Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 83


__ADS_3

***


setiba pier di kantor ia pun meminta lia membuatkannya coffee.. banyak dokumen, yang sudah ada di atas mejanya sehingga ia sangat sibuk, saat ia sementara memeriksa beberapa berkas.. ponselnya berbunyi, ternyata dari pak ali. ia pun jadi ingat kalau sudah beberapa hari ia tidak pulang ke rumah menjenguk orang tuanya, pier pun langsung mengangkat telponnya.. " hallo pa." ucap pier


" kamu sibuk ya? sampai-sampai orang tua pun kamu tidak peduli.." ucap pak ali


" iya pa akhir-akhir ini aku sibuk sekali karena minggu depan aku ada ke bali membuka cabang disana.." ucap pier


" wah bagus itu , kalau gitu ajak aja azisa sekalian. lagian kalian berdua belum bulan madu kan? " ucap pak ali


" gak pa, aku kan pergi bekerja bukan buat liburan.." ucap pier


" ya sekalian aja, ajak istrimu. biar kalian berdua habiskan waktu bersama " ucap pak ali


( boro-boro aku mau habiskan waktu bersama dia., meningan gak ke bali sama juga dari pada ke bali sama dia." gumam pier dalam hati)


" entar liat ya pa, aku juga berangkat sama modelku juga karena ada photoshoot di sana juga. lagian azisa kan lagi hamil, gak mungkin dia naik pesawat." ucap pier


" udah kamu jangan banyak alasan. ajak istrimu juga, " ucap pak ali


" entar liat ya pa, pa udah dulu ya aku lagi kerja ni. kerjaanku lagi numpuk banget pa. entar pulang aku mampir ke rumah" ucap pier


" iya sudah papa tunggu.." ucap pak ali

__ADS_1


pier pun mematikan telponnya dan melanjutkan pekerjaan, lia sekertarisnya pun datang membawa secangkir coffee untuknya,


" makasi ya lia" ucap pier


" iya pak sama-sama " jawab lia


lia pun kembali bekerja, begitu pula pier..


pier begitu serius bekerja matanya tetap menatap layar laptop tanpa memalingkannya. azisa pun tiba-tiba menghampirinya ke kantor. lia yang melihatnya langsung menghormatinya,


" selamat siang buk, " ucap lia


" siang, paknya ada? tanya azisa


" iya ada buk, silakan.." ucap lia


tidak ada jawaban dari pier, azisa yang melihat begitu banyak tumpukan berkas di meja pier ia pun langsung duduk di sofa.


" kamu ngapain ke sini? " tanya pier


" aku mau minta mas temanin aku ke dokter.. bisa mas? " tanya azisa


" gak bisa aku sibuk. kamu bisa liat sendiri kan?! " ucap pier

__ADS_1


" iya udah mas, besok aja.." ucap azisa


" gak bisa aku mau ke bali.." ucap pier


" mas, ayolah bantuin aku.." ucap azisa


" nanti liat kalau habis cepat, aku temanin.." ucap pier


" iya mas, makasi.." ucap azisa


aziza pun ingin mengajak pier makan tapi ia takut ajakannya ditolak pier lagi..


ia pun mengurungkan niatnya, lia pun masuk dan meminta pier menandatangani beberapa dokumen yang harus ia bawakan ke kantor pak ali. pier pun menandatanganinya


" kamu balik aja , aku masih sibuk kerja.." ucap pier


" gak apa-apa mas aku nunggu disini aja.." ucap azisa


" aku lagi sibuk kerja, bisa gak ? kamu gak ngerepotin terus. anak kamu kan ada bapaknya ajak bapaknya aku sibuk banget.. " ucap pier


" mas jangan gitu, aku mohon bantuin aku. temanin aku ke dokter mas.." ucap azisa memelas


" kalau gitu pulang entar aku hubungin kalau mau antarin, atau kamu daftar sekali deh terus bilangin jamnya ke aku.." ucap pier

__ADS_1


" baik mas.." ucap azisa


azisa pun pamit untuk balik


__ADS_2