
'' Hai aku boleh nanya nggak?'' tanyanya.
'' Iya boleh.'' jawab salah satu di antara mereka.
'' Sebenarnya ada apa, kenapa kalian menatap ku seperti itu?'' tanyanya yang penasaran.
'' Kami hanya iri dengan mu, kau bisa berbicara berdua dengan dekan. sedangkan kami, bisa berbicara dengan beliau saja sebuah kehormatan.'' jelasnya.
'' Oh karena itu, aku aja juga nggak nyangka bisa berbicara dengan dekan.'' ucapnya dengan jujur.
'' Bohong, mana mungkin. Kalau dari tatapannya tadi, sepertinya dia kenal dengan mu.'' ucapnya.
'' Ya beliau kenal dengan ku, tapi tidak dengan ku.'' ucapnya.
'' Apa, gimana maksudnya?'' ucapnya yang memang tidak mengerti.
'' Ibu itu hanya tau wajah ku saja, karena aku mirip dengan mama ku.'' jelasnya.
'' Maksudnya?'' tanya wanita itu.
'' Ternyata ibu itu teman ibu ku.'' jelasnya dan mendapatkan anggukan.
'' Oh gitu, kirain kau masuk ke sini pakai jalur orang dalam.'' ucapnya ceplas-ceplos.
'' Ya nggak la, kenal aja kagak sama yang punya yayasan. Hehehe.'' ucapnya sambil tertawa.
Tiba-tiba saja Wildan lewat, dan tanpa sengaja melihat tawa Hana. Dan kini ia jatuh cinta pada Hana, senyumnya itu terus terbayang di dalam benak Wildan. Kini ia sedang termenung di dalam sekretariat, dan tiba-tiba saja Rio mengagetkannya.
'' Dor, ngelamunin apa sih?'' tanyanya.
'' Kau ya Ri, mau ku hajar. Main ngagetin aja, kalau jantung ku copot gimana?'' ucapnya dengan ekspresi kesal.
'' Hehehe, habis kau ngelamun aja. Ngelamuni apa sih, aku jadi penasaran.'' ucapnya.
'' Aku lagi mikirin cewek yang namanya Luhana.'' ucapnya spontan.
__ADS_1
Mereka tidak menyadari kalau ada Angel di depan pintu sekretariat, Angel yang mendengar mereka membicarakan tentang Luhana. Ia pun merasa kesal, dan langsung mencari Luhana. Ia datang menghampiri Luhana dan langsung menjambak rambutnya.
'' Dasar Maba (Mahasiswa Baru) ganjen.'' ucap Angel.
'' Hadu sakit kak, aku nggak ganjen kak. Aku disini mau belajar kak, bukan cari pacar.'' ucap Hana.
Semua mahasiswa yang melihatnya, tidak ada yang menolong. Mereka hanya melihat saja, karena mereka tidak berani melawan Angel. Seperti yang kita ketahui, Angel adalah anak dosen.
'' Hala, kau cuma mau cari pacar kan di kampus ini.'' ucapnya lagi.
'' Nggak kak, aku nggak ada mau cari pacar. Aku disini cuma mau sekolah aja, nggak ada niat lain.'' jelasnya.
'' Hala, kalau gitu kenapa kau dekat banget sama Wildan.'' ucap Angel.
'' Oh rupanya kak Angel cemburu sama Hana, karena Hana dekat dengan kak Wildan.'' ucap salah satu mahasiswi.
'' Sepertinya kehidupan perkuliahan akan sulit.'' ucap salah satu mahasiswi.
Tiba-tiba saja kabar tentang Angel yang menjambak rambut Hana sampai ke telinga Wildan, dan Wildan pun langsung pergi ke tempat lokasi kejadian. Ketikan Wildan sampai, ia sangat kaget melihat kondisi Hana. Hana sudah tampak mengenaskan di hajar oleh Angel, dan tidak ada yang menolongnya. Wildan langsung berlari untuk melerai mereka berdua.
'' Maaf aku cuma nggak suka kau dekat dengannya, cuma aku yang boleh dekat dengan mu.'' ucapnya.
'' Ada hak apa kau melarang aku dekat dengan siapa?'' tanyanya.
'' Kau kan pacar ku, jadi aku cemburu kalau lihat kau dekat dengan orang lain.'' ucapnya.
