
***
saat pier pulang kantor ia pun langsung membersihkan tubuhnya, selesai itu ia menelpon azisa dan membicarakan soal fiting baju pengantin mereka besok, dan jika ada waktu mereka langsung foto pra-wedding.
" hallo, azisa aku mau besok kita ke tempat fiting baju, pukul 08.30 Wib gak boleh telat.." ucap pier
" iya mas, " jawab azisa
keesokan pagi pukul 08.30 Wib pier pun menuju boutique untuk bertemu orang yang akan mereka pakai jasanya mengurus baju pengantin.
setelah tiba di boutique pier pun menunggu azisa yang belum juga datang, sambil menunggu azisa pier melihat-lihat pakaian pengantin yang ada di pajangan..
tak lama kemudian azisa pun datang pier hanya menatapnya dengan sinis.
" kenapa sih, lama sekali datangnya? aku bilang jam berapa datanya jam berapa. " ucap pier sambil memarahi azisa
pier gak peduli dengan perasaan azisa ataupun posisi mereka saat ini di mana,
" iya mas, maaf aku capek seharian kemarin. jadi bangunnya telat mas," ucap azisa
__ADS_1
" oke. ayo lihat mana yang menurutmu bagus, dan cantik jika dipakai." ucap pier
" iya mas " jawab azisa
pier pun duduk di sofa sambil menunggu azisa mengukur pakaian pengantin 1 demi 1..
" kamu bilang kamu capek, hahahaa aku juga lebih capek dari kamu.. capek berpura-pura baik " gumam pier dalam hati
azisa pun selesai mengukur pakaian dan memilih 2 baju pengantin yang akan ia pakai di akad dan resepsi nanti.
" mas ini bagus gak?" tanya azisa
" mas lihat dong, belum juga lihat udah bilang bagus.." ucap azisa dengan nada ngambek
" ya aku tau, kalau kamu yang milih pasti yang terbaik. apalagi ini pernikahan kamu pasti kamu juga pengen yang terbaik kan? makanya kamu maksa menikah dengan cara yang gak wajar.." ucap pier yang tidak pernah berhenti menyindir azisa dalam keadaan apapun.
" ya udah mas, yang ini aja " ucap keyza
pier pun hanya mengangkat ke dua bahunya, pemilik boutique pun menghampiri pier,
__ADS_1
" mari pak, giliran pak untuk mengukur pakaiannya" ucap pemilik boutique
" baiklah " jawab pier sambil berdiri mengikuti pemilik boutique
setelah selesai pier pun memilih untuk akadnya warna putih dan hitam untuk resepsinya..
ia memadukan dengan pakaian azisa, pemilik boutique pun mengangkat pakaian yang mereka telah pilih.
azisa dan pier pun pergi menemui photography yang akan mengambil foto pra-wedding mereka.
mereka memilih beberapa tema yang akan mereka lakukan besok, pier memasukan tema anak motor juga karena ia memang pecinta motor dan sisanya ia serahkan untuk azisa yang memilih mau apa temanya ia hanya ikutin...
selesai pertemuan dengan photography azisa pun mengajak pier makan bersama, pier pun menolaknya dengan alasan ia akan balik ke kantor ada beberapa berkas yang ia harus tanda tangani.
" mas ayo makan, aku udah merasa lapar " ucap azisa
" aku gak bisa, kamu sendiri aja ya. soalnya ini sekertaris ku wa katanya ada dokumen yang harus aku tanda tangani sekarang, jadi aku harus kembali secepatnya. entar kapan-kapan aja ya kita makan, " ucap pier
" yah , mas " jawab azisa dengan nada suara yang memelas
__ADS_1
pier pun meninggalkan azisa yang masih berdiri di parkiran, azisa merasa pier menjauh darinya. karena tiap ajakan azisa tidak pernah pier terima,