Dewi Kampus Vs CEO Muda

Dewi Kampus Vs CEO Muda
halal namun haram.


__ADS_3

setelah kepergian defy sekarang acaranya menampakkan kebingungan,


tak ada pengantin wanita, tidak ada ijab qobul,


semua serasa hancur berantakan,


tapi tiba-tiba suara Arya memecahkan keheningan,


memandu acara yang sempat gagal,


"sebenarnya kami sudah mengetahui tentang itu,namu nona defy terlalu memaksakan diri untuk menikah dengan pria memang sudah menikah sejak dulu,"ucap Arya yang menyisakan kebingungan diraut wajah setiap undangan.


"tuan Leon menikah sudah beberapa bulan yang lalu,beliau memang belum mengadakan resepsi pernikahan sebab keadaan yang belum memungkinkan, karena diman hari kebahagian,tuan Leon juga harus merasakan luka yang mendalam sudah kehilangan bibi terkasihnya Aisyah, bibinya Aisyah menutup mata dengan damai setelah menitipkan Leon pada orang yang pantas dan tepat,"jelas Arya menjawab semua pertanyaan yang ada di benak para tamu undangan.


"tuan bisakah anda tunjukkan siapa wanita yang sudah menjadi pendamping anda, wanita yang tulus ikhlas menerima anda,,,"tanya Arya dengan mengatakan pandangannya pada Leon.


Leon tersenyum lebar, yang membuat semua para tamu undangan menatap terpukau dengan senyuman dari seorang pria dingin itu,


Leon berjalan dengan gagahnya, melewati semua para tamu yang menatap kagum pria tampan itu,dan penasaran dengan sosok wanita yang sudah memenangkan hati pria es kutub itu,


langkanya terhenti menyisakan jarak satu meter dari Dewi,satu dua langkah,Leon mengulurkan tangannya dan di sambut senyum renyah sang istri, suara tepuk tangan bergemuruh memenuhi ruangan,


karena menurut mereka pasangan ini adalah pasangan yang sangat serasi di sepanjang jaman,


seorang pangeran tampan,,dan seorang Dewi dari kayang.


patah hati,,tentu banyak di rasakan oleh kalangan pemuda yang sudah berharap dam menyiapkan mental untuk berkenalan dengan wanita cantik yang mereka incar sejak melihat dewi menuruni anak tangga,


serasa mental itu menjadi menciut ketika mengetahui pemilik dari Dewi kayangan mereka,sebab tidak ada nyali untuk menjadi pesaing pria dingin itu,


Leon membawa Dewi bersamanya,


menuju tempat terdepan diantara para tamu undangan, seolah memperlihatkan bahwa wanita yang mereka pandangi sudah ada pemiliknya


"Dewi Afifah Gelder,, seorang gadis yang sudah menyandang gelar istri sejak beberapa bulan yang lalu,"Arya memperkenalkan Dewi.

__ADS_1


"wah namanya memang cocok untuk pemilik wajah cantik itu,,"ucap beberapa tamu.


"saingannya tambah berat dong,,!"ucap kaum hawa pengagum rahasia Leon.


semuanya berjalan lancar sesuai rencana,namun sayangnya Dewi tidak ingin acara ini di ekspos di media, sebab menurutnya hal tersebut akan membuat dirinya tidak nyaman berada di manapun,


biarlah hanya yang menjadi tamu undangan yang tahu tentang pernikahannya,


"selamat ya pak Leon,, istrinya sangat cantik dan anggun,,,"ucap para tamu yang mulai berpamitan untuk pulang.


"terimakasih ya buk,,"balas Dewi.


"sayang kamu kenapa,,"tanya Leon yang melihat Dewi meringis.


"kok tiba-tiba perut aku keram ya Dy,,"keluh Dewi.


"kok bisa,,?"tanya Leon memastikan penyebabnya,


"sepertinya aku lagi dapet nih,,memang tanggalnya sudah jatuh tempo sih,,"cicit Dewi.


"aiss,kok bisa gak bersahabat banget ya,, udah tau orang sudah kebelet malahan sembrono datang tanpa di undang,,"celoteh Leon.


Dewi terkekeh mendengar ocehan suaminya, sepertinya sia sejak tadi menahan dirinya,


"kamu seneng banget ya lihat suami menderita begini,,?"tanya Leon asal.


"kok senang Dy,,!tapi iya juga sih gimana ya,, adem gitu melihat Deddy harus berpuasa beberapa hari,,"timpal Dewi mengerjai Leon.


"sayang itu bukan adem,,tapi manyun,,"balas Leon.


"iya sih Deddy mau gimanapun tetap tampan,,toh buktinya Dewi gak bisa bedain Deddy lagi manyun atau apa,,!"goda Dewi.


"bos,,kalian silakan istirahat saja,biar saya yang hendel semuanya,toh acara pentingnya sudah sepenuhnya selesai"tutur Arya ketika menghampiri mereka berdua.


"makasih ya pak Arya,,"ucap Dewi.

__ADS_1


sekarang giliran Arya ya membelalakkan matanya,


dari dulu hingga sekarang Dewi masih tetap memanggil dengan sebutan pak,,


astaga,apa gue begitu tua ya,,batin Arya.


saat itu juga Leon dan Dewi berpamitan untuk istirahat,Leon melihat wajah istrinya yang cukup kelelahan hari ini,


"sayang,,kok tamunya bisa datang tiba-tiba,,"rengek Leon.


"mana aku tau,,sejak kapan juga tamu bulanan datang harus izin dulu,,"jawab Dewi acuh.


"ya harusnya ia izin dulu sama pemilik orangnya,,"timpal Leon tak bersalah.


Dewi tak habis pikir dengan jalan pemikiran suaminya,


ia seolah dingin dan acuh ketika di luar namun begitu hangat dan penyayang ketika bersamanya.


"Dy,,aku gak bawa cadangan pembalut deh,"ucap Dewi bingung.


"terus,,?"tanya Leon,


"bisa Deddy belikan sebenarnya,,"Dewi memohon dengan cengengesan.


Leon nampak kebingungan,ia saja tidak mengerti apa itu pembalut, bentuknya seperti apa,


"Dy please deh,,"ibuh Dewi lagi.


"iya oke,, Deddy mandi dulu bentar,,gak mungkin juga Deddy keluar seperti ini,,"timpal Leon.


spontan Dewi menghujani suaminya dengan ciuman karena keinginannya di penuhi, yang membuat Leon kembali menahan gejolak hasrat di sana,


tubuhnya menegang, hawa panas sudah menjalar di setiap nadinya,rasa sesak mulai menggerogoti, ketika itu Leon menjambak rambutnya kasar, kebingungan akan dirinya yang begitu mudah tergoda walau hanya dengan bersentuhan terhadap istrinya,


Leon langsung ke kamar mandi, menuntaskan tugas di kamar mandi,sebab jika tidak,! bisa-bisa ia makin tersiksa,atau mungkin akan memakan wanita yang sudah halal namun haram saat ini.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2