Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 01


__ADS_3

Pier merupakan laki-laki yang begitu keren, dan baik hati, tidak lupa juga dia merupakan sosok yang penyayang dan penurut tapi kekurangnya pier adalah orang yang emosional. Dia juga merupakan seorang pengusaha yang kaya raya namun baginya harta dan status itu tidak penting yang penting baginya adalah Cinta karena baginya harta, perusahaan adalah milik orang tuanya bukan miliknya dia hanya bernaung di bawah nama orang tuanya, tanpa orang tuanya dia bukan siapa-siapa.


suatu hari orang tuanya menghubungi pier untuk menyampaikan sebuah kabar tentang perjodohan. perjodohan itu merupakan kabar buruk bagi pier dan merupakan mimpi yang seram. karena bagi pier dia tidak ingin pernikahannya dijodohkan tapi dia ingin pernikahannya atas dasar cinta dan dia yang memilih bukan orang tuanya apalagi yang nanti menikah adalah pier bukan orang tuanya. pier merupakan sosok yang keren dan kaya pasti wanita yang mau dijodohkan papanya itu akan tetap mau menikah dengannya,


**tlp pun berdering**


papanya pier : kamu di mana nak??


pier : di kantor pa, ada apa papa tlp?


papanya pier : papa ganggu kamu tidak? ada hal yang harus papa bicarakan sama kamu.


pier : tentang apa pa?(sambil bergumam dalam hati apa si yang mau di sampaikan papa?)


papanya pier : papa mau jodohin kamu. sama anak kolega papa


pier : apa!!? papa baik- baik saja kan? papa gak lagi serius kan pa? papa lagi bercandain aku kan pa?


papanya pier : tidak nak.

__ADS_1


papa lagi serius pokoknya papa tidak mau tau kamu harus tunangan sama dia.


pier : (bergumam dalam hati apakah masih ada jaman siti nurbaya? aku pikir sudah tidak ada jaman sepeti itu lagi) pa boleh tidak kita bicarakan nanti aku masih di kantor, dan masih banyak kerjaan yang harus aku selesaikan.


papanya pier : baiklah.** telfon pun terputus**


setelah selesai menerima telfon dari papanya pier pun memikirkan omongan papanya tadi, bagaimana bisa papa mau jodohin? apakah wanita di dunia ini sudah tidak ada lagi sampai-sampai papa harus jodohin aku.


pier pun lanjut bekerja tapi selalu tidak fokus disisi lain dia memikirkan keinginannya yaitu menikah atas dasar cinta bukan perjodohan dan disisi lainnya pier tidak tau bagaimana sikap dan sifat wanita pilihan orang tuanya.


semuanya serba berantakan pekerjaan yang semakin banyak dan papa merepotkanku dengan hal yang tidak perlu dilakukan sekarang.


** emangnya dunia ini sudah mau punah apa? atau wanita diluar sana sudah mau punah juga atau angka kelahiran dan kehidupan wanita uda nenurun? sehingga perjodohan langkah paling tepat, camon pa ini bukan jaman siti nurbaya lagi. keinginan papa selalu aku turutin, masuk kuliah yang bukan keinginanku tapi keinginan papa tapi semua ku lakukan aku gak mau papa anggap aku anak nurhaka ucap pier pada dirinya sendiri.


pier : siapa?


lia : pak handro pak.


pier : suru aja tungguin saya di ruang tamu.

__ADS_1


lia : baik pa


**ngapain lagi si dia ke sini, nyari ribut muluh ucap pier


handro adalah lawan bisnis pier yang begitu licik dan curang dalam berbisnis apa saja dia bisa lakukan demi bisa mengalahkan dan menjatuhkan perusahaan pier.


pier pun keluar ruangan untuk menghampiri handro


pier : ada apa ke sini? berani sekali kamu datang ke kantorku


handro : sabarlah aku datang kesini dengan tujuan yang baik cuman mau memberikan undangan buat kamu.


pier : undangan apaan?


handro : aku mau menikah kamu hadir ya. kesampingkanlah dulu urusan bisnis kita, ini hari bahagiaku jadi kamu harus hadir. setelah itu baru kita berbisnis lagi sambil cekikan


pier : baiklah


handro : oke aku permisi ya,

__ADS_1


pier : iya


jangan lupa datang, ucap handro sambil berjalan


__ADS_2