
***
Pritty adalah gadis semampai, jika ia berdiri bersama pier tingginya hanya sebatas dada pier. ia bekerja di salah satu bank di medan, ia selalu bilang ke pier ia merasa minder jika bersama pier karena dirinya yang gak cantik, tapi pier gak pernah menilainya dari wajah tapi hati. setiap ketemu pritty dalam dada selalu berguncang keras serasa hati itu ingin keluar, mereka berdua terpaut umur yang jauh berbeda pier baru memasuki 27 sedangkan pritty 31 tahun eits jangan salah menilai umur seseorang tidak menjamin kedewasaan, sama halnya dengan pritty umurnya 31 tahun tapi wajahnya masih seperti umur 27 tahun.
ia gadis yang manis, cantik dan juga baik. tapi di balik sikap baiknya pritty sama seperti pier yaitu cuek . pier jatuh cinta padanya, mereka berdua juga memiliki perbedaan keyakinan.. inilah lembaran baru pier saat bertemu pritty wanita yang ia cari selama ini
tanggal 14 september 2019 merupakan tanggal dimana pier dan pritty jadian, pier pun tidak memberitahukan pritty jika ia sudah menikah. ia memang sedikit egois, tapi apa daya ia mencari dan menemukan orang yang ia inginkan pasti tingkat egoisnya akan ada.
setelah hari berganti hari, pier dan pritty pun pacaran. meski pritty selalu cuek dengan komunikasi dan kepedulian, pier pun mengalah untuk meninggalkan sikap cueknya .
" jika dia cuek, aku juga cuek. bagaimana nanti hubungan kita, baiklah aku yang akan mengalah. aku harus merubah sikap cuekku " ucap pier pada dirinya
pier pun mulai berubah sedikit demi sedikit, semenjak menjalin hubungan dengan pritty. ia merasa ada perubahan dalam hidupnya, ia mendapatkan cinta, mendapatkan sayang yang selama ini ia cari. ia pun memutuskan untuk menikahi pritty bulan oktober pier menikahi pritty secara diam-diam dengan keyakinan pritty, orang tua azisa bahkan orang tua pier tidak ada yang tau soal pernikahan itu.yang tau hanya pier dan pritty,
" maukah kamu menikah denganku? tanya pier saat menemui pritty
__ADS_1
" yes i do " ucap pritty
pier yang mendengar hal itu langsung memeluk pritty dengan erat dan menciumnya berulang kali, kamu tau aku selalu membayangkan bagaimana aku bisa melamar gadis yang aku cintai. bukan saja pier yang mencintai pritty tapi pritty juga sangat mencintai pier mereka bahagia dengan hubungan mereka,
pier dan pritty pun menikah dan pier membawanya tinggal di rumah pier. mereka pun tinggal bersama setelah menikah, malam pertama pun pier lakukan dengan pritty. yang tidak ia lakukan dengan azisa, ia lakukan dengan pritty wanita yang ia cintai dan sayangi..
saat pier masuk ke kamarnya ia melihat pritty telah tertidur dan hanya memakai piyama kedua gunungnya terbentuk di balik piyama itu, karena setiap tidur pritty tidak memakai Bh. ia melihat hal itu ia sangat ingin melakukannya tapi setelah perjalanan jauh pulang menikah pritty merasa kecapean...
pier pun naik ke tempat tidur dan membaringkan tubuhnya didekat pritty dan memeluknya, ia mencium aroma wangi rambut pritty yang begitu harum sehingga ia tidur menutupi wajahnya dengan rambut pritty.
pier pun membalas ciuman pritty " pagi juga sayang " ucap pier
" suamiku, aku membuatkan kamu coffee dan juga roti kesukaanmu.." ucap pritty
" makasi istriku sayang," ucap pier sambil menarik pritty duduk di pangkuannya dan mencium bahu pritty dengan halus..
__ADS_1
" ayo diminum." ucap pritty
" istriku, kenapa coffee ini terasa pait. apa kamu tidak menaruh gula? " tanya pier
" masa sih, perasaan tadi aku naruh banyak kok sayang.." ucap pritty
" ini coba sayang cobain, " ucap pier sambil memberikan gelas coffee pada pritty
pritty pun mencobanya " sayang, maunya kamu manis yang gimana lagi? ini kan udah manis.." ucap pritty
" masa si, coba sini. aku cobain" ucap pier sambil mengambil gelas dan meminum di bekas bibir pritty
" iya ini baru manis sayang, " ucap pier sambil mencium pipi pritty
pritty pun tertawa melihat sikap konyol pier, " jadi apakah setiap aku membuat coffee untuk kamu harus ku cicipin dulu baru kamu minum di bekas bibirku sayang? " tanya pritty
__ADS_1
" iya sayang, karena itu gula yang sangat manis dan tidak akan membuatku sakit manis.." ucap pier