Dewi Kampus Vs CEO Muda

Dewi Kampus Vs CEO Muda
senyuman tulus


__ADS_3

"kamu terluka,kita ke rumah sakit sekarang"ucapannya, seakan seperti sebuah perintah,


"Leon"dewi baru sadar ternyata itu Leon,


"benar,,,!aku tidak apa-apa kok,"ia mencoba berdiri,namun Dewi meringis menahan sakit yang membuat Leon memaksa wanita keras kepala itu masuk ke mobilnya,


"aku buru-buru,,,! sedang tidak ada waktu untuk berdebat dengan mu yang tidak akan ada ujungnya,"ucapnya sembari menyetir mobilnya melaju kencang ke rumah sakit,


setelah memeriksa luka yang di alami Dewi Leon dan Dewi pergi ke ruangan VIP dimana Aisyah di rawat,


"kamu mau kemana"tanya Dewi yang membuntuti Leon,


pria tampan itu, hanya diam membisu seribu bahasa,


tanpa menjawab pertanyaan Dewi,


Dewi yang merasa di abaikan tanpa sadar hanya membuntuti Leon hingga masuk ke ruangan yang Dewi pun tak tau,


terlihat seorang wanita paruh baya yang memejamkan matanya dengan beberapa peralatan medis yang menempel ditubuhnya,


begitu banyak pertanyaan yang berputar di otak Dewi,


namun ia memutuskan menjawabnya sendiri, kemungkinan wanita itu adalah ibunya Leon,


bertanya pun toh percuma pria dingin ini enggan untuk menjawabnya,,


Leon menggenggam tangan Aisyah dengan perasaan sedih terlihat dari sudut matanya,


meskipun ia pria keras dan dingin namun itupun tak sengaja terlihat ketika ia mengawatirkan seseorang,


Aisyah membuka matanya secara perlahan,


"sayang,maafin bibi,bibi sedikit ceroboh"tuturnya dengan senyuman yang tulus,


"bibi baik-baik saja,,"Leon membalas senyuman bibinya, dengan sebuah senyuman yang pilu,

__ADS_1


"kamu jangan kuatir,bibi baik-baik saja, yang perlu kamu khawatirkan adalah dirimu sendiri"ucap Aisyah


Dewi menatap Leon, menatap seperti sebuah ejekan,


yang membuat Leon juga menatapnya tak suka,


Aisyah yang menyadari itu, ia menoleh dimana Dewi berada,


ia tersenyum manis,


"maaf ya,bibi tidak menyadari kalau Leon tidak datang sendiri,,"ucap Aisyah


Dewi mendekat,meraih tangan Aisyah dengan lembut dan hangat,


"tidak apa-apa bi,"Dewi pun tersenyum manis,


"nama kamu Dewi,,,!kamu sangat cantik"Aisyah mengelus pipinya Dewi


"makasih ya bi,bibi jauh lebih cantik"mereka mengobrol banyak hingga Leon menjadi seperti orang asing di antara mereka,


yang membuat Leon bingung menyaksikan antara dua wanita itu,


ada getaran nyaman ketika melihat sebuah senyuman tulus Dewi,


tawanya yang begitu renyah seakan tanpa beban, padahal Leon tau, bahwa sekarang begitu banyak hal yang Dewi alami,namun perempuan itu begitu pandai menyimpannya seakan-akan hidupnya baik-baik saja,


setelah beberapa saat,Dewi menyadari kalau ia hanya pamit untuk membeli bahan keperluannya,


"bi,Dewi pamit pulang ya, takut orang tua Dewi khawatir,,"pamit Dewi


"ya sayang terimakasih ya kamu sudah mau datang jenguk bibi, Leon kamu antara Dewi pulang kasihan kalau dia harus pulang sendiri"ucap Aisyah


"bi,Dewi tak apa-apa,Dewi naik taxi aja,Leon biar jaga bibi saja di sini,,!"Dewi melangkah ke luar ruangan itu,


"dia sangat cantik ya,,"seru Aisyah menyadarkan Leon yang menatap kepergian Dewi,

__ADS_1


"bibi apaan, biasa aja,,"Leon menggaruk tengkuknya,


"tidak,,bibi tau dia orang yang luar biasa"balas Aisyah mengerjai Leon,


"besok kamu bawa Dewi kesini lagi, buat temani bibi di sini"pinta Aisyah


"tidak bisa bi,Dewi begitu banyak masalah sekarang"ucapnya keceplosan


"kamu tau itu,,,! mengapa kamu tak membantunya,,?"tanya Aisyah,


"semua orang juga punya masalah bi,,lagian buat apa Leon bantu orang bukan siapa-siapa Leon,,!"balasnya


"terus apa gunanya kamu mencari tahu masalahnya,,,"Aisyah kembali bertanya


"apa maksud bibi menyudutkan Leon seperti itu"bukan menjawab Leon mala balik nanya,


"dasar tidak peka,, pokoknya bibi mau besok Dewi temani bibi di sini,,,!atau, bibi tidak mau sembuh,,,!"Aisyah mengunakan senjata pamungkasnya biar leon menuruti keinginannya,


"jangan dia ya bi,, besok biar Leon Carikan perawat untuk bibi okey"tawar Leon


Aisyah hanya diam dengan wajah sedihnya, pura-pura tidak mendengar perkataan Leon,


"okey,,,bibi menang,,! besok Leon akan suruh Dewi datang menemani bibi di sini"dengan wajah frustasinya,


"benar ya,,kamu gak bohong"Aisyah berbinar mendengarnya,


"Leon janji,,!"


"jangan kayak gak ikhlas gitu dong"


"iya,Leon janji"


aiss wanita itu punya pelet apa coba, hingga bibi ngotot banget ingin di temaninya, batinnya Leon,,


bersambung,,,

__ADS_1


__ADS_2