
***
pier pun pamit pada niska, "nis aku balik ke kamar duluan ya.. udah ngantuk aku, " ucap pier pada niska yang berada di sampingnya.
"ya udah aku juga mau balik mas," ucap niska
mereka berdua pun menuju lift untuk naik ke kamar mereka, niska pun turun duluan dari pier..
setiba di kamar ia melihat pritty yang lagi berdiri di dekat kaca kamar hotel sambil memandangi keluar kaca, pier pun menghampirinya ia memeluk pritty dari belakang sambil menaruh dagu di pundak pritty. " maaf soal tadi, aku sudah kasar padamu sayang.." ucap pier sambil mencium leher pritty
pritty pun hanya mengangguk " gimana, apa masih mual?" tanya pier
" gak tau sayang , aku 2 hari ini rasa aneh aja.." ucap pritty
" ayo kita ke dokter sayang, " jawab pier
" nanti balik aja dari sini sayang.." ucap pritty sambil mencium pipi suaminya
__ADS_1
" terus kenapa gak makan itu **** gulingnya sayang?" tanya pier sambil memeluk pritty erat
" gak tau sayang, pas nyampe aku buka nyium aromanya, terus udah gak nafsu makan lagi." ucap pritty
" ya udah.." ucap pier sambil menarik pritty ke tempat tidur..
pier pun melakukan aksinya lagi, ia mengangkat baju pritty dan memasukan tangannya ke dalam bra lalu memainkan pucuk payudara pritty hingga menegang, ia pun menciumnya dan menariknya berulang kali. pritty pun menahan dan memegang kepala pier , pier pun terus memainkan pucuk payudara pritty. sambil tangannya menjulur ke dalam celana dalam pritty dan memainkan surga pritty dengan tanganya sampai-sampai tangannya pun basah akibat pritty telah terangsang, ia pun langsung membuka pakaian pritty dan melempar ke sembarangan arah. pritty pun membuka pakaian pier, mereka berdua pun akhirnya tanpa sehelai benang 1 pun. ia langsung menarik pier ke atas tubuhnya, pier pun mencium tiap pangkal paha pritty dan surganya sebelum ia memasukan juniornya yang sudah tidak sabar menerkam surganya pritty, pier pun memasukan juniornya berulang kali ke surga pritty sehingga membuat desahan dari pritty yang tak tertahankan.
pier yang mendengar tiap desahan pritty pun makin bersemangat untuk melakukannya, ia pun menggulingkan pritty berulang kali.. tak puas di tempat tidur mereka pun pindah ke sofa yang ada di kamar, pritty hanya menahan tiap cetakan yang pier lakukan.. kadang ia sampai menggigit lengan pier karena tidak kuat menahan, pier benar-benar menginkan pritty hamil anaknya makanya ia berjuang tiap hari untuk itu.
pier pun memberikan sabun pada pritty untuk menggosokan pada tubuhnya, setelah selesai ia langsung menunggangi pritty dibawah air shower yang membasahi tubuh mereka.
mereka pun selesai mandi dan pier selesai mengeluarkan hasrat nafsu buasnya ia langsung tidur tanpa menggunakan pakaian, pritty pun mengganti pakaiannya dan menutupi pier yang tidur tanpa menggantikan pakaian.
selesai menggantikan pakaian ia pun keluar menuju apotek untuk membelikan alat tes, karena ia penasaran dengan keadaannya yang aneh beberapa hari ini apalagi ia udah telat datang bulan..
ia pun menanyakan satpam mengenai apotek sekitar hotel ini, satpam pun memandunya. pritty pun berjalan menghampiri tukang ojek yang ada di sekitar pangkalan ojek ia meminta mereka mengantarnya ke apotek, setiba di sana ia langsung membeli beberapa alat tes kehamilan untuknya.
__ADS_1
setelah selesai beli ,ia bergegas cepat kembali ke hotel karena ia takut pier melihatnya tidak ada di kamar.
setibanya di kamarnya, ia langsung menuju kamar mandi dan tes pada urinnya..
ketika ia menunggu beberapa menit, ternyata ia positif.. ia pun mencoba sekali lagi sebelum membangunkan pier ternyata hasilnya sama yaitu positif..
ia langsung segera membangunkan pier, pier yang tertidur pulas pun bangun dengan membuka mata secara perlahan ia hanya melihat alat tes kehamilan yang samar-samar. ia berusaha mengucek matanya dan melihat ternyata itu alat tes kehamilan, ia langsung segera bangun duduk ia melihat pritty memberikan alat tesnya, " apa ini? maksudnya ini bertanda apa? " tanya pier kebingungan
" aku hamil sayang.." ucap pritty
pier yang mendengarnya langsung memeluk pritty dan menciumnya berulang-ulang kali..
pritty yang melihatnya pun tertawa " sayang sebaiknya juniornya di pakaikan dulu pakaiannya kasihan juniornya entar masuk angin.." ucap pritty sambil ketawa
pier pun tertawa.. " sayang makasih ya, kamu tau kalau kamu gak hamil-hamil juga aku akan ajak kamu periksa.. besok kita pulang kita ke dokter kandungan ya.." ucap pier
" iya sayang" jawab pritty sambil tersenyum
__ADS_1