Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 111


__ADS_3

***


keesokan paginya pier pun bersiap- siap ke kantor. seperti biasa pritty membuatkannya sarapan dan juga bekal,


setelah selesai membuat sarapan ia menghampiri pier di kamar, sesampai di kamar pritty melihat pier yang sedang mengikat dasinya.


pritty pun segera melerainya dari tangan pier, pier pun melarang.


" gak usah , aku bisa ikat kok. kamu kan lagi hamil aku gak mau kamu naik di bangku, kalau jatuh gimana? jadi biarkan aku saja yang ikat.. " ucap pier sambil berjalan menuju depan cermin


" sini, biar aku yang ikat. " ucap pritty sambil menarik badan pier ke arahnya


" kamu ini " ucap pier sambil melepaskan tangannya dari dasi


pritty pun mengikat dasinya, tapi kali ini ia tidak menaiki bangku melainkan pier yang tunduk duduk di tempat tidur dan membiarkan pritty mengikat dasi.


setelah selesai pritty pun memerintah pier segera keluar sarapan, pier pun lanjut merapikan rambutnya.


1 menit kemudian pier pun keluar menghampiri pritty yang sedang duduk menikmati segelas susu yang ada di tangannya,


" ayo sarapan, dan itu bekal buat kamu.." ucap pritty sambil menunjuk bekal di hadapan pier


" makasih ya, " ucap pier sambil menikmati sarapannya

__ADS_1


" terus sebentar kita jadi ke dokter gak? " tanya pritty sambil meminum susu


" jadi dong, masa gak. aku itu gak sabar tau jenis kelamin anak kita, jadi pastinya jadilah kita ke dokter. entar aku yang pergi daftarkan nama kamu duluan, biar kita gak antri lama-lama lagi.." ucap pier sambil memasukan makanannya ke dalam mulut sedikit demi sedikit


" yah sudah, kalau sudah hubungin aku. biar aku siap-siap juga, " jawab pritty sambil menikmati sarapannya


" iya , entar aku hubungin kok.. " jawab pier


setelah 10 menit pier dan pritty sarapan, pier pun pamit pada pritty untuk segera ke kantor..


" aku jalan ya, kamu hati-hati di rumah kalau butuh apa-apa hubungin aku saja. gak usah kamu keluar rumah, " ucap pier sambil mengecup puncak rambut pritty


" iya, kamu hati-hati ya. jangan ngebut, " jawab pritty sambil jalan mengantar pier ke depan rumah


setelah itu pritty pun kembali masuk ke rumah, dan pier langsung melajukan mobilnya ke kantor..


pier yang melihatnya langsung memberhentikan mobilnya, dan langsung menghampiri niska..


" nis, kamu kenapa? kenapa kamu di jalan sendirian gini, ada apa? " tanya pier sambil memegang bahu niska


" gak, ini mobilku mogok. makanya aku tadi telpon orang bengkel tapi belum juga nyampe, padahal aku udah nelponnya 20 menit yang lalu.. " ucap niska dengan kesal


" ya udah mana aku liat, siapa tau bisa... " ucap pier sambil memeriksa mobil niska

__ADS_1


niska pun membiarkan pier memeriksa mesin mobilnya, sambil ia berdiri di samping pier..


" gimana? apa ada masalah? " tanya niska penasaran


" ini aki kamu bermasalah, harus beli baru akinya kalau gak, gak bakalan jalan mobil kamu. telpon mobil derek deh terus bawa ke bengkel, kamu mau ke mana? biar aku antarin sekalian aja.. " ucap pier sambil menutup kap mesin mobil.


" aku mau ke universitas XXX , aku lagi di undang di sana jadi moderator.. " ucap niska sambil mengambil tas di dalam mobilnya


"ya udah aku antarin, tapi kamu telpon dulu orang bengkelnya terus derek mobil kamu.. " ucap pier


niska pun menuruti saran pier, ia langsung menelpon orang bengkel untuk menderek mobilnya. setelah selesai menelpon niska pun masuk ke mobil dan duduk menunggu orang bengkel.


selama 20 menitan niska dan pier menunggu akhirnya mereka datang dan menderek mobil niska, niska dan pier pun langsung meninggalkan orang bengkel yang mengatasi mobil niska, pier melajukan mobilnya karena ia juga merasa telat ke kantor.


setelah tiba di universitas XXX niska pun turun, ia mengucapkan terima kasih pada pier. pier pun langsung melajukan mobilnya meninggalkan niska yang masih berdiri melihati ia.


setiba di kantor , ia langsung di sambut lia..


" pak dari tadi pak niko telah menunggu bapak di ruang meeting.. " ucap lia sambil berjalan mengikuti pier


" apa sudah lama ? " tanya pier sambil membuka ruang kerjanya


" ia pak, sudah setengah jam yang lalu pak. beliau dari bandara langsung le sini pak, " jawab lia

__ADS_1


" oke, saya akan langsung ke ruang meeting. kamu bilang juga untuk clara, " ucap pier sambil mengambil beberapa dokumen


" baik pak " ucap lia seraya meninggalkan ruangan pier


__ADS_2