
***
mbak yang melihat dan mendengar ucapan pier pun sedih, karena pier begitu membenci azisa dan tidak memperlakukan azisa dengan baik. tapi disisi lain, mbak juga melihat sakit yang pier rasakan saat orang tuanya memutuskan menikahkan mereka. ia ingin mengatakan pada pier tapi ia takut, karena pier tidak mau ada yang mencampuri urusan pribadinya.
pier pun menikmati makan siangnya, dengan santai. ibu soffie memanggil azisa untuk menemaninya pergi belanja, tapi azisa tidak ada di kamarnya atau di ruang keluarga ibu soffie menanyakan pada mbak. " mbak, gak liat ibu azisa? " tanya ibu soffie
" tadi cuman liat ibu azisa masuk ke kamar terus keluar sama tas dan pergi ibu.." ucap mbak
" iya sudah, mbak. hari apa ini mbak? " tanya ibu soffie
" hari kamis, ibu.." ucap mbak
__ADS_1
" terus tanggalnya? tanggal berapa mbak? " tanya ibu soffie lagi
" tanggal 12 april ibu.." ucap mbak
" syukurlah, hari ini ada tamu yang bertamu dan langsung makan di dapur. layani tamu kita dengan baik mbak, jangan mengecewakannya." ucap ibu soffie dengan nada sindiraan
" iya buk.." jawab mbak
setelah selesai makan, ia pun kembali ke rumahnya. sesampai disana ia membaca pesan wa dari orang suruhannya bahwa pritty belum punya kekasih, mendengar hal itu membuat pier senang dan bahagia.
aku akan mendapatkanku wanita kecilku, ucap pier pada dirinya.
__ADS_1
ia pun beristirahat, ketika ia kaget bangun ternyata sudah malam pukul 20.00 wib. ia langsung masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya,
setelah selesai pier pun mengambil ponselnya di nakas. dan menghubungi pritty, ia pun mengirim pesan wa kepada pritty seperti kebanyakan pria memperkenalkan diri dan alasan yang tidak masuk akal..
chatingan pun berjalan normal, pier pun ingin mendengar suara pritty sama seperti ia mendengarnya di bank waktu itu. tapi pritty tidak mengangkatnya, dengan alasan ia mau istirahat. pier pun berusaha memahaminya.
" hng, ternyata kamu wanita yang tak mudah di dapatkan ya.. oke kamu membuatku makin tertantang, aku menyukai tantangan ini" ucap pier pada dirinya sendiri
keesokan paginya pier pun bangun dan membuat sarapan seperti biasa, ia pun chatting dengan pritty. ia membuka semua jurus yang ia biasa mendekati banyak wanita, tapi semuanya tak mempan.. ia berusaha menunjukan kepedulian pada pritty, chatingan mereka mulai berjalan lancar dari bulan ke bulan, hari ke hari. tapi tidak mudah pritty jatuh pada pelukan pier, ia pun melakukan hal terkahir pada bulan september tanggal 4 pukul 23.45 wib. " semoga ini berhasil" ucap pier pada dirinya saat itu memang pier lagi memasak sayur tapi ia tidak tau cara memasaknya ia pun mencoba cara menanyakan bumbu apa saja yang di gunakan untuk memasak terung saus.. pritty pun memandunya ,setelah selesai masak waktu menujukan pukul 00.00 wib dimana pergantian tanggal 4 ke tanggal 5. tanpa di sangka ucapan selamat ulan tahun pun diberikan pritty untuk pier ,pier yang membacanya kaget karena ia tak menyangka pritty bisa tau. pier pun mengucapkan terima kasih, pritty pun pamit duluan untuk beristirahat.
keesokan paginya, pier ke rumah ibu soffie dan pak ali mereka pun memberikan kejutan buat pier. azisa yang membawa kue ultah ke hadapannya pun ia hanya meniup lilin tapi tidak memakan kue atau menyuapi azisa.
__ADS_1
chattingan dengan pritty pun lancar, semua berjalan sesuai yang pier harapkan