Derai Yang Terbendung

Derai Yang Terbendung
Hana 10


__ADS_3

'' Apa kalian yakin, itu sangat sulit.'' ucap Wildan.


'' Tidak ada yang sulit bila demi persahabatan.'' ucap keduanya kemudian melakukan tos.


'' Terimakasih semua, kalian memang sahabat terbaikku.'' ucapnya sambil memeluk keduanya, dan tanpa sadar derai pun menetes dari kelopaknya yang indah.


Di sisi lain, kini Hana sedang bersama dengan kedua teman satu prodinya. Gina dan Daffa yang mengetahui kejadian tadi, Mereka pun mempertanyakan tentang itu kepada Hana.


'' Hana sekarang aku tanya sama kamu, kamu ada rasa nggak sama Kak Wildan?'' tanya Gina.


'' Iya Hana, kalau soal kamu yang diapain sama Kak Angel. Kamu siap kau jaga kamu, yang terpenting sekarang kamu jujur sama perasaan kamu.'' ucap Dafa untuk memperkuat perkataan Gina.


'' Aku nggak ada rasa apa-apa sama Kak Wildan, dan kalau urusan Kak Angel. Itu sih gampang nggak perlu bantuan kalian juga uda bisa selesai.'' ucapnya dengan percaya diri.


'' Kamu beneran nggak ada rasa sama Kak Wildan?'' tanya Gina kembali untuk memastikan.


'' Aku tuh nggak ada rasa sama Kak Wildan, lagian aku belum pernah pacaran. Dan untuk saat ini aku belum mau pacaran, kita masih semester awal. Jadi aku mau fokus belajar dulu, aku udah ada janji yang harus aku tepati.'' jelasnya kepada teman-temannya.


'' Tunggu kita nggak salah dengar, kamu belum pernah pacaran?'' tanya Dafa yang kaget.

__ADS_1


'' Kalian nggak salah denger kok, aku memang belum pernah pacaran. Dan untuk saat ini aku mau fokus dulu, seperti yang aku bilang tadi aku udah ada janji.'' jelasnya kembali.


'' Oh my God, orang kaya kamu ini jarang tau. Apalagi di zaman sekarang, anak SMP aja udah pacaran.'' ucap Gina yang sungguh tidak menyangka.


'' Ya itu kan mereka bukan aku.'' ucapnya dengan santai.


'' Eh tunggu dulu, tadi kau bilang kau ada janji kan. Memang kau ada janji ama siapa?'' tanya Daffa yang penasaran.


'' Kalau untuk itu, Maaf ya untuk saat ini aku belum bisa cerita. Tapi aku janji, nanti aku akan cerita sama kalian.''ucapnya dengan mata berkaca-kaca.


Kedua temannya tidak lagi mempertanyakan hal itu, kini mereka memutuskan untuk pergi ke kantin dan makan. Apalagi karena jam sudah menunjukkan siang hari, dan sebentar lagi mereka akan kembali dikumpulkan di lapangan. Jadi mereka harus mengisi perut mereka, jika tidak bisa saja mereka kecapean dan pingsan.


Bagi mereka apa yang dikatakan oleh temannya itu, adalah hal mustahil dan sangat langka. Terutama di perkembangan zaman yang sekarang sudah entah seperti apa ini, hal itu sangatlah sulit dijumpai. Kini tekad mereka untuk membantu Wildan semakin kuat, mereka percaya dengan apa yang dilihat oleh temannya itu. Dan mereka juga yakin, akan sulit menemukan orang yang bisa meluluhkan Wildan kembali.


Mereka pun mulai menyusun rencana, dan kini mereka dibantu oleh Sinta. Yang merupakan sepupu dari Tina, sebelumnya Tina telah menceritakan semuanya pada Sinta. Oleh karena itu setelah mendengar kabar itu, cinta langsung pergi melaporkannya kepada sepupunya itu. Dan jujur saja, Sinta juga tidak menyukai kalau Wildan dekat dengan Angel.


