
***
saat tidur pritty pun ingin makan terang bulan manis, ia pun membangunkan pier.
" sayang bangun, aku pengen makan terang bulan.. " ucap pritty sambil menggoyangkan tubuh pier untuk bangun,
pier yang tertidur pulas pun terpaksa bangun dengan keadaan yang masih ngantuk, ia mengucek matanya dan melihat jam pada dinding kamar mereka.
ternyata sudah jam 1 malam, ia balik badan dan menatap istrinya itu keheranan..
" sayang apa kamu gak liat ini udah jam 1 loh mana ada terang bulan sampai jam segini, yang ada udah tutup sayang.. " jawab pier kembali menidurkan tubuhnya ke kasur
" masih ada pasti sayang, ayolah anakmu ini yang pengen bukan aku.. mau apa anakmu entar lahir air liurnya keluar terus? " tanya pritty sambil menarik tangan pier untuk bangun
" astaga emang orang hamil seribet ini ya? bilang aja ke dede bayinya kalau udah lat banget ni, entar besok papanya beli deh.. " ucap pier sambil tidur kembali
" mau bangun gak? kalau gak bangun aku siram nih.! cepatan! mau buat anak cepat, yang susah-susah gak mau? biasa nih laki-laki mau yang enak aja.. " ucap pritty sambil turun dari tempat tidur dan ke kamar mandi ambil air
" iya iya iya, udah ini bangunnya. cerewet amat si, semoga anaknya gak kaya emaknya ya. bisa pecah nih telinga dengar anak dan emaknya cerewet, tunggu sebentar aku beli.. terus itu gayung sama air mau ngapain? " tanya pier keheranan yang melihat pritty keluar dari kamar mandi bawakan air
__ADS_1
" mau nyiram kalau belum bangun juga, kan aku udah bilang aku cuman entar kebagian jaga.. anaknya mirip bapaknya terus mamanya kebagian jaga aja, udah itu.. " ucap pritty sambil balik ke kamar mandi membawakan gayung
" aku jalan ya, " ucap pier sambil jalan keluar kamar
" hati-hati " jawab pritty dari dalam kamar mandi
pier pun keluar dari rumah, ia kali ini pergi beli terang bulan menggunakan motor supaya lebih cepat.
setelah perjalan mutar-mutar nyaru terang bulannya akhirnya dapat,
" pak aku mau terang bulannya 1 " ucap pier sambil nunjukin terang bulan yang lagi di buat penjual untuk pembeli lain
" rasa yang pernah ada pak, hahahaha " jawab pier bercanda
" kalau itu disini gak jual pak, yang jual disini rasa cinta aja pak. kalau yang pernah ada udah gak di jual lagi pak, " jawab penjual sambil becandain pier balik
" yah udah pak, terserah bapak aja. rasa cinta tapi yang spesial ya pak, soalnya ini untuk orang spesial juga. " jawab pier
" oke pak, tunggu sebentar ya.. " jawab penjual
__ADS_1
penjual pun membuat pesanan pier, setelah selesai membuat pier membayar dan kembali pulang. setiba di rumah ia melihat pritty yang masih duduk di ruang keluarga menunggunya kembali dengan terang bulan,
" wah akhirnya datang juga, " ucap pritty sambil mengambil pesanannya dari tangan pier
" makan selagi masih angat, setidaknya bisa membuat mulutmu angat gak dingin lagi. kalau dingin lagi entar banyak ngoceh kamu, " ucap pier sambil berjalan ke kamar.
" loh, kok kamu masuk tinggalin aku? sayang temanin aku makan, sekalian aku mau buat susu.. " ucap pritty sambil menggandeng tangan pier ke dapur
" sini susunya aku yang buat, kamu duduk aja. mau rasa apa? stroberry? vanila? cokelat atau? " tanya pier sambil memilih-milih susu buat pritty
" stroberry aja sayang.. " jawab pritty sambil menikmati terang bulan
" ya udah aku buatin, " ucap pier sambil menuangkan susu ke dalam gelas,
setelah selesai membuat susu, pier pun memberikan pada pritty dan duduk di sampingnya,
" ini susunya, di minum habis ya.. " ucap pier pada pritty
" iya sayang.. " jawab pritty
__ADS_1
setelah 10 menit mereka berdua menikmati terang bulan dan juga susu, akhirnya mereka kembali ke kamar dan beristirahat.