
Tibalah mereka di restoran madina, tempat dimana pier dan niska janjian untuk ketemu.
hari ini mereka bertemu untuk pertama kalinya, setelah 3 tahun mereka saling menghilang dan tak saling mengetahui kabar. jujur saja rasa pier masih ada untuk niska apalagi mereka dulu pacaran begitu lama sebelum azisa masuk dalam kehidupan pier dulu, azisa juga merupakan orang yang membuat pier dan niska putus. " lia kamu duduk tungguin niska sendiri dulu, jika dia sudah datang baru saya hampiri kalian " ucap pier pada lia
" baik pak " jawab lia
***
tak lama 5 menit kemudian Niska pun datang, dari jauh pier sudah melihat dari balik kaca yang membatasi. senyum manisnya niska membuat pier semakin mengingat kisah mereka dulu tapi kali ini niska dengan penampilan yang berbeda jauh berbeda dari yang dulu. dia semakin anggun dengan baju terusan yang iya pakai, bibirnya, matanya yang sayup selalu membuat pier semakin meningat kisah mereka dulu yang begitu bahagia dan selalu menghabiskan waktu bersama. meski dulu pier seorang playboy banyak gadis yang ia pacari selama dengan niska tapi ia tidak pernah ninggalin niska, tapi semenjak dia jalin asmara dengan azisa, azisa pun membuat niska dan pier putus. saat itu niska sangat kecewa dan membuat ia sangat membenci dengan pier.
entah apakah rasa benci dan kecewa itu masih ada ataukah tidak? hanya waktu yang bisa menjawab ketika mereka bertemu
***
langkah kaki itu pun masuk dalam restoran , pier hanya menatap dari jauh dibalik buku menu yang diberikan pelayan, mata pier tidak berkedip sedikitpun saat melihat niska dari ujung kaki sampai ujung rambut " perfeck, wajahnya yang dulu tidak berubah tetap hanya poles make up untuk mempercantik diri. rambutnya yang dulu selalu menutupi wajahku ketika tidur disampingnya kini memendek dan membuat wajahnya makin segar " gumam pier dalam hati
" hallo mba niska, kenalin saya lia sekertarisnya pak pier " ucap lia
nama itu membuatnya sontak kaget dalam hati niska " mungkin pier yang lain, semoga bukan pier yang ku maksud "
ohh iya, ucap niska
__ADS_1
" mari mba silakan duduk " ucap lia
" dimana bosmu mba lia? soalnya ditelpon janjiannya sama bos mba. " ucap niska penasaran, penasarannya sama nama bos yang sama dengan nama mantannya dulu
" itu bos saya mba " ucap lia sambil nunjuk ke arah pier yang sedang berjalan menuju mereka
( sontak membuat niska syok, dan kaget karena apa yang dipikirkannya terjadi. laki- laki yang dulu ia cintai dan sayangi ada dihadapannya saat ini)
" aku gak nyangka ternyata dia orangnya, orang yang dulu berselingkuh dibelakangku dan meninggalkanku demi wanita lain. ayo niska kamu harus profesional, lupakan kejadian dulu dan fokus " ucap niska dalam hati
***
hallo mba niska, saya pier. senang bertemu dengan anda, suatu kehormatan juga untuk kami disela-sela kesibukan mba niska, mba bisa meluangkan waktu untuk bertemu dengan kami.( saat berjabat tangan , kedua tangan tak saling melepaskan sampai membuat lia sekertaris pier bingung )
" kenapa? " ucap pier pada lia
" itu tangan " sambil nunjukin tangan yang berjabat dan tak melepaskan
sontak membuat pier kaget dan melepaskan jabat tangannya
" setelah 3 tahun lamanya hari ini aku menjabat tangannya meski bukan lagi menggenggam tangannya dan berada disampingnya, bahkan mungkin dia juga sudah menikah " gumam niska dalam hati
__ADS_1
" sorry ya " ucap pier pada niska
" gak apa-apa pak pier, aman kok " ucap niska
" setelah sekian lama bisa megang tangannya lagi, tangan yang masih sama halusnya " gumam pier dalam hati
***
mereka pun membahas produk yang akan dipasarkan niska, dan kontrak yang akan mereka tawarkan pada niska.
setelah semua selesai dan mereka pun setuju dan deal untuk bekerja sama selama 2tahun kedepan, niska menandatangani kontrak yang diberikan pier.
"berarti selama 2 tahun kedepan aku akan sering ketemu dia,"gumam niska
" oh iya mba niska, kamu sudah makan? " tanya pier pada niska
" belum pak , tadi dari lokasi syuting langsung kesini jadi belum sempat " ucap niska
" oh ya sudah, ayo kita makan bareng " ajak pier pada niska
" lia tolong pesan untuk kita bertiga " ucap pier pada lia
__ADS_1
" baik pak" (bukannya tadi bos sudah makan sama mba bella ya? tumben bos mesan lagi untuk makan sama mba niska gumam lia dalam hati) ucap lia pada pier
lia berdiri meninggalkan pier dan niska untuk memesan makanan buat mereka bertiga, pier dan niska pun berbicang-bincang saat lia pergi meninggalkan mereka berdua.