masuk ke kamar dan menggendongnya, namun bayi itu tak mau di gendong dan dia lebih memilih untuk turun dan kembali merangkak menyisir ruangan itu.


“Sayang, bukankah putri kita baru berusia empat bulan ? Tapi dia sudah bisa merangkak...” ucap sang putri mengikuti kemanapun putrinya itu merangkak.


“Iya sayang pertumbuhan putri kita normal sesuai usia perkembangannya.” jawabnya dan ikut bermain merangkak dengan putri kecilnya itu.


Dalam dunia vampir, pertumbuhan bayi mereka cepat, sama seperti proses kehamilannya yang juga cepat. Pertumbuhan itu akan terhenti saat usia mereka dua puluh tahun. Tak heran jika ras amulet terlihat awet muda meski usianya sudah puluhan tahun ataupun lebih.

__ADS_1


Seolah mengerti jika wanita di ruangan itu adalah ibunya, Orion kecil merangkak dengan cepat dan menuju ke arah ibunya. Tiba-tiba dia memegangi lutut ibunya dan berdiri. Sang putri sangat terkejut melihat perkembangan bayi yang baru di lihatnya itu.


“Maafkan ibu ya nak, ibu tak ada di samping mu untuk menemani mu. Sekarang ibu sudah kembali dan kita bisa berkumpul lagi.” ucapnya mengangkat tubuh Orion kecil dan memeluknya erat. Pangeran Diaz tersenyum kecil melihat istri dan putrinya. Dia memeluk mereka berdua dengan penuh kehangatan sebagai seorang ayah dan juga sebagai seorang suami.


Satu bulan berlalu dan kini usia Orion tepat lima bulan. Kini di usianya itu dia sudah bisa berjalan dan bicara layaknya anak berusia dua tahun. Namun tak ada yang mengetahui jika Orion kecil sebenarnya punya kemampuan yang melebihi ras amulet maupun anubis.


Suatu ketika di malam hari saat semua orang sedang sibuk, dia turun sendiri dari tempat tidurnya yang tinggi dengan terbang dan turun ke bawah karena melihat seekor kupu-kupu yang masuk ke kamarnya.


“Kupu... kupu...” ucap Orion kecil mengejar kupu-kupu yang terbang keluar dari kamarnya. Namun kupu-kupu itu terbang sampai ke luar rumah.


Saat itu pintu rumah terbuka dan dia keluar mengikuti kupu-kupu itu. Dia meraih kupu-kupu yang terbang setinggi kepalanya itu dan hampir mendapatkannya, namun kupu itu terbang semakin tinggi dan membuatnya tak bisa meraihnya.


Tanpa ada yang mengajari dia sebelumnya, Orion kecil bisa terbang di udara dan menangkap kupu-kupu itu lalu kembali mendarat ke tanah.


“Siapa anak kecil itu ?” tanya salah satu amulet yang kebetulan lewat dan melihat Orion terbang serta merasakan anak itu bukanlah dari golongan ras amulet maupun ras anubis. Lelaki itu lalu berlari karena rasa penasarannya untuk melihat Orion. Namun saat dia tiba di sana, anak kecil itu sudah tak di sana lagi.


“Orion, kemana dia ?” tanya Pangeran Diaz saat melihat putrinya tak ada di kamarnya. Dia bertanya pada Niki yang tidak mengetahui keberadaannya. Dia berlari dan mendapati Orion kecil bermain di ruang tamu.


“Untunglah kau tidak keluar rumah, nak. Jangan sampai ada yang melihat mu.” ucapnya merasa lega lalu menutup pintu depan yang terbuka dan menguncinya.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2