
***
Setelah beberapa menit mereka menikmati makan siang, pier pun mengajak balik keyza karena ia harus kembali bekerja. ia pun meminta bil pada pelayan untuk membayarkan makan siang mereka, setelah membayar mereka pun beranjak meninggalkan restoran.
" ayo, aku antarin kamu ke hotel " ucap pier pada keyza
" makasih ya mas " jawab keyza sambil berjalan menuju mobil
pier pun masuk ke dalam mobil dan mereka pun melajukan mobil ke hotel tempat keyza tinggal, dalam perjalanan pier dan keyza hanya diam sampai mereka tiba di hotel.
setelah turun dari mobil keyza meminta terima pada pier, pier pun langsung melajukan mobilnya ke kantor.
setelah perjalanan dari hotel tempat keyza tinggal menuju kantor memerlukan waktu setengah jam, setiba dikantor lia memberikan beberapa dokumen untuk di kerjakan.
pier pun menuju ruangannya untuk bekerja, tiba-tiba dering telpon berbunyi ia melihat ke arah layar ponsel ternyata yang telponnya keyza.
" hallo, kenapa key? " tanya pier pada keyza
" aku lupa bilang tadi mas, besok jangan lupa ya datang ke acara teman aku. itupun kalau mas punya waktu, " ucap keyza
" kayaknya gak ada, soalnya aku juga lagi sibuk karena ada proyek yang harus di selesaikan. tapi aku usahakan ya , tapi aku juga gak janji " jawab pier
" iya mas, " ucap keyza
__ADS_1
setelah mematikan telponnya pier pun lanjut bekerja, setelah beberapa jam bekerja ia pun selesai mengerjakan pekerjaannya.
pier pun membereskan meja kerjanya dan memasukan beberapa berkas ke dalam tas kerja, pier pun pulang ia berniat menuju rumah pritty. tapi ia mengurungkan niatnya, karena ia memilih lebih dulu pulang membersihkan tubuhnya.
setelah beberapa menit perjalanan, ia pun tiba di rumah. pier langsung bergegas ke kamar dan membersihkan tubuhnya, ia pun masuk ke dalam kamar mandi dan berdiri di bawah shower menjalankan air, air dari shower pun jatuh membasahi tubuhnya. seketika ia menangis dan meratapi kepedihan yang ia rasakan, pier pun berdiri di depan cermin dan melihat wajahnya yang begitu kacau dan kusut.
" ternyata sekuat aku membenahi hatiku, mengobati tiap dukaku, menahan tiap tekanan yang datang silih berganti. aku merasa berada di antara empat balok di kiri kananku aku di bentengi kapan saja bisa jatuh dan membunuhku, entah siapa yang bisa menerima setiap dukaku dan bisa menguatkanku.. semua di sekelilingku tidak ada yang mengerti keadaanku,
hai hati ? masih kah kau kuat?
masih kah kau sanggup?
dengan tekanan yang datang silih berganti dari berbagai arah,
aku yakin kau masih kuat meski sebenarnya di dalam sana kau berkecambuk dengan dahsyatnya, semoga kamu masih mampu menghadapi semua ini denganku karena kamulah kekuatan terbesarku.
hai bibir, tetaplah tersenyum.
pacarkan senyummu jangan redupkan, karena itu membantu menetralisilkan keadaan di balik senyummu " batin pier bergumam pada dirinya sambil ia menatap wajahnya yang sembab di kaca, ia pun kembali ke bawah shower dan lanjut membersihkan tubuhnya.
setelah selesai ia mandi, ia pun kembali ke kamar dan bersiap-siap ke rumah pritty. karena sudah beberapa hari pier tidak menjenguk pritty dan anaknya, selesai membersihkan tubuhnya ia pun menuju mobil dan langsung ke rumah pritty .
setiba di rumah pritty ia pun masuk menemui pritty, disana ia melihat pritty yang sedang nonton di ruang nonton. pier pun menghampirinya dan duduk di samping pritty, pritty yang melihat kedatangan pier hanya tersenyum.
__ADS_1
" tumben ingat, " ucap pritty dengan nada sindiran
" maaf ya, aku baru sempat datang karena banyak kerjaan ada proyek yang harus aku kerjakan.. " jawab pier sambil duduk di samping pritty dan mengelus-elus perut pritty,
" ya sudah, kamu sudah makan? " tanya pritty
" belum, besok kita ke dokter yuk periksa kandungan kamu " ucap pier
" kamu mau aku ke dokter sendiri apa dengan kamu? terus besok apa kapan? aku gak mau kaya bulan kemarin " tanya pritty
" besok aku jemput, aku janji kita pergi siang entar aku buat janji " ucap pier pada pritty
" semogalah " ucap pritty yang meragukan pier karena ia tau pasti tidak jadi lagi kaya bulan lalu
pritty pun ke dapur dan menyiapkan makanan untuk pier, pier yang melihat keadaan rumah yang sepih ia pun bertanya pada pritty.
" oh iya, mama sama papa di mana? kok gak terlihat dari tadi " tanya pier pada pritty sambil duduk di meja makan
" lagi ke rumah saudara ada acara disana, " jawab pritty
" terus, kamu gak ikut? " tanya pier
" aku lagi hamil besar, aku gak suka jalan-jalan " jawab pritty
__ADS_1
" iya sudah kalau begitu " ucap pier
" ya udah ini makanannya di makan " ucap pritty sambil menyodorkan makanan ke arah pier