
***
Lia pun keluar meninggalkan pier di ruangannya, menuju ke ruangan yang di jadikan mereka tempat untuk mengadakan photoshoot dan mengaturnya dengan baik, karena pier hanya inginkan yang terbaik dan perfeck. jika tak sesuai dengan keinginannya ia akan memarahi lia , lia pun gak ingin dimarahi pier . apalagi lia tau gimana pier saat marah, bagaikan singa buas yang kelaparan. saat sementara lia mengatur dengan orang kerja tiba-tiba niska masuk, dan lia pun memintanya ke ruangan pier. karena tadi pier sudah berpesan pada lia untuk menyuruh niska ikut ia ke ruangannya.
" hallo mba, " ucap niska pada lia
" hallo juga mba niska, apa kabar? " ucap balas lia sambil cipika cipiki dengan niska
" baik mba, mba lia gimana? "ucap niska
" alhamdulilah ya mba , baik juga mba " jawab lia balik pada niska
" ini persiapa buat besok mba? " tanya niska
" iya mba, ini persiapan buat besok mba..." ucap lia
" oh iya mba, emangnya esok photoshoot jam berapa mba? " tanya niska
" oh iya mba , bos tadi minta saya kalau mba datang langsung nyuruh mba ke ruangan..." ucap lia
" ok mba, saya masuk dulu ya mba " ucap niska sambil meninggalkan lia
" iya mba" balas lia sambil melanjutkan pekerjaanya
Niska pun melangkah masuk menuju ruangannya pier. sesampai diruangan pier, ternyata pier sedang bekerja dan fokus pada laptopnya sampai-sampai tak mengetahui kehadiran niska,
" mas , uhuk uhuk uhuk... " batuk niska untuk membuat pier yang sibuk berpaling melihat keberadaannya
" eh, kamu uda ada..." kok masuk ruangan gak sapa aku si" ucap pier
__ADS_1
" aku masuk dan panggil kamu tadi mas, cuman kamu lagi sibuk jadi gak perhatiin aku... " ucap niska
" ohh iya sudah, sebentar ya.. aku kerja ini dulu, " ucap pier
" iya mas " ucap niska
setelah menunggu beberapa menit, pier pun menyelesaikan pekerjaannya.
" kenapa kamu kesini? bukannya besok baru kamu bisa ada disini? " ucap pier sambil menggoda niska
" ooohh gitu ya mas, bukannya tadi di telpon kamu yang meminta ya? untuk datang..." ucap niska sambil
berjalan ke arah pier
" hahaha iya, aku becanda kok..." ucap pier
" apa yang mau kau lakukan niska, jangan aneh-aneh de " ucap pier sambil mengalihkan pandanganya dari niska
" aku mau menggigit hidungmu " ucap niska sambil menggoda
" nanti ya, ini dikantor gak enak sama dinding, kaca, kursi apalagi sama lia, lagian sedikit lagi manager di pabrik datang " ucap pier sambil berdiri dari kursinya
" mas" niska menariknya
sehingga membuat mereka berdua bertatapan begitu dekat hanya jarak 1inci karena tak tahan pier pun mencium niska dengan lembut dan menikmati tiap tarikan kedua bibir mereka,
Saat mereka berdua sedang berciuman dengan asiknya masuklah pak dito dan lia yang membawa produk ke ruangan untuk memperlihatkan produknya, akhirnya mereka pun kaget dan melepaskan ciumannya.
" apa kalian masuk tidak bisa mengetuk pintunya? " tanya pier dengan nada marah dan sinis
__ADS_1
" maaf pak, atas kelancangan kami " ucap lia
( niska pun tertunduk malu)
" maaf pak " ucap pak dito
" ada apa ? " tanya pier
" ini pak, saya membawa produknya mohon di periksa pak "
" oke , naru aja disitu dan kalian boleh keluar. " ucap pier
" lia, pak dito tunggu sebentar " ucap pier
" iya pak " jawab lia dan pak dito
" bagaimana untuk photoshootnya? uda seles kerjanya? " tanya pier
" masiih tinggak sedikit lagi pak " jawab lia
" oke. 10 menit lagi saya keluar untuk melihatnya, pak dito tolong bantu lia untuk membereskannya... " ucap pier sambil memerintah
" baik pak. permisi " ucap lia dan pak dito
" Kamu juga kalau lakukan sesuatu mikir, ini berada dimana posisinya " ucap pier memarahi niska
" iya iya maaf , ayo kita keluar.. aku gak enak sama lia dan pak dito " ucap pier sambil memerintah niska keluar
niska pun menurutinya dan mengambil tas untuk keluar dengan pier ke ruangan yang harus diperiksa pier untuk photoshoot mereka esok..
__ADS_1