
Leon yang sudah merasa di khianati,tidak begitu memperdulikan ataupun ingin mencari Dewi,
dia selalu bersenang senang dengan beberapa wanitanya,
saat ia pulang kerumahnya ia melihat bik arsiy yang duduk termenung di sebua taman mini milik Dewi,
"bibi kenapa"tanya Leon sembari menyandarkan bokongnya di samping bik arsiy,
"sebelum nyonya pergi, nyonya menitipkan tuan pada bibi,tapi bibi merasa tidak bisa menjaga tuan Leon, setiap pulang tuan selalu dalam keadaan mabuk berat,bibi merasa bersalah pada nyonya Dewi"tutur arsiy dengan raut wajah sedih.
"maksud bibi apa,,,?"Leon masih tak mengerti dengan ucapan bik arsiy.
"apa tuan memeriksa cctv kamar tuan, siapa tau bisa menunjukkan sesuatu kebenaran"usul bik arsiy
Leon berpikir sejenak,benar apa yang dikatakan bibi arsiy,selam ini ia tidak pernah ingin mencari tau kebenarannya, karena ia mengira Dewi merasa bersalah dan pergi dengan kekasihnya seperti yang di ucapkan defy padanya,
"sebenarnya apa yang bibi ketahui,,"tanya Leon merasa ada sesuatu yang di sembunyikan bik arsy,
arsiy berdiri dan maju beberapa langkah ke depan menghadap taman yang di tanam oleh Dewi,
"tiga hari sebelum Nyonya pergi,ia selalu mengurung diri di kamar,menyiksa dan menyalakan dirinya sendiri karena sudah menaruh hati pada tuan,
ia merasa dirinya tidak ada artinya sama sekali di samping tuan, untuk itu ia pergi,bibi sudah mencegahnya setidaknya memberi kejelasan dari permasalahan kalian,tapi nyonya bilang dengan melihat tuan akan menambah rasa sakitnya,bibi juga tak mengerti apa permasalahannya"jelas arsiy
Leon berdiri dan buru-buru ke kamarnya,ia melihat cctv-nya beberapa bulan yang lalu,
ia melihat Dewi yang baru pulang,mengunakan pakaian yang sama persis di dalam foto yang Leon terima saat ia di luar negeri,
Dewi menangis pilu di kamarnya,ia melepaskan cincin pernikahannya yang melingkar inda di jari manisnya,
__ADS_1
wanita itu meratap sejadi jadinya di dalam kamar,
Leon merasa aneh jika memang Dewi selingkuh seharusnya ia senang saat kembali bukan menangis pilu meratap sedih,
Leon merasa ada yang ganja,ia langsung menghubungi Arya untuk melihat cvtv di sebua kafe yang Dewi kunjungi dengan pria yang ada di foto beberapa bulan yang lalu,
saat videonya masuk ke laptop miliknya Leon langsung membuka dan meneliti videonya,
ia melihat ketika Dewi masuk dengan pria yang ia kenal sebagai mantan kekasih Dewi,
Leon mengamatinya ia melihat ketika Vito memegang tangan Dewi langsung di tolak oleh Dewi,
namu saat itu pria itu mengeluarkan ponselnya menunjukan pada Dewi,
Leon yang melihat perubahan mimik wajah Dewi ketika melihat ponsel yang pria itu berikan,
saat itu Dewi beranjak dan pergi,
di sana memperlihatkan foto dirinya yang tengah bersama seorang wanita di sebuah kamar hotel,
Leon baru mengerti sekarang akar dari permasalahannya, ada yang mencoba memisahkan dirinya dengan Dewi,
"Vito"Leon mencoba mencari data pribadi atas nama Vito,
seorang pengusaha muda yang terbilang sukses di kalangan bisnis, sudah menguasai beberapa perusaan lainnya termasuk dewiQ grup,
juga sudah mulai menjalin kerjasama dengan perusahaan terbesar di beberapa negara yaitu perusahaan Alazca fexers,
Leon menebarkan senyum yang mengerikan,
__ADS_1
"siapa suruh mengusik kehidupan saya"celotehnya,
Leon menelpon Arya untuk menghancurkan perusahaan Aladerans secara perlahan,juga mengirim beberapa mata-mata untuk memantau gerak gerik Vito, karena Leon yakin laki-laki itu tidak bekerja sendirian,
Vito yang mendapat informasi bahwa sahamnya merosot seketika,menjadi kalang kabut, karena yang ia tau perusahaanya baik-baik saja dan berjalan seperti biasanya,
"mengapa bisa seperti ini hah,,"cacinya pada sekretarisnya,
"saya tidak tahu tuan,semua terjadi tiba-tiba"ucap sang sekertaris,
"bedeba,dasar sekertaris tidak becus,cepat cari akar permasalahannya sekarang juga,aku tidak mau tau kita harus memulihkan saham kita secepat mungkin"tita Vito
sedangkan di ruang kerja di rumahnya ada yang tersenyum menang membayangkan ketika laki-laki bejat itu mengetahui keadaan perusahaanya yang tiba-tiba merosot,
Leon kembali ke kamarnya melihat sisi tempat tidur yang pernah di tempati istrinya,
ia merindukan sosok yang beberapa bulan menghilang darinya,
ada rasa senang di hatinya, kalau kepergian Dewi itu karena melihat dia bersama wanita lain, dengan itu Leon benar- benar percaya kalau Dewi memang sudah menaruh hati padanya,
maaf karena aku tidak mencari kebenaran itu,
aku kira kamu memang benar-benar pergi dengan laki-laki yang kamu cintai, batinnya
Leon pergi ke balkon kamarnya menyasap sebatang rokok dengan rakus hingga menghasilkan segumpal asap,
Leon menerawang jauh kedepan karena untuk saat ini ia tak kunjung menemukan titik terang dimana keberadaan Dewi sekarang,
ia sudah pernah menyuruh beberapa anak buah untuk mencari informasi tentang Dewi, hanya untuk membalaskan dendam karena luka yang ia torehkan,
__ADS_1
namun untungnya pencarian itu tidak berhasil,jika tidak ia makin akan merasa bersalah dan makin membuat Dewi terluka dan menderita,
bersambung,,,,