
***
Sampailah mereka dirumah pier, mereka pun masuk kedalam rumah. pier pun masuk ke kamar dengan niska, melihat niska yang begitu sexy membuat pier gak tahan untuk membiarkan niska begitu saja. pier langsung mengeluarkan jurusnya,
" apa aku bisa melakukannya? " tanya pier
" lakukan apa? jangan macam-macam kamu mas!..." jawab niska
" kenapa? " tanya pier
" gak. aku gak mau mas " jawab niska
ditolak niska pier langsung membalik belakang dari niska dan langsung tidur, niska tau pier gak bisa melakukan lebih dari yang dibayangkannya karena selama mereka pacaran pier gak pernah sentuh melebihi.
pier hanya lakukan ke niska sebatas menciumnya tapi gak menudurinya. niska pun bertanya mas apa kamu gak berpikir menikah?
" gak !! " jawab pier ngambek
" kok gitu..." tanya niska
" ya karena belum kepikiran kesana aja, belum ada yang pas.." ucap pier
" kamu mau nyari yang gimana lagi mas? " tanya niska sambil memeluk pier
" ya seperti dulu, kriteriaku dari dulu gak berubah. cukup mencintaiku, menyayangiku, menerima kekuranganku itu aja..." jawab pier
" apa aku gak dalam kriteria itu mas ? " tanya niska
" belum seutuhnya " ucap pier
" oh gitu " ucap niska
" kamu tau kan nis, aku kekurangan cinta dan sayang dalam hidupku. makanya kenapa aku selalu menjalin hubungan meminta untuk dicintai dan disayangi dengan tulus, dan menerima kekuranganku... " jawab pier sambil memejamkan matanya
__ADS_1
" mas, aku dengar dari sahabatku yang juga sahabat azisa. bahwa orang tua mas dan azisa menjodohkan kalian berdua ya mas?? " tanya niska
" ya begitulah, tapi aku gak setuju. kamu tau kan? aku tak bisa apa-apa jika gak nurut sama bokap semua akan balik menentangku. dan aku cuman sendiri gak bisa lawan keegoisan mereka," jawab pier sambil balik memeluk niska
" mas aku selalu ada untukmu jangan merasa dirimu sendiri, tetaplah menjadi pria yang baik dan penyayang, aku tau dalam hatimu penuh dengan cinta bagi orang yang benar-benar mas cintai. aku sangat berharap aku ada di dalam situ,..." ucap niska
" ayo tidur aku capek dan butuh istirahat..." ucap pier mengalihkan pembicaraan
niska pun memeluk pier dan memainkan bulu dada pier, sambil menggoda. " mas kata orang kalau bulu dada banyak itu tandanya nafsu..." ucap niska sambil menarik-narik bulu dada pier
" pedis itu nis, aku gak tau karena belum coba sampai mana tingkat nafsuku. aku akan tau tingkat nafsuku jika kau menginjinkan aku melakukannya. baru aku tau bahwa yang dikatakan orang itu benar atau gak... " ucap pier membalas ucapan niska
" dasar gila, aku cuman bilang. aku motong ya mas bulu dadamu..." tanya niska
" jika kamu sedang rajin, lakukanlah aku mau tidur aku capek..." jawab pier
" dimana guntingnya mas? " tanya niska
" liat aja di situ, kayaknya dibupet " jawab pier
" mas boleh aku menggungting dengan isinya ? " tanya niska sambil ketawa
" gila aja kamu " jawab pier
" lain kali digunting mas, biar gak terlalu lebat bulunya" ucap niska
" iya entar, kalau punya istri " jawab pier
setelah selesai menggunting bulu dada pier, niska menaru gunting dan membuang bulu dada yang ia gunting.
" tuh, uda bersih mas..." ucap niska
" iya, makasi " ucap pier sambil matanya tetap ketutup
__ADS_1
" mmuuaaahh " cium niska pada bibir pier
" apa kamu lagi memancingku nis? hati-hati jika aku tak tahan maka kamu bisa dalam bahaya nis," ucap pier
" muah muah muah... rasanya masi sama, rasa strawberry hahaha " cium niska pada bibir pier sambil menggoda
pier pun tak tahan dan balik mencium bibir niska. niska membelalakkan matanya karena terkejut.
"mmm...mmm.." niska berontak dan memukul dada pier
" apa? " tanya pier setelah melepas ciumannya
" napasku bisa habis mas " ucap niska
" apa salahnya jika aku membunuhmu dengan cara mencium tanpa memberikan jeda. lagian kamu yang menggodaku dan sekarang aku menginkannya " balas pier lalu mencium niska kembali.
pier pun melumatnya dan memasukan lidahnya ke mulut niska. itu semakin membuat niska menikmati apa yang dilakukan pier padanya, tiba-tiba pier melepaskan ciumannya.
" kenapa mas? " tanya niska
" gak. aku uda selsai... " ucap pier
" cuman segitu mas? " tanya niska kembali
" iya. cuman segitu, mau yang gimana lagi? " ucap pier
"ya udah, aku pikir mungkin ada yang lebih dari itu mas.." ucap niska sambil menggoda
" akan ada saatnya, aku akan lepas semua nafsuku dan keinginanku pada seseorang yang aku cintai " ucap pier sambil memeluk niska yang lagi ada dalam pelukkannya
" iya mas , aku ini hanya tempat pelampiasanmu " ucap niska sambil menangis
" kau bukan tempat pelampiasanku nis, kamu wanita yang baik " ucap pier sambil menenangkan niska
__ADS_1
tanpa sadar mereka berdua pun ketiduran...