Dewi Kampus Vs CEO Muda

Dewi Kampus Vs CEO Muda
selintas bayangan


__ADS_3

setelah kejadian naas menimpanya, Dewi kembali kerumahnya setelah mengantar teman-temannya,


dalam waktu yang senggang,ia mencoba menghubungi Vito, karena sudah beberapa hari tidak ada kabar apapun samasekali,


tut tut Tut,,,


panggilan tersambung,,


📱,"hallo, sayang"ucap Vito,


📱,"kamu lagi ngapain,kapan pulangnya"tanya Dewi yang tak sabar menanti Vito kembali,


📱,"dua atau tiga hari lagi,aku akan kembali secepatnya,masih ada beberapa hal yang belum terselesaikan"jelas Vito"


📱,"oh,oke,kamu hati-hati di sana, sesibuk apapun kamu jangan lupakan kesehatan"tutur Dewi


📱,"emm,kamu juga,


setelah sambungan teleponnya terputus,Dewi senyum- senyum sendiri tak karuan,


ya, begitulah namanya juga orang yang sedang jatuh cinta,


hati bak taman bunga yang sedang mekar,


***


sedangkan di sisi lain,


Vito sebenarnya tidak sedang berada di luar negeri,ia hanya sedang malas bertemu dengan Dewi,


ia lagi bersenang senang di kamar hotel dengan seorang wanita cantik,


seorang model yang populer di kota tersebut,


"darling,siap yang menelpon mu barusan.?"tanyanya


"oh,itu, Dewi,kekasih settingan ku,aku membutuhkannya untuk mencapai target selanjutnya,


setelah semua rencana ku berhasil, barulah ia akan aku Campaka,aku ingin melihat ia mengemis seperti yang pernah aku lakukan dulu dengan ayahnya"Vito tersenyum licik,


"good darling,aku bangga pada mu"puji Engelina

__ADS_1


mereka melewati hawa panas berdua,


memuaskan satu sama lain, yang tak pernah Vito rasakan ketika bersama dengan dewi,


***


di kantornya,


Leon yang berada di ruangannya, berpikir tak karuan,


ia merasa tak tenang tapi entah apa penyebabnya Leon sendiripun tak tau,


selintas bayangan seorang gadis kecil, wajahnya selalu di hiasi dengan senyum yang renyah dan tulus,


gadis itu sudah beberapa kali bertemu dengannya tanpa di sengaja,


siapa dia,,, pikiran Leon yang sedikit melamun,,,


karena rasa penasarannya yang teramat sangat besar,


ia memutuskan menghubungi Arya untuk mencari data-data murid mahasiswa yang berprestasi di universitas yang mereka datangi beberapa hari yang lalu,


tak butuh waktu lama untuk seorang Arya untuk mendapatkan data-data pribadi milik Dewi,


tentu bukanlah orang biasa,


ia langsung mengirimkan data tersebut ke tuanya,


sedangkan Leon tersenyum melihat data yang baru Arya kirim,


ia langsung mengutak-atik laptop pribadinya itu,


ujung bibirnya sedikit terangkat membentuk sebuah senyuman yang tipis,


setelah melihat data-data tentang Dewi,


Dewi Afifah Gelder,


gadis cantik dan manis, sekolah di universitas, Diman Leon sendiri sebagai donaturnya,


umur,dua puluh dua tahun,

__ADS_1


anak dari Ridwan Gelder,dan Desi Puspasari,


pemilik perusaan quic start Group,


yang sekarang sedang dalam perkembangan,


setelah puasa mencari informasi tentang Dewi,


Leon merebahkan tubuhnya di kursi kebesarannya,


memejamkan matanya dengan otak yang mencoba berpikir untuk menjalankan rencananya selanjutnya,


tiba-tiba ada seseorang mengetuk, setelah mendapat persetujuan dari pemilik ruangan tersebut barulah ia masuk, Arya melangkah dengan beberapa dokumen di tangannya,


"yon,kita ada meeting setengah jam lagi, untuk mengatasi masalah pembangunan resort terbesar yang kita rencanakan,"jelas Arya


Leon tidak menjawab sama sekali ia hanya duduk diam di kursi kebesarannya dan mulai membuka dokumen tersebut satu persatu,


tangannya yang begitu lincah menari nari di atas laptopnya,


sebelum mengalahkan meeting,dua pria tampan itu memang sering memecahkan masalahnya terlebih dahulu, sehingga tidak ada kesalahan dalam meeting penting mereka kelak,


"yak,apa kamu sudah menemukan perusahaan setempat itu,aku kira mereka akan bermain trik licik dengan kita,aku sedikit akan melayani mereka lumayan buat mengisi waktu senggang kita"celoteh Leon,


Arya yang sedari tadi fokus dengan pekerjaannya,


langsung menatap ko bos tampannya itu, bagaimana mungkin ia mengisi waktu senggangnya yang beberapa menit dengan bermain dengan perusahaan yang sebenarnya sangat mudah untuk mereka menghancurkannya,


sedangkan jadwal Arya sangatlah padat,


untuk makan siang pun ia sering terlambat,


telpon Rey berdering,


📱,"hello Beby"jawab


📱,"hello sayang,apa kamu sibuk,bisa kamu temui aku di hotel sekarang"suara dari seberang sana,


📱,"sorry Beby aku sedang sibuk,"timpalnya dengan langsung memutuskan panggilan tersebut,


Arya berkata dalam benaknya,

__ADS_1


tumben nih anak menolak, belajar insaf kali yah, biasanya kalau untuk urusan wanita,ia sudah kayak cacing kepanasan ingin segera bertemu,,


bersambung,,


__ADS_2