Dewi Kampus Vs CEO Muda

Dewi Kampus Vs CEO Muda
pernikahan.


__ADS_3

hari yang di tunggu tunggu telah tiba,Diman di sebuah hotel mewah di penuhi dengan hiasan mewah yang bernuansa putih, pernak-pernik yang sejajar dan rapi meja-meja tamu tersusun rapi dan cantik,


di sebuah kamar,terlihat defy sedang merasa gerah ketika di hiasi dengan MUA proposal,defy bukan merasakan gugupnya karena di hiasi dengan MUA proposal karena hal tersebut sudah biasa untuknya yang berprofesi sebagai model, namun ia merasa jantungnya berdegup kencang merasakan bagaimana rasanya bahagia dipersunting oleh seorang Leon,


seseorang yang akan memenuhi kebutuhannya bahkan sampai tujuan turunan.


"wah ternyata nona defy aslinya lebih cantik daripada di majalah-majalah itu luh,,"puji MUA dengan senyum lebar.


"iya dong mbak,,kalau tidak cantik,,,!mana mungkin Leon akan mempersunting defy, secara Leon adalah pengusaha yang sukses yang bisa memilih wanita manapun menjadi teman hidupnya,tapi aku sangat bahagia karena ia memilih ku,yang artinya aku lebih menarik dari sekian banyaknya wanita yang bersama Leon,,"tutur defy dengan bangganya.


"nona sangat benar, sebagai orang besar ia harus mempunyai pendamping hidup yang lebih cerdas dan cantik,seperti nona defy,,selain cantik,cerdas dan juga baik,,"MUA itu kembali memuji defy setinggi tingginya.


"sudah selesai mbak,,?"tanya defy.


"iya,,tinggal menunggu waktu acaranya saja,mbak defy saya tinggal sebentar,,"ucap MUA itu sembari keluar tidak lupa menutup pintu kamarnya.


sedangkan di kamar lainnya,Dewi tengah sibuk-sibuknya merayu suaminya yang terlihat lesu,


"Dy ayo dong,, di pakai bajunya,,,!"rengek Dewi yang melihat Leon yang bermalas-malasan.


"bentar lagi sayang,,"balas Leon yang tidak kunjung beranjak dari tempat tidur.


"aiss,,mau menikah kok mukanya masam kayak begitu,, semangat dong Dy"


"mulai lagi,,,!makin hari kamu makin nyebelin ya,, orang yang mau nikah pak Sarno bukan gue,,"celetuk Leon,,

__ADS_1


Dewi terkekeh mendengarnya,mana mungkin pak Sarno tukang kebun mau di nikahkan sama defy,bikin Dewi geli dengarnya.


"ayo dong Dy,,"


"iya,,iya,,oke,,,!"Leon sudah menghilang dibalik pintu kamar mandi,


setelah keluar dari kamar mandi Leon menatap istrinya yang sudah cantik dan anggun, dengan balutan kebaya modern berwarna putih mengekor, rambut panjang yang di sanggul rapi di hiasi dengan bunga di sebelah sisinya,


Leon melongo melihat pemandangan itu, ternyata wanita yang sudah menyandang gelar istrinya itu sangat cantik dan menarik,


Dewi memang tidak pernah memakai makeup yang berlebihan, karena memang dirinya yang sudah cantik dari lahirnya, berbeda dengan hari ini ia harus lebih cantik karena ini adalah hari istimewa suaminya,jelas tamu-tamu yang datang bukanlah dari kalangan orang biasa,


"Dy kok malah melamun,,?ayo dong ganti bajunya,,?"Dewi mengambil pakaian suaminya yang memang sudah di persiapkan,


"sayang bisa di tunda dulu gak,,?aku mau olahraga dulu boleh,,?"tanya Leon cengengesan.


"sayang benaran luh,, Deddy sudah kebelet,, siapa suruh kamu cantik kayak gini,,"tutur Leon dengan wajah masam seperti menahan gejolak di sana.


"Dy,,ahh Deddy gak asyik,,,gak bisa dong,,Dewi sudah dandan kayak gini entar hancur gimana,,?"Dewi memanyunkan bibirnya sebel menghadapi Leon.


Leon malah terkekeh geli melihat istrinya itu memajukan bibirnya, sebenarnya ia hanya menggoda istri cantiknya,ia tau tempat dan keadaan,mana mungkin minta jatah dalam keadaan buru-buru begini.


setelah selesai kini laki-laki itu makin terlihat gagah dan tampan, dibalut dengan setelan jas yang senada dengan gaun pengantin yang defy kenakan,Leon mengutak-atik ponsel miliknya sebentar,


setelah itu terlihat laki-laki itu kembali menatap istrinya yang tengah duduk menantinya.

__ADS_1


tiba-tiba ada ketukan pintu,,


Dewi buru-buru membukanya,,


"pagi nyonya,,,"sapa MUA yang bertugas menghiasi defy.


"pagi tuan,,apa tuan Leon sudah siap,,?"tanya MUA tersebut.


Leon mengangguk pertanda jikalau ia sudah siap,


"sayang Deddy duluan ya,, Deddy pamit untuk gandeng wanita lain di samping Deddy,,"pamit Leon dengan mengelus wajah cantik Dewi.


"iya Dy,,Dewi paham itu,,,"Dewi tersenyum tulus.


defy dan Leon sudah datang dengan bergandengan menuruni anak tangga,, tamu-tamu yang sudah hadir terpukau melihat pasangan yang sangat serasi itu,,


mata mereka tidak luput dari langkah menawan mereka selangkah demi selangkah menuruni anak tangga yang sudah di hias,


sebagai orang besar,,tamu undangan Leon tentu bukan jumlah yang sedikit,dari kalangan pejabat aktris pengusaha dan berbagai bisnis dan kerabat lainnya tentu juga ikut hadir di pernikahannya,


"wah,, mereka sangat serasi ya,,"ucap salah satu tamu undangan.


"benar sekali,,defy memang cocok jadi pendamping pengusaha muda seperti Leon,,"timpal yang satunya lagi.


namun mata mereka kembali tertuju pada atas tangga, mereka melotot terpukau dengan pemandangan itu, terdengar seluruh ruangan menjadi hening seketika,

__ADS_1


Leon yang merasa heran dan aneh mengalihkan pandangannya, mengikuti arah pandang mereka...


bersambung....


__ADS_2