Rio dan Tina yang mendengar perkataan Angel, mereka tertawa dengan kuat. Dan mereka menjadi pusat perhatian, para mahasiswa yang berlalu-lalang pun juga mengetahui hubungan Wildan dan Hana. Tetapi tetap saja mereka tidak berani bersuara, karena mereka tidak mau berurusan dengan Angel dan juga ayahnya.
'' Halo Angel, kau ini ya. Wildan itu tidak ada hubungan dengan mu.'' ucap Rio yang memang tidak pernah takut dengan Angel.
'' Jaga omongan kau Angel, kita itu nggak ada hubungan apa-apa.'' ucap Wildan.
'' Tapi selama ini aku suka sama kau Wilda.'' ucapnya.
'' Aku tidak melarang kamu suka sama aku, tapi aku tidak suka kau mengklaim aku sebagai milik kau. Karena kita tidak memiliki hubungan apa-apa, jadi jika aku ingin dekat dengan siapapun itu bukan urusan kau.'' ucapnya yang sudah muak.
__ADS_1
'' Tapi, apa jangan-jangan kamu suka ya sama dia.'' ucapnya dengan menunjukkan Hana.
'' Kalau iya kenapa, lagian kita nggak ada hubungan. Jadi aku bebas dong dekat dengan siapa aja.'' ucap Wildan.
Angel yang mendengar ucapan dari Wildan, ia pun langsung berlari dan menangis. Ia langsung menemui ayahnya di kantor dosen, para dosen sudah tau jika Angel datang pasti akan mengadu. Jadi para dosen memutuskan untuk pergi meninggalkan ruang dosen, karena mereka malas melihat drama.
'' Ayo kita pergi, aku malas melihat drama.'' ucap salah satu dosen, kemudian semuanya juga ikut pergi.
'' Kenapa sama putri ayah, kenapa menangis?'' tanya sang ayah.
'' Wildan ayah, dia nyakitin Angel.'' ucapnya mengadu.
'' Kenapa dengan Wildan sayang?'' tanya sang ayah.
'' Dia ternyata suka dengan Maba itu, huhuhu.'' ucapnya sambil menangis.
'' Apa, dia berani sekali selingkuh dari putri ayah. Ayah akan beri dia pelajaran, karena dia telah menyakiti putri ayah.'' ucapnya yang emosi.
Ayah Angel pun segera pergi menemui Wildan, ia sangat marah dengan Wildan. Ia bahkan menunjukkan sikap yang tidak baik di hadapan para mahasiswa.
'' Wildan tengahnya kau berselingkuh dari putri ku.'' ucap dosen itu sambil menunjuk Wildan.
'' Maaf pak, saya dan putri bapak itu tidak ada hubungan. Jadi bagaimana saya bisa di sebut selingkuh.'' ucapnya dan mengagetkan dosen itu.
'' Kau tidak usa berbohong, jelas-jelas kalian menjalin hubungan. Tapi kenapa kau tega berbicara seperti itu, dengan kata lain kau mengatakan kalau putri kuberbohong.'' ucapnya yang masih kesal.
'' Maaf pak, saya dan Angel benar-benar tidak ada hubungan. Terserah bapak mau percaya atau tidak, tetapi bapak bisa tanyakan ke para anggota Presma (presiden mahasiswa). Mereka semua pasti menjawab tidak, karena memang saya tidak ada hubungan dengan Angel anak bapak.'' jelas Wildan.
Ayah Angel yang merasa malu, ia pun segera pergi meninggalkan lapangan. Dan ia langsung menemui Angel di ruangannya, ia tidak berbasa-basi lagi. Ia langsung bertanya tentang kejelasan hubungan anaknya dengan Wildan, walaupun ia sudah tau kebenaran. Tetapi ia masih ingin mengetahui dari anaknya, dan ingin mengetahui kenapa anaknya berbohong.
Awalnya ia membela sang anak, karena ia mengira sang anak benar. Siapapun pasti akan kesal dan marah, ketika tau pacarnya selingkuh. Tapi kini kenyataan bukan seperti yang ia ketahui, dan ia merasa telah di bohongi oleh sang anak.
'' Sayang, sekarang ayah mau kamu jujur.'' ucap sang ayah.
'' Tentang apa ayah?'' tanyanya.
__ADS_1