Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 22


__ADS_3

***


Setelah lia keluar ruangan pier dan memberitahukan pada seluruh karyawan untuk meeting sekarang, seluruh karyawan kebingungan karena gak biasanya tiba-tiba seperti ini biasanya kalau meeting sejam sebelumnya sudah diinformasikan.


setelah semuanya bergegas ngumpul di ruangan meeting lia langsung berpesan, jika sebentar nanti akan ada nada yang berbeda dan jangan melakukan kesalahan saat meeting.


semua karyawan mulai takut dan mulai bertanya kenapa? lia hanya menjawab singa lagi bangun dari tidurnya. karyawan semua tau jika disebut singga, semua karyawan tenang dan lia pun keluar memanggil pier.


" permisi pak, semua karyawan sudah diruangan meeting." ucap lia


" iya " jawab pier singkat dengan nada suara yang masih kesal


" baik pak, saya permisi duluan "ucap lia


kembalinya lia kedalam ruang meeting dan duduk dengan tenang, sebelum singa memasuki ruang meeting. "gila , kali ini bos semarah itu " ucap lia dalam hati


(door bunyi pintu terbuka) pier masuk ruangan dan semua karyawan hanya menunduki kepala tanpa berbicara.


" pagi semua " ucap pier


serentak semua mengakat kepala dan menjawabnya " pagi pak "


" lia dimana sampelnya? bawa ke sini " ucap pier sambil memerintah


" baik pak, saya permisi sebentar untuk mengambilnya " ucap lia sambil bergegas keluar mengambil sampel tersebut.


sedangkan di dalam ruangan semua hanya terpaku diam gak ada yang berani berbicara,


" kalian tau kenapa saya kumpulkan kalian disini? " ucap pier sambil bertanya

__ADS_1


" gak tau pak " ucap seluruh karyawan


" saya mau kalian semua gak ada yang main-main lagi kerja yang serius, jika saya liat ada yang main dengan pekerjaan silakan keluar dari perusahaan ini" ucap pier tegas dengan penuh amarah


" baik pak " ucap seluruh karyawan


lia masuk ke ruangan meeting dengan membawa beberapa sampel dan menyerahkannya pada pier,


" pak ini sampelnya "ucap lia


" naru di meja kenapa kamu megang." ucap pier dengan nada marah


" baik pak, maaf" ucap lia


(gumam dalam hati lia, pagi tadi bos cuman makan nasi goreng bukan makan empela kok jadi singa pagi-pagi, hari ini kita gak bakalan luput dengan suara marah-marah itu. buat baik dan gak salah juga nada akan tetap sama nasib nasib )


" ini ada beberapa sampel didepan kalian, silakan dicoba dan segera berikan jawaban buat saya dan yang harus mencoba ini perempuan bukan laki-laki, tapi ini khusus untuk 2 orang mencoba saja buat yang berkulit berminyak atau memiliki efek mattifying dan normal jadi saya hanya butuh 2 orang mencoba ." ucap pier sambil menyedorkan sampel tersebut


" pak tapi kita sudah make up, apakah harus dihapus make upnya" ucap salah satu karyawan perempuan


(lia menepok jidatnya dengan telapak tangan sambil bergumam astaga nyari masalah ini anak, kenapa bisa nanya gitu padahal tadi aku uda ngasih tau)


saat salah satu karyawan wanita berbicara seperti itu semua karyawan memandangnya dengan wajah penuh kekesalan.


" taruh itu sampel dan kamu boleh keluar dari ruangan ini." ucap pier sambil memerintah


" saya minta maaf pak " ucap karyawan wanita tersebut


" kamu tau, kamu digaji! kamu difasilitaskan! dan kamu bekerja juga diperusahaan ini bukan di tempat lain yang kamu harus bertanya apa make up mu harus dihapus ataukah tidak!! kamu bekerja disini berarti jika saya suruh kamu coba produk kamu sendiri apa kamu tidak akan lakukan?! kalau kamu merasa berat menghapus make up kamu. maka aku dengan ringan bisa keluarkan kamu !!" ucap pier dengan nada marah

__ADS_1


" maaf pak " ucap karyawan tersebut


" apakah kamu sulit make up lagi?! jika kamu sulit make up lagi katakan biar saya panggilkan orang salon. ataukah kamu tidak membawa make up kamu? setiap hari kamu pun tiada henti memandang wajah kamu dicermin dan make up bahkan dikantor, itu kamu mudah melakukannya kenapa sekarang untuk produk kamu sendiri kamu gak mau melakukannya. " ucap pier sambil bertanya dengan marah dan mulai kasar


" saya tadi juga sampaikan bahwa saya hanya butuhkan 2 orang untuk mencobanya. saya butuhkan yang merasa kulitnya berminyak atau memiliki efek mattifying mencoba dan kulitnya normal juga mencoba. apa kamu kulit berminyak atau memiliki efek mattifying atau normal? " tanya pier pada karyawan itu kembali


" kulit saya normal pak" jawab karyawan tersebut


" ya sudah kamu gak usa coba, biar orang lain saja, yang merasa kulit berminyak dan yang normal boleh di coba sekarang saya ingatkan kembali saya hanya minta 2 orang yang kulit normal dan berminyak atau memiliki efek mattifying !! paham kalian " ucap pier dengan nada marah dan kesal


***


wajahnya mulai memerah karena marah, dan itu membuat semua karyawan bungkam seribu bahasa.


lia pun tak berani memandangnya kedua karyawan yang merasa kulitnya berminyak dan normal mulai membersihkan wajah mereka dengan pencuci make up yang ada di meja meeting tersebut.


karena diruang meeting karyawan selalu disediakan pencuci muka dan kapas, diletakan dimeja meeting supaya mudah karyawan membersihkan make upnya dan mencoba produk mereka.


setelah kedua karyawan membersihkan muka dan mencoba sampel, mereka pun mulai menanggapi produk tersebut karena produk yang mereka mencoba adalah foundation dan pelembab wajah.


karyawan yang memiliki kulit berminyak sebut saja si A dan karyawan memiliki kulit normal sebut saja si B setelah menunggu mereka mencoba akhirnya si A menanggapi produk mereka


" pak menurut saya untuk kulit saya yang berminyak pelembabnya bagus cocok buat kulit saya pak sedangkan foundationnya memiliki tekstur yang lebih cair seperti ini bagus pak, bisa membuat kulit lebih glowy yang penting dengan coverage yang baik sehingga nanti riasan kita akan terlihat sempurnah. apalagi kalau kita set foundationnya dengan bedak tabur matte untuk menahan minyak pada wajah" ucap karyawan si A


" pak menurut saya kalau pelembab untuk kulit normal seperti saya juga cocok pak, karena ringan pak. jadi pelembab ini bisa digunakan untuk kulit berminyak dan normal pak. kalau soal foundation saya setuju dengan si A pak karena apa yang disampaikan benar pak, lagian beliau juga sering make upin orang acara atau wisudah pak. jadi pasti lebih tau dan paham pak" ucap si B


(semua pun menepuk tangan)


" oke baik, terima kasih semuanya sudah berkumpul disini dan telah meriview produk kita sendiri. semoga produk kita ini ketika kita lounching dipasaran nanti bisa sukses.

__ADS_1


"Amin" ucap seluruh karyawan


"oke untuk kalian berdua setelah ini ikut ke ruangan saya, yang lain boleh kembali bekerja" ucap pier


__ADS_2