Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 117


__ADS_3

***


setiba di rumah pier pun langsung masuk ke kamarnya, ia memikirkan nasib rumah tangganya dengan pritty ia sadar bahwa ia sangat mencintai istri kecilnya itu...


pier pun langsung menutup wajahnya dengan bantal dan tertidur,


keesokan paginya ia bangun dan merapikan tempat tidur, pier pun bergegas membuatkan sarapan. setelah selesai sarapan ia kembali ke kamar untuk bersiap-siap ke kantor..


20 menit kemudian ia pun menuju kantor, setiba di kantor ia pun bertemu dengan lia sekertarisnya yang sedang bolak-balik menunggu pier..


" kamu kenapa lia? bolak-balik gak jelas.. " tanya pier kebingungan dengan sikap lia


" anuh pak, i-tu di dalam ruangan ada 2 orang lagi nyari pak pier.. " ucap lia terbata-bata sambil menggaruk kepalanya


" iya siapa? ngomong yang jelas lia.. " tanya pier yang makin penasaran


" saya gak kenal pak, 2 orangnya seperti preman pak.." jawab lia


" terus kamu biarkan mereka masuk? " tanya pier yang mulai jengkel


" saya sudah ngusir mereka pak, tapi mereka gak mau pergi sebelum ketemu bapak.. " jawab lia singkat


" iya sudah.. " ucap pier ketus sambil berdiri berjalan meninggalkan lia


setiba pier di depan pintu ruangannya, pier pun melihat 2 orang yang duduk menunggunya dari balik kaca. ia pun memberanikan diri untuk membuka pintu ruangannya,


" ada apa ya? kok bisa masuk di ruangan saya ?" tanya pier sambil berjalan menuju kursinya,

__ADS_1


" gini bos, kita berdua datang untuk lapor.. " ucap ke dua orang tersebut..


" kenapa kalian datang ke kantor? kenapa gak ketemu di luar saja.. " ucap pier yang mulai marah


" ini penting bos, gak bisa kita ketemu di luar... " jawab orang suruhan pier


" ada apa? apa yang kamu dapatkan untuk saya? " tanya pier sambil mendekatkan kursinya ke meja kerja


salah satu dari orang suruhan pier pun mengeluarkan ponselnya dan menunjukan beberapa gambar pada pier, pier pun melihatnya tanpa mengedipkan mata sedikit pun.


" huffftt.. aku gak nyangka kamu segitunya, ternyata alasan kamu bolak -balik rumah orang tuamu karena ini.. tapi gak apa-apa aku gak peduli apa yang kamu lakukan yang penting aku udah tau busuk kamu seperti apa " batin pier sambil senyum senyum sinis terpancar di wajahnya


" oke.. aku puas dengan kerja kalian, kalian gak pernah kecewakan saya jika di suruh.. " ucap pier pada dua orang suruhan


" tapi bos, selama kami mata-matai ada mobil lain juga di sana dan orang itu terus pandangin ke arah rumah pak rangga, setiap ibu azisa ketemu pak rangga dan orangnya itu cewek tapi kami gak bisa lihat wajahnya karena pakai topi " ucap orang suruhan


" baik bos. kami balik bos, " ucap orang suruhan


" oke " jawab pier


mereka berdua pun pamit pulang, pier yang terbayang gambar yang di tunjukan orang suruhan pun tak habis memikirkannya. antara ia malu atau ia ingin marah, pier pun kembali mengendalikan dirinya dan fokus pada kerjaan..


tiba-tiba bunyi pesan whatsapp masuk, ia pun meraih ponselnya dan membuka isi pesan tersebut..


" bos, ibu azisa sedang menuju ke bos, kami melihat di tempat parkir ia masuk ke kantor. " isi chat dari orang suruhan


pier pun langsung bekerja, tak lama kemudian terdengar dari luar lia menyapa azisa..

__ADS_1


azisa pun masuk ke ruangan pier,


" hay.. " ucap azisa


" hay, " balas pier ketus sambil fokus pada kerjaannya


" mas, aku datang ke sini mau ajakin kamu sebentar ke rumah papa. mereka ingin makan malam bersama kita, " ucap azisa sambil meraih tangan pier


" aku lagi kerja, kayaknya aku lembur jadi gak bisa aku ikut kamu. " jawab pier tanpa memandang azisa sedikit pun matanya hanya tertuju pada laptop yang ada di hadapannya


" terus gimana dong? masa aku sendiri terus, itu papa sama mama nanyain terus tiap kali aku datang ke rumah.. " ucap azisa merengek


" ayolah, aku ini lagi kerja bukan lagi main. kamu aja sendiri, aku sibuk gak ada waktu sama sekali." ucap pier


" ya udah kamu mikir-mikir dulu ya, aku mau ke kantor entar wa aku jika kamu setuju mas.. " ucap azisa sambil menghampiri pier dan menciumnya dari pipi


" aku balik ya mas, " ucap azisa


" terakhir kamu lakukan hal yang tadi, aku jijik tau gak..! ini di kantor bukan di rumah , " ucap pier sambil berdiri dan membanting ke dua tangannya ke meja


" kenapa? kamu kan suamiku? apa aku gak bisa cium kamu. selama kita menikah tak pernah sedikit pun kamu sentuh aku, jangankan sentuh menggengam tanganku aja gak pernah. banyak alasan yang kamu katakan, di tempat umumlah , di kantor lah.. itu alasan kamu untuk hindar dari aku " ucap azisa sambil berjalan mendekati meja pier


" terserah apa yang kamu katakan.. ingat kita hanya kontrak azisa !! kamu bagi aku hanya sampah.. sampah kamu paham!! gak ada harga dirinya kamu di hadapanku, jadi kamu gak pantes aku sentuh atau aku gengam. karena yang namanya sampah gak bakalan ada yang mau !!! " ucap pier sambil meninggikan nada suaranya dan masuk ke kamar mandi ruangannya untuk membersihkan wajah bekas ciuman azisa


" kamu liat aja mas, aku akan buat kamu tunduk sama aku " batin azisa


azisa pun pergi meninggalkan ruangan pier dengan keadaan yang marah, lia yang melihatnya pun tak berani untuk menyapa.

__ADS_1


dengan wajahnya yang jengkel ia langsung menuju tempat parkiran, dan melajukan mobilnya ke rumah sakit.


__ADS_2