
***
pier pun tidak menginginkan malam itu cepat berlalu, ia ingin malam yang panjang karena selama 2 bulan setiap hari ia tidur terpisah dari istri kecilnya itu..
pelukan pun semakin erat dengan keadaan cuaca pun yang begitu dingin, membuat kehangngatan yang di rasakan pritty dari pelukan pier. pritty pun merindukan pelukan itu, yang selama bersama pier ia selalu rasakan pelukan itu tiap malamnya.
" hujan, turunlah semakin deras dan jangan biarkan malam ini cepat berganti. aku masih ingin memeluknya lama, karena aku tidak ingin melepaskan kesempatan ini.." batin pier
juniornya pun sudah dingin akibat basah terkenal hujan tadi saat memasukan motornya apalagi ia sudah menahan dingin selama 2 bulan tanpa memasukan juniornya di surga pritty, tapi ia takut untuk meminta jatah dari pritty.
ia pun makin memeluk pritty dengan erat, pritty pun memeluk ke dua tangan pier yang berada di dadanya. pritty pun merasakan ada ganjalan yang menonjol di pahanya, pritty merasakan itu.
" apa kamu menginginkannya? " tanya pritty sambil mengelus tangan pier yang berada di dada pritty
" iya aku menginginkannya, jika kamu gak keberatan sayang. " ucap pier sambil membelai rambut pritty dan mencium lehernya
" iya sudah, lakukanlah.." ucap pritty sambil membalikkan wajahnya pada pier
pier pun mencium bibir pritty dengan lembut, dan tangannya pun menjulur kemana-mana entah di payudara pritty ataupun di surganya..
pritty hanya menerima serangan tangan pier, ia pun meremas payudara pritty dengan lembut.. ia takut tingkat buasnya kambuh dan bisa membuat pritty berada dalam bahaya akibat kenafsuannya,
pier pun memasukan juniornya ke dalam surga pritty dengan perlahan, ia memainkannya dengan penuh hati-hati..
__ADS_1
pritty menahan tiap masukan yang di berikan pier membuat desahannya makin mengencang di tambah lagi dengan guyuran hujan, tiap desahan itu membuat pier makin buas tapi ia tidak bisa melepaskannya dengan kasar..
setelah selesai melepaskan buasnya, ia pun tidur memeluk pritty sampai pagi.
***
keesokan paginya pritty pun bangun, ia melihat pier yang masih tertidur pulas tidak membangunkannya.
pritty pun menuju ke dapur untuk menyiapkan sarapan ia melihat ibunya pun sudah bangun, ia langsung membantu ibunya menyiapkan sarapan buat mereka semua..
" semalam siapa yang datang? " tanya ibunya pritty
" pier ma, semalam datang.." ucap pritty sambil membuat nasi goreng
" masih tidur ma, semalam mau balik cuman hujan makanya aku minta dia tidur.. " jawab pritty
pier pun bangun dan keluar menggunakan pakaian tidur pritty yang melihatnya pun tertawa karena baju yang ia pakai sobek pada bagian ketiak, sehingga ketika pier mengangkat tangannya akan kelihatan ketiaknya..
" apa yang kamu ketawa? aku lucu? " tanya pier sambil menuangkan air pada gelasnya dan meminum
" sana mandi terus ganti pakaiannya, lalu keluar sarapan.." ucap pritty sambil menolak pier jalan masuk kamar untuk mandi
pier pun menurutinya, ia membersihkan tubuhnya setelah selesai pier pun keluar dan sarapan bersama orang tua pritty.
__ADS_1
" ayo sarapan " ajak bapaknya pritty
" iya pa.." jawab pier
pritty pun menyajikan sarapan buat pier, ia tau pier tidak menyukai sarapan pagi nasi, tapi pier berusaha menyesuaikan diri.
" kenapa 2 bulan ini kamu gak jemput pritty? dia kan lagi hamil, kenapa kamu gak jenguk dia selama di sini. kenapa baru sekarang ? " tanya bapaknya pritty
pier pun bingung menjawabnya, ia takut salah menjawab dan akan membuat masalah makin ribet..
" gak pa, pier beberapa bulan ini sibuk keluar kota. makanya pas balik langsung dia kesini semalam jam 11 pa" ucap pritty, ia pun tidak mau masalah mereka di ketahui orang tuanya karena selama 2 bulan ini ia beralasan bahwa pier lagi kerja di luar kota.
" baiklah, papa pikir kalian lagi ada masalah.. " ucap bapaknya pritty
"gak pa, " jawab pritty
mereka pun melanjutkan sarapan, setelah selesai pier pun masuk ke kamar dan siap untuk pulang ke rumahnya.
" aku akan balik, apa kamu tidak ingin pulang bersamaku? " tanya pier
" gak. aku masih mau disini dulu, jika kamu ingin makan mampirlah ke sini. rumah ini selalu terbuka untukmu.. " ucap pritty
pier pun langsung jalan keluar meninggalkan pritty di kamar, ia pun berpamitan pada orang tua pritty dan melajukan motornya meninggalkan rumah pritty.
__ADS_1