
setelah beberapa saat mereka berbincang tiba-tiba Herwan pulang dari warung di komplek perumahan mereka,
"assalamualaikum,,"ucap Herwan yang langsung masuk begitu saja.
"ehh,, Dewi Leon,,"Herwan sempat kaget melihat mereka,
"yah,, Dewi memeluk pahlawan yang berjuang keras membesarkan dirinya, sedangkan Leon hanya menjabat tangan Herwan sebagai rasa hormatnya pada orang yang berjasa bagi istrinya,
"ayah duduk dulu,,"Desi memperingati suaminya.
setelah Herwan duduk mereka berbincang-bincang, walaupun di sana Leon terlihat sedikit pendiam, karena ia merupakan salah satu orang yang sulit berbaur,
"Oya,apa ayah masih bekerja di perusaan di tempat ayah bekerja dulu,,?"tanya Dewi.
"tidak wik,,perusaan itu memecat ayah dengan alasan yang tidak masuk akal,mungkin ada yang menjebak ayah,,"jelas Herwan.
"oh,, kenapa ayah tidak bekerja di perusaan suami Dewi saja,"usul Dewi.
"Iya,,! sebenarnya nak Leon sudah pernah menawarkan pekerjaan untuk ayah,sebagai pemilik perusaan biasa ayah merasa tak pantas untuk bekerja di perusahaan sebesar itu,,"keluh Herwan.
"kan ayah belum mencobanya,,gak baik loh keseringan merepotkan anak mantu mulu,,"sindir Desi.
"iya Bun ayah tahu itu,,ayah akan mencobanya,,"Herwan menatap leon yang tidak bergeming, hanya mendengar percakapan mereka dengan muka datarnya,
"Dy, Deddy gak keberatan kan,,?"tanya Dewi yang melihat suaminya hanya diam.
"tidak sama sekali,ayah bisa kapan saja datang ke perusaan Leon,,"timpalnya.
Herwan menatap Dewi juga anak mantunya,
melihat Leon yang sangat pendiam dan datar.. dirinya bertanya mungkinkah Leon mencintai putrinya dengan sungguh,,
"ya..! udah kalian istirahat saja duluan,,"ucap Desi.
__ADS_1
"sayang,,yuk istirahat, besok Deddy ada meeting pagi-pagi,,"ajak Leon,padahal Dewi masih ingin berbincang-bincang dengan kedua orangtuanya,
Dewi membalasnya dengan anggukan,
sesampainya di kamar, Leon mengerutkan keningnya melihat tempat tidur yang akan mereka tempati malam ini, bukankah dulu malamnya serasa panjang sebab tidur di kamar ini,
"sitt,,"Leon berdesit langsung menghempaskan bokongnya ke tempat tidur,,
"awuu,,"ringisnya mendapati bokongnya yang serasa ngilu.
Dewi terkekeh melihat suaminya,,
"Deddy kira ini tempat tidur Deddy,,"kekeh Dewi.
"sayang kenapa tempat tidurnya keras sekali,,"keluh Leon protes,
Dewi hanya tersenyum melihat suaminya mengeluh dan mengomel pada tempat tidurnya yang keras,
ia harus mengeluarkan berbagai jurus Kanuragan yang akhirnya suami tampannya tertidur lelap,,
keesokan harinya,
Leon sudah sangat rapi dengan mengunakan setelan jas mahalnya,,
saat mereka keluar, sudah ada Herwan dan Desi menanti mereka untuk sarapan,
Herwan sempat terpukau dengan ketampanan mantunya itu, apalagi jika sedang berpakaian seperti sekarang ini,
"Dy sarapan dulu,,"ujar Dewi yang mengekor di belakang suaminya.
"aku sarapan di kantor saja ya,,! Deddy udah telat nih,,"Leon melihat arloji mahal yang melingkar di tangannya.
"oke,,Deddy hati-hati,,"Dewi mencium punggung tangan suaminya,dan dibalas sebuah kecupan mendarat di kening Dewi,
__ADS_1
seketika Leon kembali menoleh,ia sampai melupakan sesuatu,
"Oya sayang, nanti sore Deddy jemput,,"ucapnya.
"gak usah Dy,Dewi telpon supir biar jemput Dewi,Deddy fokus dengan kerjaan saja,,"timpal Dewi dengan sebuah senyuman yang hangat.
"iya, Deddy jalan ya,,!"
Dewi mengantar suaminya sampai depan,
sampai sebuah mobil sport itu menghilang di pandangannya,
"wik,, sarapan dulu sayang,,"ujar Desi yang melihat putrinya sedari tadi berdiri di depan rumah,
"yah Bun,,"Dewi duduk diantara kedua orangtuanya,
"maafin Leon ya Bun,,dia buru-buru jadi gak sempat sarapan bersama,,"Dewi merasa tak enak pada orangtuanya,
"tidak apa sayang,,ayah ngerti, tanggung jawab seorang CEO di kantor sangatlah besar, sekaligus Leon adalah pemilik perusahannya, pundaknya dibebankan tanggung jawab yang teramat berat,
terkadang waktu istirahat di sita habis oleh pekerjaan yang ia bawa sampai pulang ke rumah,jadi sebagai istrinya,kamu harus memahami hal itu,kamu harus mengayomi suamimu, jangan sampai kamu mengabaikan tanggung jawab mu sebagai seorang istri,layani suamimu dengan baik dan tulus, jangan ada dusta dan kebohongan dalam rumah tangga,jagalah keluarga kecil mu dengan kasih sayang dan kepercayaan,"nasehat Herwan.
tentu Dewi yang mendengar itu semua serasa di tampar,,ia salah telah membohongi Leon, bagaimana mungkin ia membohongi orang yang sudah mengambil tanggung jawab dunia dan akhirat atas dirinya,
Dy,, maafin Dewi,Dewi janji akan terbuka sama Deddy apapun itu,
batin Dewi.
***bersambung,,,
jangan lupa dukung terus karya author ,
dengan meninggalkan like vote dan komentar kalian biar author tambah semangat,,😀***
__ADS_1