Ia dan bahkan semua siswa yang ada di kampus itu, berharap Wildan akan menemukan orang yang tepat. Dan mereka tidak ingin kalau Wildan bersama dengan Angel, Angel adalah orang yang semena-mena itulah yang ada di dalam mata mereka. Dan bagi mereka, bila Angel disatukan oleh Wildan. Maka Wildan akan tersakiti, dan itu pastinya akan menyakiti mereka semua.


Kini Hana dan juga kedua temannya kembali berbaris di lapangan, dan kini mereka akan dipertemukan kepada kaprodi. Mereka bertiga sangat penasaran siapakah prodi mereka, dan pastinya mereka akan disatukan di dalam satu grup kelas. Dan mereka berharap ini adalah awal dari pertemanan mereka, Dan semoga saja pertemanan itu akan berakhir sampai kelulusan.

__ADS_1


'' Halo semuanya, perkenalkan saya adalah Deon. dan saya adalah kaprodi pendidikan fisika, Saya cukup bangga dengan kalian semua yang memilih jurusan pendidikan fisika. dan jujur saya tidak menyangka, bahwa akan sebanyak ini yang memilih pendidikan fisika. apalagi setelah kita tahu, di zaman sekarang ini. lapangan pekerjaan untuk pendidikan fisika sangatlah jarang, karena target kita hanyalah di SMA saja. ketika di SMP semuanya akan disatukan menjadi IPA, karena itu bukan hanya pendidikan fisika yang peminatnya jarang. tetapi juga seperti biologi, kimia, sejarah, ekonomi, sosiologi, dan masih banyak lagi yang merupakan jurusan IPA dan IPS.'' jelas kaprodi itu yang sangat panjang menurut mereka, dan jujur saja mereka menjadi muak.


Tetapi hal itu tidak terjadi kepada tiga teman ini, mereka sangat antusias mendengarkan pembicaraan kaprodi. Dan mereka menjadi sangat penasaran, akankah mereka mencapai mimpi mereka menjadi guru fisika. Ataukah mereka akan lari jalur, dan akan memilih pekerjaan lain yang mungkin lebih banyak lapangan pekerjaannya.


'' Wah dengerin cerita Kaprodi Aku jadi penasaran nih sama masa depan aku.'' ucap Dafa.


'' Sebenarnya aku juga penasaran, Kalau kamu gimana Hana?'' tanya Gina.


'' Penasaran juga sih, tapi kita sepakat ya. Kita akan tetap berada di prodi ini, dan kita akan tetap berteman hingga kita lulus.'' ucap Hana.


'' Pengennya sih gitu, Tapi biasanya kalau cowok udah ketemu cewek. Uda deh temannya dilupain.'' ucap Dina dengan menatap ke arah Daffa.


'' Iya juga ya, Eh tiba-tiba aku jadi teringat sesuatu nih.'' ucap Hana yang seperti sedang berpikir.


'' Aku tuh teringat teman SMA aku, dulu tuh dia bilang mau sohib sama kita-kita. Alias aku dan teman-teman aku ya, Eh tapi pas udah kenal cewek. Dia lupa tuh sama kita, dan dianya malah tiap hari sama ceweknya.'' keluh Hana.


'' Eh iya Na, teman aku juga ada yang kayak gitu loh. Sumpah deh kesel banget sama dia, kemakan omongan sendiri dia jadinya. Bahkan kami sampai sempat dilabrak loh sama ceweknya, padahal mah kami nggak ada ngapa-ngapain.'' jelas Gina yang juga kesal.


'' Dengerin cerita kalian, gue jadi takut sama cewek deh. Kalau misalnya nanti gue kenal cewek, terus gue pacaran sama dia. Terus tiba-tiba kita mau keluar bareng, dan rupanya dia nggak suka sama kalian. Dan Kalian jadinya dilabrak, kira-kira kalian masih mau temenan sama aku nggak ya.'' ucapnya dengan menghayalkan kejadian yang akan datang.

__ADS_1


__ADS_2