Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 04


__ADS_3

setelah mereka selesai makan dan pier pun kembali ke kantor selama perjalanan balik ke kantor dia selalu memikirkan bagaimana bisa wanita yang akan jadi istrinya kelak adalah wanita yang dulu berselingkuh dengan pria lain dibelakangnya dan mencampakan dia.


sesampai dikantor lia pun menghampiri pier dengan dokumen pier pun lanjut bekerja setelah semua selesai dia pun pulang.


seperti biasa jika hari sabtu pier nongkrong sama teman-teman motornya meski dia tau dia lelah tapi hanya itu yang membuat dia lebih enjoy dan tidak memikirkan pertemuan dia tadi dengan azisa.


karena di hati pier tidak ada lagi namanya azisa pier sangat membencinya bahkan ketika azisa ketahuan selingkuh pun pier mengutuknya dan tidak ingin bertemu dengan azisa dalam bentuk orang lain. karena dia sangat membenci yang namanya perselingkuhan. semenjak azisa berselingkuh dan mencampakannya pier pun berubah menjadi pria yang begitu playboy banyak wanita yang mendekatinya dan banyak pula menjadi wanita simpanannya dia ingin membalaskan sakit hati yang dia terima dari azisa.


*begitulah pria jika dia sudah sangat mencintai seseorang dengan tulus maka dia akan seperti itu jika dikecewakan apalagi diselingkuhi*


**Rumah azisa**


mbok ina : Non, tadi ada den rangga kemari nyariin non. (Rangga adalah pacarnya Azisa)


azisa : terus mbok bilang apa ke rangga?


mbok ina : mbok bilang tidak ada non. nonnya lagi keluar terus den rangga balik non.


azisa : oke mbok. makasi ya


mbok ina : iya non.

__ADS_1


azisa : mbok tolong ya buatin aku jus dan anterin ke kamar ya.


mbok ina : baik non


azisa pun senang, karena pria yang dijodohin orang tuanya adalah pria yang dulu sangat mencintainya dia pun berpikir bahwa pier masi mencintainya karena selama yang dia dengar setelah putus pier tidak dengan siapapun hanya sibuk bekerja dan hanya main-main sama cewek tidak satupun yang dia ajak serius.


azisa pun membersihkan tubuhnya setelah selesai dia pun keluar dan meminum jus yang dibawakan mbok ina saat dia sedang mandi.


**dering telfon pun berbunyi**


ternyata rangga menelfon azisa pun mengangkatnya.


Rangga : kamu dari mana sayang? kenapa mas hubungin kamu selalu dirijek?


Azisa : Aku tadi lagi sibuk sedikit mas, kata mbok mas ke rumah? kenapa mas ke rumah? mas kan tau bapak tidak suka hubungan kita. kalau tadi ketemu bapak gimana?


Rangga : iya iya mas minta maaf habisnya mas hubungin kamu tidak bisa. jadi mas ke rumah


Azisa : iya sudah mas aku capek. aku mau istirahat sebentar. **langsung dimatiin telfonnya**


Azisa pun berpikir bagaimana caranya bisa putus sama rangga karena dia sudah tau bahwa pier merupakan anak pengusaha terkenal dan ternama dan pier juga memiliki perusahaan sendiri sekarang bahkan tidak kalah menariknya adalah dia begitu keren dari sebelumnya sambil berpikir azisa ketiduran.

__ADS_1


disisi lain, pier sudah bertemu teman-teman motornya dan membicarakan planing mereka besok kemana.


tiba-tiba telfon pier berbunyi ternyata dari papanya


(gumamnya pier dalam hati pasti mau nanyain pertemuan kita tadi malas banget bahasnya)


pier mengangkat telfonya :


pier : hallo paa..


pak Ali : kamu dimana. gimana pertemuan tadi? kamu ketemu anak pak bambang tidak? jangan bilang tidak dan jangan kamu beralasan kerjaan banyak jadi tidak sempat.


pier : ketemu kok pa. cuman tidak lama kenalan saja terus saya balik soalnya banyak kerjaan tadi.


pak ali : terus gimana menurut kamu? cantik tidak orangnya?


pier : iya paa( bergumam dalam hati, kenapa harus azisa si)


pak ali : iya sudah papa tungguin dirumah


pier : baik paa.

__ADS_1


__ADS_2