
***
Keesokan pagi pier pun kaget bangun, ia menatap jam di dinding ternyata masih jam 4 subuh. ia pun balik memeluk pritty tapi tangan tetap me-remes kedua gunung pritty, " sayang aku masih mau lagi.." ucap pier
pritty pun membiarkannya, ia mulai menjulurkan tangannya bermain pada surga pritty. pritty hanya mendesah sambil menutup matanya karena ia masih merasa kantuk..
pier pun melancarkan aksi buasnya ia menaiki tubuh pritty dan menikmatinya..
" maaf sayang selama ini aku menahannya, aku sudah berjanji pada diriku aku akan melakukannya dengan wanita yang aku cintai dan sudah aku nikahi. dan kamulah orangnya, aku juga ingin secepatnya memiliki anak darimu..." ucap pier sambil berbisik pada telinga pritty
pier pun terus menikmatinya, ia mencium bibir pritty dengan kasarnya.. sampai membuat pritty tak tahan ia pun kembali menyerang pier dengan agresifnya..
pier pun tertawa, kini giliran pritty yang berada di atas tubuh pier. ia tadi membuat pritty seperti bantal gulingnya sehingga pritty berada di posisi atas tubuh pier, pier pun kembali menggulingkan pritty..
sambil berulang kali memasukan juniornya ke dalam surga pritty entah berapa ronde yang pier cetak gol..
__ADS_1
begitu nafsunya pier sampai ia tidak peduli dengan keadaan, ia tetap melakukannya..
ia hanya ingin memiliki anak secepatnya, pier pun terus mencium pucuk gunung pritty sambil me- remesnya pritty hanya bisa mendesah sambil menikmati apa yang di lakukan pier...
lidah pier menjular kemana-mana semua tubuh pritty ia meningalkan bekas sampai-sampai tiada yang nampak mulus lagi.. semua hanya tinggal bekas merah kebiruan,
setelah selesai nafsu buasnya pritty pun turun dari tempat tidur karena sudah jam 6 dan ia harus mandi dan menyiapkan sarapan untuk pier..
pier yang melihat pritty ke kamar mandi, pier pun ikut masuk keduanya pun mandi bersama tak puas di tempat tidur pier pun kembali menunggangi pritty di dalam kamar mandi karena juniornya masih berdiri tegak. akhirnya pritty pun pasrah terima apa yang di lakukan suaminya itu,
pritty pun melakukan tugasnya ia kali ini naik di atas tempat tidur dan mengikat dasi pier.. pier yang melihatnya hanya tertawa, "sebentar jangan lupa belikan bangku buat kamu sayang biar tiap pagi kamu berdiri di bangku tidak perlu naik di atas tempat tidur seperti itu.. " ucap pier
setelah itu pier dan ia keluar sarapan kali ini pritty tidak memasak untuk sarapan pagi mereka karena ulah pier. mereka berdua hanya menikmati roti dan jus,
" sayang kalau kamu pulang lebih awal, kamu mampir beli udang sama pete ya aku mau makan malam itu.." ucap pier
__ADS_1
" iya sayang, kamu hari ini pulang agak telat sayang?" tanya pritty
" iya sayang, " ucap pier
" sayang, aku juga harus belanja bulanan semua persediaan kita sudah habis " ucap pritty sambil membuka kulkas..
" ya udah sayang kamu belanja aja, nanti aku nyusul jemput kamu.." ucap pier
" iya sayang.." ucap pritty
setelah mereka selesai sarapan, pier dan pritty pun ke kantor seperti biasa tugas pier setiap pagi mengantar pritty ke kantor baru ia ke kantornya..
mereka sangat bahagia dengan rumah tangga mereka, pier bahkan lupa jika ia sudah menikah dengan azisa.. bahkan ia semenjak nikah sama pritty jarang sekali ke rumah pak ali..
sementara di rumah pak ali, pak ali selalu bertanya kenapa pier tidak pernah ke rumah lagi akhir-akhir ini..
__ADS_1