Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 101


__ADS_3

***


hari-hari pun berganti tiap pulang kerja pun yang di dapati hanya rumah yang kosong, ketika membuka kamar pun mendapati kamar yang kosong juga..


pier hanya bisa merenungkan kehidupannya yang gagal selalu dalam mempertahankan rumah tangganya, dan juga cintanya..


"apa yang harus aku lakukan, rumah ini begitu sepih tanpa dia.." ucap pier pada dirinya sambil berjalan menuju dapur untuk membuat makan malam


" aku merindukanmu sayang, aku ingin kau berada di sisiku dan takan meninggalkanku. aku tidak bisa tanpamu, aku berusaha menerimanya tapi semakin aku menderita.." batin pier


ia pun mengeluarkan ponsel di sakunya dan melihat foto pritty yang berada di walpaper, ia pun memutuskan untuk ke rumah istrinya itu untuk melihat keadaannya meski hanya dari jauh..


pier langsung berhenti memasak dan keluar rumah menuju rumah pritty, ia tidak sabar melihat wajah istrinya itu. sudah 2 bulan ia tidak melihatnya, rasa rindu itu pun tak tertahankan.


selama setengah jam perjalanan pier pun tiba di rumah pritty, saat kakinya ingin melangkah masuk tiba-tiba ia berhenti melangkahkan kakinya. karena ia takut akan ada penolakan yang di lakukan pritty untuknya lagi, ia tidak mau membuat istrinya itu stres dalam keadaan hamil muda itu akan mempengaruhi janinnya.


pier pun membalikan badannya dan melangkah keluar, tiba-tiba bunyi pintu terbuka..


ternyata pritty telah melihatnya dari dalam, pritty pun memanggilnya..

__ADS_1


" ada apa kamu kesini? " tanya pritty sambil mendekati pier yang berada masih dibawah tirisan rumahnya.


" aku hanya ingin melihat keadaanmu, tapi aku mau balik sekarang kok.. " ucap pier sambil berjalan menuju motor


"aku juga sangat merindukanmu sayang, maaf aku terlalu emosional sampai aku tak bisa mengontrol emosiku dan membuat aku seperti ini terhadap kamu" batin pritty


" kamu sudah makan? " tanya pritty


pier pun berhenti seketika dan berbalik badan melihat pritty yang masih melihatnya dari depan rumah,


" belum, tadi aku udah buatin makan malam tapi aku sangat merindukanmu makanya aku langsung berhenti masak dan menuju ke sini untuk melihat dirimu.." ucap pier


"apa aku gak merepotkan kamu? " ucap pier sambil duduk di meja makan


" gak. kenapa kamu begitu kurus? apa kamu gak memperhatikan keadaanmu? sampai kamu seperti ini, aku juga dengar kamu akhir-akhir ini kamu sering ke club. ngapain ke sana? bukannya istirahat malah keluyuran,.." ucap pritty sambil memanaskan makanan untuk pier


" aku stres saja di rumah sendiri, disaat pulang kantor sudah terbiasa kamu ada di kamar ataupun di rumah. dan sekarang gak ada itu membuat hari-hariku tak berarti, gimana keadaanmu? apa kamu sudah cek kandunganmu? " ucap pier sambil berdiri mencuci tangannya sebelum makan


" aku baik, kandunganku juga baik. kamu gak perlu khawatir aku gak mungkin membuat anakmu kenapa-kenapa? " ucap pritty sambil menyajikan makanan di piring pier

__ADS_1


" makasih " ucap pier pada pritty


" kenapa kamu datang begitu malam? emangnya jam 8 sampai 10 dimana? sampai gak bisa datang di jam itu.." tanya pritty yang penasaran


" aku dirumah aja aku gak kemana- kemana, semalam aku mabuk makanya membuat kepalaku berat. " ucap pier pada pritty sambil menikmati makan malamnya


saat makan, tiba-tiba bunyi rintik hujan yang mulai membesar..


waktu juga sudah menujukan pukul 23.50 wib, setelah habis makan pritty pun menemaninya duduk di ruang tamu sambil menunggu hujan reda dan pier bisa pulang.


tapi selama sejam lebih mereka menunggu hujan pun belum juga berhenti, waktu pun semakin larut. pritty pun meminta pier untuk beristirahat di rumahnya,


pier yang mendengarnya pun langsung lari keluar untuk memasukan motornya yang sudah basah di bawah tirisan rumah pritty, setelah selesai pier pun masuk menuju kamar dan beristirahat dengan pritty.


pritty yang melihat pier basah pun, memintanya untuk membuka pakaian dan menggantikannya. ia pun memberikan pakaian tidur untuk pier pakai,


setelah selesai pier pun tidur di samping pritty.


pier sengaja memeluk istrinya itu, tapi gak ada penolakan itu membuat ia semakin memeluk erat istrinya apalagi selama 2 bulan mereka berpisah.

__ADS_1


__ADS_2