
***
clara pun masuk ke ruangan pier untuk membawakan laporan keuangan bulan kemarin, " permisi pak, ini laporan keuangan kita bulan lalu" ucap clara bendaharanya
" oke, " jawab pier sambil mengambil laporan dari tangan clara
pier memeriksanya dengan teliti satu demi satu ia pelajari dengan baik,
" baiklah clara kamu boleh kembali " ucap pier
setelah selesai memeriksa laporan pier pun lanjut mengerjakan pekerjaannya.. waktu menunjukan pukul 11.30 Wib pier segera menghubungi azisa untuk makan siang bersama,
" ayo kita makan siang bersama, ada sesuatu yang aku mau kasih ke kamu.." ucap pier di telpon
" iya mas, di mana mas? " jawab azisa
" di dekat kantor aja.." ucap pier
" oke mas, aku ke sana sekarang..." ucap azisa
pier lanjut menelpon keyza, " sayang kamu di mana? " tanya pier
" aku lagi di kampus mas, kenapa? " ucap keyza
" gak sayang, aku mau bicara penting. cuman kayaknya gak bisa kamu masih di kampus , jadi entar aja kalau kamu udah pulang sayang..." ucap pier
" iya sudah mas, terus mas lagi apa? udah makan? gimana kerjaannya?" tanya keyza
pier yang mendengar kata-kata itu membuatnya makin tak tega menyakiti keyza, ia juga tidak bisa bohongi perasaannya. karena ia mencintai keyza dan merasa nyaman dengan kehadiran keyza,
" iya sayang , ini lagi kerja. belum sayang 5 menit lagi baru mas makan, kerjaannya lancar sayang .." ucap pier
" terus gimana sayang pengurusannya? lancar? " tanya pier lagi
" oh iya sayang, cepat terus makan ya. jangan telat entar kambuh lagi itu magh, puji Tuhan mas pengurusannya lancar.." jawab keyza
__ADS_1
" iya sudah sayang, sebentar kita ngomong ya sayang. ada hal yang mas mau sampaikan dan itu penting banget, " ucap pier
" iya mas" ucap keyza
" ya udah kamu lanjut ya sayang, mas juga mau lanjut kerja " jawab pier
" oke mas " ucap keyza
setelah selesai telpon tiba-tiba telpon masuk dari pak ali..pier hari ini kamu pulang lebih awal kita akan ke rumah pak bambang, ada pengajian di sana.. pengajiannya jam 13.30 Wib" ucap pak ali
" baik pa..." jawab pier dan mematikan telponnya
pesan wa pun masuk dari azisa, " mas aku udah nyampe do cafe dekat kantor kamu" azisa
" oke kamu tunggu aja 5 menit aku sampai, " balaz pier
ia pun mengambil amlop coklat dan membawanya menemui azisa setelah 2 menit perjalanannya menuju cafe, sampailah ia dan menemui azisa yang sedang duduk menikmati jusnya...
" kamu udah lama?" tanya pier
"ayo pesan makanan, setelah selesai makan aku mau bicara sama kamu" ucap pier
" aku uda pesan buat kita berdua mas, lagi nunggu aja pesanannya datang.." ucap azisa
" oke, oh iya hari ini pengajian ya? " tanya pier
" iya mas, makanya tadi minta izin cepat-cepat ketemu kamu mas.." jawab azisa
tidak lama kemudian pesanannya datang pier dan azisa langsung menikmati makanan yang di pesan azisa...
" mas, setelah habis ngomong aku pulang duluan ya.." ucap azisa
" iya , gak lama kok..." ucap pier
setelah selesai makan pier pun langsung meminta pelayan membersihkan meja , pelayan pun membersihkannya..
__ADS_1
" bacalah, itu peraturan yang harus kamu taati saat menjadi istriku." pier melemparkan map besar itu dihadapan azisa dengan tangan kiri
azisa pun meraih amplop, ia menghembuskan nafas pelan agar fikirannya tetap fokus..
" apa ini !! tanya azisa
pihak pertama : Pier Wijaya
pihak kedua : Azisa andini
peraturan yang berlaku selama pernikahan adalah pihak pertama adalah aturan yang harus dipatuhi oleh pihak kedua.
"maaf mas, boleh aku bertanya maksud dari aturan ini ? "
pier menatap azisa dengan tajam. " artinya patuhi semua yang ada dalam surat ini. " bibir pier pun menyeringai
" mas setidaknya jabarkan apa saja, agar aku tidak melakukan kesalahan. " ucap azisa
pier hanya tersenyum sinis
" Oke. peraturan pertama jangan pernah mencampuri urusan pribadiku. apapun itu, termasuk hubunganku dengan wanita lain. " ucap pier
" baik " ucap azisa
" yang kedua, kamu hanya melakukan kewajibanmu dan peranmu sebagai istri, untuk keluargaku bukan untuk aku.." ucap pier
" ketiga, jangan pernah meminta hak kamu dari ku. karena itu tidak akan pernah kau dapat.." ucap pier
" ke empat, kamu menikah denganku tapi kamu tidak bisa mendapatkan cintaku. jadi terserah kamu mau gimana yang penting jaga nama baikku.." ucap pier
" baik mas " jawab azisa
" oke silakan kamu tanda tangan..." perintah pier
azisa pun menandatangani surat peraturan terserbut.
__ADS_1