
***
semua pun memintanya menyanyi sekali lagi, tapi niska hanya tersenyum sambil jalan menuruni panggung musik..
tanpa sengaja handro meminta microphone pada MC, dan Mc memberikannya
handro meminta kado dari pier ..
" karena ini hari bahagia saya, saya meminta kado dari rekan bisnis saya CEO PT. Pratama mandiri bapak piero .. " ucap handro
pier pun tekerjut karena pier tau suaranya pas-pasan gak enak di dengar.. semua pun tepuk tangan,
pier mau tak mau akhirnya berdiri untuk bernyanyi, niska pun menepuk tangan.. ke dua orangnya tadi yang sempat membicarakan mereka berdua pun terkejut karena mereka gak sadar bahwa mereka telah berbicara tentang CEO cosmetik yang mereka pakai ,
" ternyata pak pier adalah CEOnya, tampan, masih muda cocok banget sama niska " ucap si A
" iya ya, niska beruntung banget " ucap si B
pier pun jalan menuju panggung dan bernyanyi
" tersadar di dalam sepih ku
setelah jauh melangkah
cahaya kasihmu menuntunku
kembali dalam dekap tanganmu
terima kasih cinta untuk segalanya
kau berikan lagi kesempatan itu
tak akan terulang lagi semua
kesalahanku yang pernah menyakitimu
tanpamu tiada berarti..
tak mampu lagi berdiri
cahaya kasihmu menuntunku
kembali dalam dekap tanganmu
__ADS_1
terima kasih cinta untuk segalanya
kau berikan lagi kesempatan itu
tak akan terulang lagi semua kesalahanku
yang pernah menyakiti mu
terima kasih cinta untuk segalanya
kau berikan lagi kesempatan itu
tak akan terulang lagi semua
kesalahanku ooo owww kesalahanku uu
yang pernah menyakitimu uu
setelah selesai menyanyi semua pun menepuk tangan.
" makasi " ucap pier
seraya meninggalkan panggung menuju meja tempat mereka duduk, setelah 5 menit duduk pier pun ajak niska untuk mengambil makanan untuk di makan karena ia mulai lapar, niska pun menurutinya dan mereka pun menimbah beberapa jenis makanan untuk di makan. setelah selesai mengambil makanan mereka pun kembali ke meja dan menikmati makanan mereka,
niska pun menyampaikan ke pier dan pier pun melihatnya ternyata dia datang bersama rangga
pier pun menyembunyikan wajahnya sambil memperhatikan mereka,
" mas itu calon tunanganmu , kenapa kamu gak mengajaknya tapi mengajakku, akhirnya orang lain yang mengajaknya.." ucap niska
" aah diam kamu nis, jangan sampai dia melihatmu " ucap pier
" untung kita uda selesai tampil ya mas, kalau gak kita ketahuan. " ucap niska
" emangnya kita ngapain ? kalau dia baru jelas" ucap pier
" terus kapan kalian tunangan mas, apa aku di undang? " ucap niska
" ya kalau kamu mau datang , datang aja.. " ucap pier
" gak mas, aku gak datang meski kau memintanya..." ucap niska
" kenapa ? " tanya pier
__ADS_1
" ya gak suka aja " ucap niska
" ya uda terserah kamu aja de..." ucap pier
" mas dia gak berubah ya, terus kamu liat gini kamu biarin aja? kamu gak marah gitu? " ucap niska
" aku akan marah jika aku mencintainya, tapi buat apa aku marah.. aku akan membuatnya bayar setiap harinya ketika menikah nanti, " ucap pier
" hahaha papamu aja kamu gak bisa hadapin apalagi dia , berarti entar dia tinggal dengan kamu di rumah itu ya mas? " tanya niska
" gaklah. gak sudih aku biarin dia tinggal di rumahku, aku akan buat surat pernyataan sama dia. selama menikah denganku dia gak boleh ngatur hidupku dan apapun yang aku lakukan. aku uda berikan dia kesempatan untuk memikirkan perjodohan ini. tapi ia tetap ingin ini terjadi, maka biarkanlah akan ku minta dia bayar setiap sen dengan sikapku padanya ia harus terima. " ucap pier pada niska
" kalau gitu ayo mas kita pulang, sebelum dia melihat kita "
pier pun menurutinya, mereka berdua pun keluar meninggalkan ruangan resepsi dan menuju ke parkiran untuk pulang.
dalam perjalanan pulang mereka hanya diam
" mas, kamu memikirkan sesuatu? " tanya niska
" gak nis, aku gak memikirkan apa-apa. " ucap pier
" ya uda mas, kamu hati- hati baliknya ya, aku turun dulu " ucap niska sambil pamit turun dari mobil dan masuk ke rumahnya pier pun melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.
ia pun menelpon seseorang,
" hallo, aku punya tugas untuk kamu" ucap pier
" katakan bos " ucap orang tersebut
" kamu cari tau pria yang bernama rangga dan pacarnya azisa cari tau sedetail mungkin..." ucap pier
" baik bos..." ucap orang tersebut
" baik, nanti saya kirim foto mereka berdua. setiap pergerakan mereka kamu laporin ke saya, ketika mereka ketemuan aja. soal yang lain tidak perlu, cukup tentang hubungan mereka berdua saja " ucap pier
" baik bos, beres " ucap orang tersebut
" uangnya saya transfer sebentar lagi " ucap pier
" baik bos " ucap orang tersebut
pier pun tiba di rumah dan langsung masuk ke kamar untuk beristirahat, karena besok ia akan melakukan perjalanannya.
__ADS_1