
Leon membanting semua yang ada di mejanya,
ketika ia putus asa setelah beberapa bulan,puluhan orang bahkan ratusan orang bayarannya tidak biasa menemukan titik terang keberadaan Dewi,
wanita ini menghilang bak di telan bumi,
"dasar tidak becus,,,"Leon menampar satu persatu orang-orang suruhannya,
mereka hanya diam menahan rasa tamparan yang di lakukan majikannya, melawan pun akan percuma, yang ada hanya akan menambah kesusahan sehumur hidup.
"bos kita sudah berusaha sebisa mungkin,bahkan mereka tidak bisa tidur dan hilang mood untuk makan sebelum menemukan keberadaan nyonya,
tapai aneh sampai sekarang kami belum bisa mendapatkan tanda-tanda apalagi kalau keberadaan nyonya Dewi"jelas Arya.
Leon mencoba mencerna perkataan Arya,
"kalian keluar,,"Leon menyuruh orang-orang bayarannya untuk keluar dari ruangannya, hanya menyisakan Arya seorang,
setelah mereka keluar Leon duduk menyandarkan punggungnya di kursi kebesarannya,
laki-laki itu memijat pangkal hidungnya karena merasa telah kehabisan cara dalam pencarian Dewi,
"terus gue harus bagaimana yang,gak mungkin gue cuma diam saja sedangkan istri gue entah kemana dan dimana"desahnya pilu.
"setidaknya kita telah berusaha, sisanya kita serahkan pada sang pencipta,jika memang kalian berjodoh,tak ada yang mustahil untuknya,kalian pasti dipertemukan sejauh apapun kalian di pisahkan, nyonya Dewi orang yang kuat, orang yang baik dan sabar,!pasti dia baik-baik saja,pasti Tuhan selalu melindunginya"tutur Arya bijak,
"kamu benar yak,,Dewi orang yang baik, cantik dan tulus,aku telah gagal menjaga hanya karena ego sendiri,aku gak akan bisa hidup dengan tenang tanpanya,,"keluhnya
setelah beberapa saat,,
"yak apa agenda ku hari ini,,?"tanyanya,
__ADS_1
"untuk hari ini tidak ada agenda yang begitu penting,
aku sengaja mengosongkan satu atau dua hari mendatang,karena besok kita harus berangkat ke sebuah pedesaan yang terpencil,"jelas Arya.
"pedesaan,apa begitu penting hingga aku harus turun tangan langsung,,!"tanyanya
"tentu,apa bos masih ingat waktu kepala cabang di timur, mengajukan pembangunan beberapa proyek, seperti villa dan pabrik, yang pertama,menurut beliau meskipun desanya terpencil tapi penduduknya yang memilik usah perkebunan teh, yang sampai saat ini untuk bagian pemasar amatlah susah di sana jadi beliau akan membangun sebuah pabrik minuman yang bahan dasarnya terdapat di desa itu sendiri yaitu teh,
kedua,, bisa menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat yang tidak ingin meninggalkan tanah tempat mereka di lahirkan,
sedangkan pembangunan villa, berada di lereng bukit yang indah dan sejuk,yah menurut saya, itu amatlah susah untuk meningkatkan peminat,akan tetapi jika sudah ada beberapa peminat yang datang di situ kita bisa mempromosikan karena seratus persen mereka menyukainya setelah mencobanya,"jelas Arya,
"terus,,,!"
"terus,,besok adalah hari persemian pembukaan pabrik, yang akan di buka oleh pemilik perusahaan" jawab Arya,
"Oya aku lupa,jangan lupa untuk menyiapkan nama untuk pabriknya,,"kekeh Arya,
"kok gue bos,,"omel Arya
"terus siapa lagi,,?"Leon ngotot
"yah elu sebagai pemilik perusahaan, ya elu yang beri nama,,"tukas Arya,
"sama aja Arya,,"keluh Leon
"beda lah,coba,, seumpama Luh punya anak gue yang report beri nama kan gak afdol"jelas Arya
"anak mah bedah cerita Arya,kalau anak kan anak,hasih dari kerjasama suami istri,ini mah hasil kerjasama,,"tutur Leon,
"kami kan elu yang gaji bos,,"protes Arya
__ADS_1
"elu tinggal kasih nama kok susah amat yak,jangan jangan Luh udah mulai bosan kerja sama gue,bilang aja gak apa-apa,,,!"
"ess,Luh keterlaluan"Arya melingang pergi begitu saja,meninggalkan Leon yang tersenyum senyum puas,,
setelah kepergian Arya dari ruangan Leon,defy datang dengan wajah yang ceria,
"beb,kok berantakan,,"defy yang melihat beberapa barang Leon berserakan,
"kamu bereskan gih, tadi aku kedatangan penjahat barusa"jawab Leon santai.
"kok aku si beb,nanti tanganku lecet dong"balas defy,
"Oya,aku bawa makanan siang buat kamu hari ini"Dedy memberikan kantong plastik yang ia bawa,
"emm"Leon berdehem tanpa mengalihkan pandangan dari laptopnya,
"kamu makan ya beb,,, Oya beb,kamu bisa temani aku besok di acara wawancara ,aku ingin kamu menemaniku di sana"manja defy,
"besok aku mau ke suatu tempat"jawab Leon
"kemana beb,aku ikut ya,,"bujuknya
"ke sebuah pedesaan, banyak ulat, serangga, bahkan ular piton,kamu boleh kalau mau ikut"tutur Leon,
"hehe,gak jadi beb aku lupa besok ada acara,,"kekeh defy setelah mendengar pedesaan,
dasar, wanita ular,
Luh lihat defy gue akan bikin karir kamu hancur sehancur hancurnya,sampai kamu tidak bisa untuk bangkit lagi,batin Leon,menatap defi dengan ujung matanya,
bersambung,,
__ADS_1