Dewi Kampus Vs CEO Muda

Dewi Kampus Vs CEO Muda
ketakutan Rizka.


__ADS_3

sejenak gadis itu membeku menatap wajah teduh Arya,


Arya yang tengah sibuk memunguti barang yang berhamburan tanpa sadar bahwa dirinya sedang di perhatikan,


"maaf ya nona,,gue buru-buru,,"ucap Arya sembari meletakkan barang terakhir yang ia ambil,


Arya terdiam ketika menatap gadis itu yang tengah memperhatikan dirinya,


"hy,nona tidak apa-apa,,"tanya Arya sembari menjentikkan jarinya di depan mata gadis itu,


namun gadis itu buyar, salah tingkah sebab tanpa sengaja melamun tak karuan,


"eh,gak apa-apa,,"ia langsung berdiri.


tiba-tiba gadis itu mengulurkan tangannya,


"saya Rizka,,"ucapnya sembari tersenyum.


mau tak mau Arya menyambutnya,


"Arya,,"timpalnya singkat.


"Arey dalmeno,,"sambung Rizka.


"kamu bisa tau,,"jawab Arya.


sembari mengerutkan keningnya.


"siapa yang gak tahu anda,, sekertaris melegenda di kalangan duni bisnis, senang berkenalan dengan anda bay,,,"Rizka melangkah menjauh.


Arya yang masih tak sadar terus bergumam dengan perasaannya,


"kamu tinggal,"Arya melongo melihat punggung Rizka yang sudah keluar dari minimarket tersebut,


"pergi,,"keluh Arya, sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal,


"pak berhenti sebentar ya,,"ucap Rizka ketika mobilnya akan melewati taman kota.


Rizka keluar,


duduk di bangku taman yang menghadap kearah pemandangan malam yang begitu indah,,


"aku takut kak,aku takut hubungan ini rumit,,"rizka menghapus buliran air matanya yang jatuh,

__ADS_1


setelah pikirnya sedikit tenang ia beranjak kembali ke mobilnya,


sedangkan Leon yang baru tiba di rumah,ia melihat keadaan rumah yang sudah terlihat sepi, hanya tersisa beberapa pelayan yang masih sibuk,


"bik,,Dewi sudah tidur,,"tanya Leon.


"mungkin ketiduran di sofa sedari tadi mondar-mandir menunggu kepulangan tuan,,"jawab arsyi.


"memang kenapa harus segitunya,,"gumam Leon sembari bingung.


"kata nyonya hari ini ia kalah banyak,sebab tua Leon begitu memukau dan mempesona, nyonya Dewi tidak rela melihat mata semua gadis hampir copot karena melihat tuan,,"jelas arsyi.


"oh gitu ya,,,"Leon tersenyum mendengar penuturan arsyi,


jadi kamu cemburu baby,,aku suka itu,,


batin Leon


Leon menghampiri Dewi yang sudah memejamkan matanya,


"apa kamu terlalu lelah Hem, hinggaa ketiduran seperti ini,,"Leon mengangkat tubuh istrinya ke kamar mereka,


"sayang kamu sudah pulang,,"ucap Dewi yang baru sadar,


Dewi melingkarkan tangannya ke leher Leon, menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya,


setelah sampai Leon menurunkan Dewi pelan ketempat tidur, menyelimuti seluruh tubuh Dewi hanya menyisakan wajah cantik sang istri, yang tengah tertidur lelap.


Leon membersihkan diri terlebih dahulu barulah menyusul istrinya ke tempat peraduan yang membawa mereka mengembara ke duni lain,,


pagi harinya,Dewi membuka matanya dengan pelan, yang pertama kali ia lihat adalah wajah tampan sang suami,


"wajahnya sangat polos saat tertidur begitu, tapi bisa memukau semua gadis ketika di luaran,"gumam pelan Dewi,


Dewi mengeratkan pelukannya,tangan kecil itu melingkar di tubuh suaminya,


Leon sadar setelah ada yang menggangu ketenangan pusaka miliknya,


"sayang,,kamu membangunkannya,,!"ucap Leon dengan suara parau ciri khas orang bangun tidur,


"sitt, bagaimana kalau semua gadis tahu kelakuan Deddy mesum begini,,"celoteh Dewi.


"memang gak apa-apa Deddy mesum di depan semua gadis,,"tanya balik Leon.

__ADS_1


"eh,mana boleh,,"tukas Dewi.


"Deddy kayak gini cuma sama istri Deddy duang kok,"ujar Leon.


"Dewi gak rela,, semua mata menatap Deddy seolah sedang kelaparan, menemukan santapan yang mengguyurkan,"celoteh Dewi.


"emang benar kayak begitu,,Deddy gak lihat, yang Deddy lihat cuma wajah cantik istri Deddy apalagi baru bangun tidur sudah ngomel cemburu begini,"timpal Leon tersenyum.


wajah Dewi memerah setelah mendengar penuturan Leon,ia gak nyangka kalau Leon bisa menebak perasaannya,


kalau bukan saat ini wajahnya ia tenggelamkan di dada bidang Leon sudah dipastikan Leon bisa melihatnya dan akan menggoda dirinya kembali,


"Dy, Dewi berencana ingin melanjutkan kuliah Dewi, menurut Deddy bagaimana,,?"tanya Dewi.


"gimana apanya sayang,,"timpal Leon.


"Deddy setuju tidak,,"sambungnya.


"oh itu,, Deddy terserah kamu saja,kalau kamu benar-benar ingin melanjutkan kuliah kamu,Deddy akan urus semuanya,tapi ingat jangan sampai berurusan sama anak pak Angga itu,,"tutur Leon.


"Deddy kenal Kalis,,"tanyanya dengan menatap sinis Leon.


Leon yang merasa keceplosan akhirnya merasa salah tingkah,


"Deddy kenal Kalis,,"tanyanya lagi.


akhirnya Leo mengangguk,


"saat makan malam di rumah pak Angga,Deddy gak nyangka pak Angga melibatkan anak gadisnya dalam urusan bisnis,,"jawab Leon.


"maksud Deddy,,?"


"iya,, kemaren Kalis berencana menggoda Deddy ketika Deddy pergi ke kamar kecil,masa pakai membuka bajunya segala di depan Deddy,Deddy sadar itu semua adalah jebakan untuk deddy,,"jelas Leon.


mimik wajah Dewi langsung berubah muram,


menatap curiga wajah suaminya,


tiba-tiba Dewi beranjak dan menghilang di balik pintu kamar mandi,


Leon tahu kalau Dewi sedang marah,ia membiarkan pikirnya Dewi tenang kembali barulah ia akan menjelaskan segala sesuatunya,


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2