Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 66


__ADS_3

***


setelah pesta pernikahan selesai, pier dan azisa pergi ke kamar hotel yang di jadikan tempat malam pertama mereka, tapi bagi kebanyakan pengantin malam pertama adalah malam yang di tunggu-tunggu untuk melakukan hubungan suami istri, bagi azisa malam itu merupakan malam yang sangat menyakitkan dan tidak akan pernah ia dapat dari pier. setelah pier dan azisa tiba di kamar pengantin pier masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya. selesai membersihkan tubuh, pier pergi meninggalkan azisa yang berada di kamar. ia pulang ke rumahnya sendiri dan beristirahat disana, sedangkan dihotel azisa tidur sendiri.


keesokan paginya pier kembali menjemput azisa dihotel, tapi kali ini ia membawa kertas dan kertas itu berisi kontrak pernikahan mereka...


azisa yang melihat kelakuan pier pun tak bisa berbicara apapun, ia tau ia salah jadi wajar jika pier memperlakukannya sangat buruk.


pier pun mengetuk pintu kamar hotel dimana azisa tinggal...


tok tok tok


azisa pun membuka pintu dan melihat pier yang berdiri didepan pintu kamar, " ayo masuk mas.." ucap azisa


" kamu siap-siap aku antarkan kamu pulang.." ucap pier


" iya mas," jawab azisa


setelah azisa selesai membersihkan tubuhnya, ia pun menggantikan pakaian dan bersiap-siap..


ia melihat pier mengeluarkan pena di sakunya,


" kamu duduk " ucap pier


azisa pun menurut dan duduk,


" kamu baca ini, ini surat kontrak pernikahan kita." ucap pier sambil memberikan surat kontrak dan pena

__ADS_1


pihak pertama : pier wijaya


pihak kedua : azisa andiana


kontrak pernikahan


pihak kedua harus mematuhi kontrak pernikahan yang berlaku..


yang pertama kamu dan aku tinggal terpisah, dan tidak tidur bersama..


kedua aku akan menikahi kamu hanya setahun 5 bulan.


ketiga kamu gak boleh ngatur-ngatur kehidupan aku dan setiap aktivitas aku.


kelima kamu bebas mau tinggal dirumah orang tuaku atau rumah orang tuamu.. tapi jangan berharap aku akan tinggal atau tidur sekamar denganmu


azisa yang membacanya hanya bisa terkejut, antara ia ingin memaki pier atau ingin menangis...


tapi ia sadar, pier telah memperingatinya dan apapun yang pier lakukan ia hanya bisa terima, azisa pun menandatangani surat tersebut.


pier pun mengambil kertas kontrak sambil mengatakan pada azisa " welcome to neraka " .


setelah selesai pier dan azisa kembali ke rumah disana ibu soffie dan pak ali menyambut azisa dengan hangat, pier langsung meninggalkan mereka bertiga.


pier pun mengangkat pakaian-pakaiannya ke koper, setelah selesai pier keluar dengan koper. pak ali dan ibu soffie yang melihatnya pun terkejut dan bertanya


" kamu mau kemana dengan koper ?" tanya pak ali

__ADS_1


" aku mau keluar dari rumah ini, kan sudah ada pengganti aku dirumah ini. jadi aku yang keluar, " ucap pier sambil berjalan keluar


" pier, dia ini istri kamu..." ucap pak ali


" dia itu menantu papa dan mama tapi bukan istriku.." ucap pier


ibu soffie pun mengantar azisa masuk ke kamar pier, azisa hanya menangis. ia menyalahkan dirinya sendiri karena memaksa menikah dengan pier yang jelas-jelas sangat membencinya dan perjodohan.


ia pun melempar ponselnya ke lantai sambil teriak,


azisa pun menghubungi rangga untuk ketemu malam ini,


" mas, aku butuh kamu. kita ketemu malam ini ya " ucap azisa


" baiklah, jam berapa? " ucap rangga


" jam 19.30 wib gitu deh mas, " ucap azisa


" oke sayang " ucap rangga


ketika malam tiba, azisa pun pergi menemui rangga dirumahnya...


mereka berbicara banyak tentang pernikahan yang azisa lakukan, dan juga membahas pier. rangga pun menenangkan azisa yang menangis,


" udah larut, kamu tidur disini aja ya.." ucap rangga


" iya mas, " jawab azisa

__ADS_1


malam pun berlalu azisa pun tidur dalam pelukan rangga.


__ADS_2