Dewi Kampus Vs CEO Muda

Dewi Kampus Vs CEO Muda
kerjasama


__ADS_3

di sebuah apartemen yang mewah,defy mengacak-acak rambutnya akibat kemarin rencananya gagal akibat Dewi datang kekantor Leon, beberapa bulan terakhir lelaki kekar yang selalu membuat ia tergila-gila dengan permainannya, kini enggan untuk menyentuhnya,


yang membuat ia mencari laki-laki lain untuk memenuhi hasratnya,


"dasar wanita ******,kalau bukan karena ia datang kemarin, pasti Leon kembali menjadi milikku,aku sudah berusaha payah untuk menggodanya,ihh awas kamu Dewi"celotehnya frustasi,


saat adegan ciuman panas yang Dewi temui kemarin tidak seperti kenyataan,


defy yang selalu memancing hasrat pria tampan itu,


sekuat-kuatnya Leon menolak,namun namanya juga pria normal di suguhkan pemandangan yang indah,


defy menelpon seseorang untuk bertemu,dari informasi yang ia dapatkan Dewi pernah mempunyai kekasih yang bernama Vito mereka saling mencintai satu sama lain,


jadi ia memutuskan untuk bertemu dengan Vito,


defy mendatangi apartemen milik Vito, laki-laki itu menyambut defy dengan sopan,ia mempersilakannya masuk,


defy terpanah pertama kali melih Vito, menurutnya lumayan tampan,tinggi,putih dan memiliki lesung pipi yang menambah nilai tersendiri buat Vito,


baik juga Nic selera Dewi, batinnya.


"ada apa gerangan,, aktris cantik seperti anda,ingin bertemu dengan orang biasa seperti ku,,"tutur ramah dan lembut Vito


"to the point' saja,maksud dan tujuan ku datang kemari ingin bertanya mengenai hubungan antara kamu dan Dewi,,"jelas defy tanpa basa-basi,


"itu,,,untuk sekarang aku sudah mencampakkannya, karena hubunganku dengannya hanya sebatas dendam semata,"jelas Vito,


bagus juga Nic,aku bisa manfaatkan kesempatan ini,batin defy,


"apa kamu tau sekarang tentang Dewi"tanyanya lagi


"aku tidak ingin tau lagi seperti apa perempuan itu"balas Vito


"tapi aku punya rencana untuk berkerjasama dengan anda,aku akan bayar mahal jika rencananya berhasil"defy menawarkan kerjasamanya.


"tak usah berbelit-belit, sampaikanlah apa itu maksud dan tujuan anda kemari,,"Vito penasaran,

__ADS_1


"sekarang Dewi sudah menikah dengan kekasihku Leon,aku ingin mereka berpisah dan Leon membenci wanita sok suci itu, mereka menikah bukan karena saling mencintai melainkan sebuah komitmen antara Dewi dan Aisyah, bibinya leon"jelas defy


Vito menimbang-nimbang keinginan defy,


"baiklah jikalau seperti itu permasalahannya,kamu tak usah kuatir,Dewi sangat mencintaiku,aku yakin hingga sekarang ia pasti belum bisa melupakan ku"ujar Vito


"oke,aku tunggu kabar darimu selanjutnya"defy melangkah keluar dengan kacamata hitam yang melekat menutupi matanya.


di karenakan hari ini adalah hari libur,Dewi menyibukkan diri mengurus taman mininya yang di penuhi oleh bunga mawar putih kesukaannya,


sesekali ia terlihat bicara pada bunganya selayaknya manusia,


semua aktivitas Dewi tak luput dari pengawasan seseorang di sana, Leon begitu memperhatikan istri kecilnya dari atas balkon kamar mereka,


tiba-tiba ponsel Dewi berdering,


📱."ya hallo,,,"Dewi menerima telponnya


📱."wik,ini aku vito,bisa kita bicara sebentar,,?"


📱." sorry,,,aku tak ada waktu,,"Dewi memutuskan panggilannya,


✉️, maaf,,beri aku kesempatan untuk memperbaiki kesalahan ku,aku menyesal,dan aku baru menyadari bahwa aku tak bisa melupakan mu, melupakan semua yang telah kita lalui bersama,


datanglah ke kafe biasa,aku akan mengembalikan semua yang memang bukan hak ku,,Vito


Dewi langsung bergegas ke kamarnya,


ia mengganti pakaian bersiap-siap untuk pergi menemui Vito,


setelah sampai di sebuah kafe,Dewi melihat Vito yang tengah duduk menantinya, membawa sebuket bunga yang indah di tangannya,


"wik, untuk kamu,sebagai pertanda permintaan maaf ku padamu"tutur Vito lembut.


"aku datang bukan untuk itu vit, buktikan jika memang benar-benar menyesal, kembalikan apa yang telah kamu rampas dari keluarga ku"jawab Dewi penuh dengan penekanan, meskipun selembut apa Vito berucap,namun masih terngiang di telinganya saat Vito berucap kasar padanya,


sehingga meninggalkan bekas luka hingga sekarang belum sepenuhnya sembuh.

__ADS_1


Vito meraih tangan Dewi yang ada di atas meja dengan lembut dan hangat,


"aku janji wik,tapi aku mohon maafkan aku,aku betul-betul menyesal,aku memang pria bodoh,mencampakkan permata yang telah ada di genggaman"keluh Vito mendesah,


Dewi menarik tangannya pelan,"untuk itu,aku akan memikirkannya lagi"ucap Dewi dan segera beranjak dan pergi,


setelah kepergian Dewi, Vito mengulum senyum karena merasa menang,bisa di lihat dari matanya Dewi belum bisa melupakannya sepenuhnya,hal tersebut bisa melancarkan semua rencananya dengan defy,


di rumahnya, Leon yang tengah santai menyeruput secangkir kopi di sudut kolam berenang,


tiba-tiba mendapat sebuah pesan yang berisikan foto- foto Dewi yang sedang bermesraan dengan mantannya di sebuah kafe, dengan kesal Leon membanting cangkir kopi yang ia pegang,ingin sekali ia meluluh lantakkan semua barang yang ada untuk meluapkan emosi yang tengah ia rasakan,


ketika Dewi pulang, wanita ini celingak-celinguk mencari seseorang namun matanya tak kunjung menemukan,


ia dengan santai berjalan menuju kamarnya dengan Leon di lantai atas,


saat hendak membersihkan diri,ia melihat lambaian gorden tertipu angin pertanda ada seseorang di sana, Dewi tertegun melihat sosok suaminya Tenga berdiam diri menyasap sebatang rokok di tangannya dengan rakus,


"ternyata dugaan ku benar,kamu tak ada bedanya dengan yang lain,,"ucap Leon yang menyisakan sebuah pertanyaan di benak Dewi,


Dewi yang tidak mengerti apa-apa langkahnya terhenti ketika hendak mendekati Leon,


"apa maksudmu,,,?"Dewi penasaran,


"apakah pantas kamu bertanya seperti itu padaku,tanyakan pada dirimu sendiri apa yang tengah kamu lakukan di luar sana"


"tapi,aku tidak melakukan apa-apa,,!"


barr,,,,,,


Leon membanting sebuah guci besar, hingga menjadi puing-puing ya tak berarti lagi,


emosinya tak terkendali lagi, saat keduanya cekcok sebuah tamparan keras mendarat di pipi Dewi,


Leon yang tidak sadar telah melakukan itu pada Dewi, menyesali ia memukul kan tangannya ke dinding hingga terluka dan bercucur darah,


"Leon hentikan,aku mohon"Dewi terisak-isak melihat suaminya menghukum dirinya sendiri seperti ini..

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2