Dewi Kampus Vs CEO Muda

Dewi Kampus Vs CEO Muda
penjelasan


__ADS_3

di sebuah ruangan rumah sakit yang bernuansa biru muda itu, seorang wanita cantik tengah duduk di sebuah kursi roda menghadap ke luar jendela,


Dewi merasa gelisah beberapa hari belakangan,ia tidak mendapatkan kenyamanan meskipun dengan posisi yang ia ubah-ubah tetap saja hatinya tidak tenang,


tiba-tiba Sony masuk ke ruangannya di buntuti dengan Arya yang menenteng beberapa jenis buah-buahan sebagai buah tangannya menjenguk Dewi.


"yak, kamu kah itu,,"tanyanya melihat siapa yang baru saja datang,


"emm, nyonya apa kabar,,"ujar Arya.


"seperti yang kamu lihat,,"jawab singkat Dewi.


lama Arya terdiam menyusun kalimatnya agar penyampaiannya tidak membuat Dewi tersinggung,


"nyonya mengapa sembunyikan ini semua dari Leon, bagaimanapun ia adalah suami nyonya,dia berhak tau semua ini,,"tutur Arya menyematkan sebuah kesedihan di wajahnya.


Dewi menatap Arya dengan mata redupnya.


"saat itu, dokter sudah memvonis umurku,aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika Leon tau,aku gak ingin ia larut dalam kesedihannya yang berkepanjangan, lebih baik ia merasakan kebenciannya terhadap ku, agar lebih mudah melupakan dan membunuh semua kenangan yang telah kami lalui bersama,,tapi aku bersyukur tuhan masih memberiku kesempatan, maafkan aku,,sudah merepotkan kalian, karena ku kalian harus membohongi Leon berkali-kali,,"ujar Dewi dengan lemah lembut,


"tidak masalah nyonya, semoga kedepannya semuanya bisa baik-baik saja,,"balas Arya,tidak ingin melihat Dewi bersedih karena merasa bersalah.


"dimana Leon,,?"tanyanya dengan menatap kedua teman suaminya itu yang masih menyisakan luka lebam,.


"apa semua ini dia yang melakukannya,,?"sambungnya lagi.


"dia ngamuk kemarin saat bertemu dengan ku,itu wajar setahunya aku sudah membawa istrinya kabur"timpal Sony.


"sudahlah jangan membebani nyonya dengan perkataan mu itu,"Arya mengingatkan Sony.


"oke, menurutmu apa rencana kita selanjutnya,,?"tanya Sony.


"bicara dengannya,jika memang saatnya memberitahu maka beritahukanlah,aku sudah siap dengan konsekuensinya,"timpal Dewi.


"kita akan pikiran rencana apa yang terbaik nyonya,, nyonya tidak boleh terlalu memikirkan tentang ini"ujar Arya dengan perkataan bijaknya.

__ADS_1


Leon tengah bersiap untuk kembali ke tanah air, meskipun sudah beratus kali panggilan telpon dari Sony dan Arya,ia tetap mengabaikannya,


Ting,,,,,


notifikasi sebuah pesan masuk,


"mereka benar-benar,,"ucap Leon geregetan.


Leon membuka pesan singkat tersebut,,


βœ‰οΈ ,aku tunggu di kafe terdekat dengan rumah sakit,


datanglah kali ini saja,aku akan menjelaskan semuanya, Sony.....


berkali-kali Leon menimbang permintaan Sony,


tak ada salahnya jika ia datang,,? akhirnya Leon bergegas dari bandara ke rumah sakit,


setelah sampai di tempat yang mereka maksud,Leon melihat dua temannya itu sudah menunggunya entah sajak kapan, laki-laki tampan itu tetap tenang dengan muka datarnya,


"tidak usah basa-basi,jelaskan apa yang ingin kalian jelaskan,,aku gak ada waktu untuk meladeni kalian,,"ucap Leon setelah menghempaskan bokongnya duduk di depan kedua temannya.


"santai aja broo, setelah ini aku yakini kamu akan menetap di sini,,"balas Arya cengengesan.


"Yon, maafkan aku, semua ini memang tak pantas aku lakukan,namu aku tidak mungkin menolak permintaan Dewi,,"Sony mengawali penjelasannya.


Leon menautkan kedua alisnya bingung dengan ucapan Sony,


"jangan berbelit-belit,,"timpal Leon singkat.


"sebenarnya semua yang kamu kira itu tidaklah benar,,


sebenarnya Dewi mengidap kanker, dokter sudah memvonis umurnya tidak lama lagi,


keadaannya sangat kacau saat itu,ia datang pada ku untuk meminta agar aku membawanya tanpa sepengetahuan kamu,aku menolak tapi Dewi bilang anggap ini semua permintaan terakhirnya,

__ADS_1


aku tidak bisa apa-apa Yon, maafkan aku,mohon mengertilah posisi ku saat itu,,"jelas Sony.


Leon terpaku lemas setelah mendengar pernyataan Sony,


"apa alasannya son,, bukankah sebagai suami aku berhak tahu,,"timpalnya dengan nada lirih.


"untuk itu kamu bisa tanyakan langsung,,"Sony tersenyum setelah mengatakan itu.


"maksudnya,,"Leon kembali bingung,


"nyonya berjuang keras untuk mu, demi Leon fexers suaminya,"timpal Arya.


"benarkah,,aku tidak benar-benar kehilangannya,,"lirih Leon.


mereka menggeleng,Leon berdiri dan bergegas melangkah,


"hey kamu mau kemana,,?"tanya Sony,Leon mengentikan langkanya lalu menoleh,


"menemui istriku Sony,,"jawabnya.


"apa kamu tahu ruangannya,,?"tanya Sony lagi,Leon menggeleng cepat,


"kalau begitu tunggulah sebentar,kami mau bayar makan dulu,,"Sony bergegas membereskan semuanya.


sekarang kolaborasi tiga pria tampan itu menjadi pusat perhatian di sebuah kafe terkenal di Singapore tersebut,


sungguh gagah dan berwibawa,jika mereka barang lelangan maka akan banyak gadis berlomba untuk memilikinya,uang bukan jadi masalah asal bisa memiliki salah satu dari mereka.


tapi sayang sekali, mereka mempunyai sikap dingin dan datar jadi membuat semua wanita setempat enggan walau untuk bertukar sapah,


***bersambung,,,


mana dukungannya,,?☺️


terimakasih,,πŸ™πŸ™

__ADS_1


untuk yang selalu setia mendukung karya author***,,


__ADS_2