Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 95


__ADS_3

***


pier pun mulai khawatir dengan keadaan istrinya apalagi ia sedang mengandung anak mereka, pasti akan ada naik dan turun suasana hatinya..


" sayang, ayo buka pintunya.." ucap pier


" aku benci kamu " jawab pritty dari dalam


" sayang, ayo buka pintunya. kita bisa bicarakan hal ini.." ucap pier

__ADS_1


" apa yang kamu mau bicarakan lagi.. kamu membohongiku, " ucap pritty


" aku gak membohongi kamu, kamu dengarin aku dulu.. buka pintunya" ucap pier


pritty pun membuka pintu kamar, pier pun masuk ia ingin memeluk istri kecilnya itu tapi pritty menolak.. ia pun duduk di samping pritty dan menjelaskan yang terjadi..


akhirnya maret aku menikahinya, tapi aku gak pernah tidur sekamar dengan dia atau bersetubuh dengan dia seperti aku lakukan dengan kamu. " ucap pier sambil berdiri dan berjalan menuju jendela kaca yang ada di kamar mereka


" kamu tau, aku gak pernah mencintai seseorang seperti aku mencintaimu. dan berkomitmen denganmu, selama aku dengan wanita lain pun aku gak pernah menyentuh mereka.. tapi semenjak pertama kali aku melihat kamu, aku rasakan yang berbeda aku ingin memilikimu seumur hidupku, ingin menua denganmu, memiliki banyak anak, yang akan ku ajak bermain di pundakku sambil mengelilingi rumah ini.." ucap pier yang kembali berjalan menuju pritty dengan matanya yang mulai berkaca

__ADS_1


ia pun duduk dan memegang ke dua tangan pritty " aku tau ini kesalahanku, ini sebuah kebohongan, tapi apa daya aku. aku tidak menginginkan pernikahan itu aku juga ingin bahagia, dan bahagiaku adalah bersamamu. berada dekat kamu itulah hal yang membuat aku bahagia, semenjak menikah pun aku meninggalkan rumah orang tua dan tinggal di sini, ya dirumah ini selama berbulan-bulan sebelum aku mengenalmu. dan aku masih disini dengan kamu, dan kehidupan kita sekarang akan ada lagi kehidupan yang lain diantara kita. " ucap pier


" aku tiap kali dekat wanita itu aku hanya akan membenci dan mengutuknya. bahkan aku tidak pernah membiarkannya mengurusi kehidupanku, baik itu perihal dalam kebutuhan tubuhku bahkan nafsuku sekalipun aku tidak mengizinkannya. aku pun di jebak untuk secepatnya menikah dengan ia, karena ia hamil anak pacarnya dan ia mengatakan itu anakku. sebagai orang tuaku pasti mereka tidak ingin nama baik di cemarkan olehku meski kebenarannya aku tidak melakukan hal itu. tapi aku tetap harus melakukannya demi menjaga nama baik orang tua ku apalagi kami waktu itu sudah tunangan, itu membuat orang tua ku yakin jika anak yang ada dalam rahimnya adalah anakku.." ucap pier


pritty hanya diam dan mendengar tiap perkataan pier, ia pun hanya bisa menangis untuk mewakili kekecewaan dan kemarahannya.. pier pun ikut menangis bersama istrinya karena ia tau ia salah,


" kamu berhak marah, kamu berhak kecewa apapun yang ingin kamu lakukan untukku lakukanlah.. " ucap pier pada pritty


pier hanya menangis dan meminta maaf pada pritty tapi dalam hati kecilnya selalu bertanya " apakah air mata dan tangisannya bisa menyembuhkan lukanya lagi " tidak " pier hanya menangis dan berdiri dari hadapan pritty. hatinya pun sangat sakit mengingat hubungannya yang tidak mulus. sampai kesedihan itu terbawa tidur

__ADS_1


__ADS_2