Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 62


__ADS_3

***


Selesai menandatangani surat peraturan pernikahan azisa pamit untuk balik duluan, pier pun menyusul balik ke kantor untuk bersiap pulang.


ia kembali ke kantor mengambil tas dan pulang, sesampainya ia di rumah ia melihat ibu soffie dan pak ali telah siap untuk pergi ke pengajian, pak ali meminta pier untuk segera bersiap.


pier pun masuk ke kamarnya dan bersiap-siap setelah selesai mereka semua langsung pergi ke rumah pak bambang,


dalam perjalanan pier hanya fokus pada ponselnya sambil chattingan dengan keyza..


" kamu lagi ngapain sayang? udah pulang kampus? " tanya pier


" belum sayang, masih pengurusan..." balas keyza


"emangnya belum selesai sayang? siapa si rektornya?atau siapa dosennya? " tanya pier


" emangnya kenapa sayang?" balas keyza


" gak, biar aku yang ketemu. lebih bagusnya kalau cewek biar bisa aku kedipkan mata, supaya pengurusanmu lancar..." jawab pier


" hahaha terus kalau cowok gimana sayang? " tanya keyza


" kalau yang itu sih, gak jadi deh hahaha..." ucap pier


setelah menempuh beberapa menit perjalanan tibalah pier dan keluarganya di rumah pak bambang, pak bambang pun keluar menyambut mereka semua..


mereka semua pun bersalaman, pak bambang mempersilahkan masuk...

__ADS_1


pengajian pun dimulai selama pengajian berlangsung, pier tidak fokus pada pengajian ia lebih fokus pada ponselnya.


setelah sejam lebih pengajian akhirnya selesai , pier pun berpamitan untuk pulang duluan pada pak ali. tapi pak ali mencegahnya, semua keluarga meminta foto bersama setelah selesai pier pun hanya menurut keinginan orang tuanya.


pak bambang mengajak pak ali dan keluarga makan bersama, setelah selesai pengajian.


azisa yang melihat pier sedang duduk sendiri pun menghampirinya,


" mas kamu gak ikut gabung? ayo makan.." ucap azisa


" gak usah, masih kenyang aku..." jawab pier


" ya udah mas, oh iya mas aku mau kenalin kamu sama seseorang..." ucap azisa


" siapa " tanya pie


" ayo, dia lagi didepan..." ucap azisa sambil menarik tangan pier


pier pun berjalan mengikuti azisa, " ini mas kenalin sahabat aku.." ucap azisa


pier melihat lelaki yang berdiri di depannya dengan belakang berbalik pada pier, azisa pun memanggil pria itu untuk membalikan wajahnya..


" mas, ini kenalin calon suamiku.." ucap keyza pada pria itu


pria itu pun membalikan wajahnya pada pier, betapa kagetnya pier ternyata rangga.. " luar biasa, dia pikir aku gak tau hubungan kalian. beraninya kau memanggilnya datang, " gumam pier dalam hati


" oh iya, pier " ucap pier sambil memperkenalkan diri dan menjabat tangan rangga

__ADS_1


" rangga " jawab rangga


" ayo masuk, kenapa cuman berdiri di luar. ayo masuk gabung dengan kita, " ucap pier sambil mengajak


" gak mas, mas rangga mau balik ia hanya mampir ucapin selamat buat aku aja terus mau balik kok.." ucap azisa terbata-bata


" oh iya sudah, aku masuk duluan ya rangga.." ucap pier


" oke pier " jawab rangga


pier pun masuk meninggalkan azisa dan rangga sendiri, pier hanya melihat mereka berdua di balik tirai jendela..


pier bertanya- tanya kenapa azisa begitu terbata-bata saat aku mengajak rangga masuk.


tiba-tiba pier melihat azisa dan rangga mulai menjauh dari rumah, " kenapa mereka, kok menjauh. terus kenapa saling tunjuk-tunjuk? " gumam pier dalam hati


pier melihat azisa yang beranjak masuk ke rumah, lamgsung berpura-pura duduk memainkan ponselnya.


" temanmu sudah pulang?" tanya pier pada azisa


" iya mas, sudah.. " jawab azisa


setelah pak ali dan ibu soffie selesai makan, mereka pun berpamitan pulang.


pak bambang ,ibu karina dan azisa pun mengantar kelurga pak ali dan keluarga ke depan rumah.


dalam perjalanan pier tetap fokus pada ponselnya,

__ADS_1


" kamu ini gak di pengajian, gak di mobil main ponsel terus..." ucap ibu soffie


pier tidak menghiraukan apa yang ibu soffie katakan, setelah tiba di rumah pier langsung masuk ke kamarnya, dan mengunci pintu dan mengistirahatkan tubuhnya ia pun tertidur pulas dan lupa menelpon keyza lagi.


__ADS_2