
***
saat mereka keluar dan menuju parkiran untuk naik mobil, pier pun mengatakan pada aldi " aku menyukai wanita yang tadi membantu mu soal kredit.." ucap pier
" apa selerah mu mulai menurun semenjak kau menikahi azisa? " ucap aldi
" gila aja, ada sesuatu yang beda, saat dia berbicara denganmu tadi aku menatapnya. setiap nafasnya yang keluar bahgaikan lantunan melodi dan obat bius yang membiusku..." ucap pier
aldi yang mendengarnya pun memetik jari telunjuk dan ibu untuk menyadarkan pier..
" kapan kau belajar ? tanya galih pada pier
" belajar apa? " tanya pier balik
" belajar gombalnya, semenjak kamu nikah sama azisa otakmu juga ikut eror ya" ucap aldi
" gak lah, ayo kita taruhan?" ucap pier menantang aldi
__ADS_1
" taruhan apaan? " tanya aldi
" taruhan jika aku bisa dapatkan wanita itu, kamu traktir aku dan apapun yang aku mau kamu harus turutin. jika aku gagal, kebalik. gimana? " ucap pier nantang aldi
" hahaha oke. ayo kita balik " ucap aldi
aldi dan pier berpisah, aldi ke tempat usahanya dan pier ke kantor..
di dalam perjalanan pier pun terbayang akan wanita tadi yang ia temui di bank ABC, "aku akan mendapatkanmu, bagaimana pun caranya. kamu harus jadi milikku," ucap pier pada dirinya
pier pung menghubungi orang kepercayaannya untuk mengecek biodata pritty dan juga cek statusnya.
" baik bos " ucap orang suruhannya itu
pier pun mematikan telponnya, setelah ia tiba di kantor ia melanjutkan pekerjaannya.
sore hari ia pulang kantor dan merasa sangat lapar, ia mampir sementara di rumah pak ali untuk makan.
__ADS_1
" mbak ada yang bisa di makan? tanya pier
" ada nasi sama sayur aja den, ayamnya habis. kalau den mau mbak bisa goreng buat den, " ucap mbak sambil bertanya
" iya mbak, boleh. tolong goreng ya mbak aku uda lapar " ucap pier
pier pun menunggu mbak menggorengkan ayam untuknya makan, azisa yang melihat pier pun menghampirinya..
" kamu uda pulang kantor mas, mau aku buatin jus?" tanya azisa
" buat apa ? emangnya aku suruh.. kamu ini aku udah tegur jangan campur urusan aku, kamu makin ngeyel ya. hati-hati kamu aku bisa menyakitimu, ini peringatan terakhir untukmu" ucap pier dengan nada marah
" aku dan kamu udah menikah. dan kamu harus belajar menerima pernikahan ini, aku sah istri kamu. " pier yang mendengar kalimat yang sangat ia benci itu pun mencekik dagu azisa dan meramas bibirnya dengan tangan yang ia cekik sambil berbisik di telinganya..
" jangan mencobai aku lebih dari 3 kali sayang, kamu akan dalam bahaya. itu akan membuatmu menderita jika kau ingin mencobanya lakukan yang ke 4 kali saat itu aku akan menunjukannya..." ucap pier dengan nada halus tapi penuh tekanan, pier langsung melepaskan cengkramannya
"kamu tau azisa, kenapa daging ayam lebih mahal? karena daging ayam di jual dengan patokan harga, sedangkan kamu gak ada harga sama sekali. kamu sangat murahan " ucap pier
__ADS_1
" menyingkirlah dari hadapanku, aku ingin menikmati makan siangku dengan lahap. melihatmu membuat selera makanku akan menurun," ucap pier
azisa pun masuk ke kamar dan tiba-tiba keluar lalu pergi meninggalkan rumah