
***
Keesokan harinya pier dibangunin pak ali, karena hari ini ia akan menikah dengan azisa pukul 09.30 Wib.
" hari ini kamu nikah kok bangun jam segini, ayo bangun siap-siap..." ucap pak ali
" mmmm pa, lagian kan aku cowok gak butuh di dandanin... tinggal mandi pakai ya selesai.." ucap pier
" iya tapi bangun terus siap-siap sana, ayo.." ucap pak ali
" iya pa, " ucap pier sambil bangun menuruni tempat tidur
" mata kamu kenapa bengkak? " tanya pak ali
" gak tau ah, ya udah pa keluar duluan aku siap-siap dulu.." ucap pier
pa ali pun keluar meninggalkan pier sedangkan pier menuju kamar mandi untuk bersiap-siap...
disisi lain semua keluarga sudah bersiap-siap, galih dan sinta pun juga sudah tiba di rumah pier.
" om pier mana? " tanya galih pada pak ali
" eh kamu galih, lagi siap-siap di kamarnya tuh.. " ucap pak ali sambil bersalaman pelukan dengan galih
" boleh aku ke kamarnya om?" tanya galih
" pergi aja , kenapa harus minta izin..." ucap pak ali dengan senyum manis
__ADS_1
" baik om " ucap galih
galih pun ke kamar pier ia melihat hari ini sahabatnya begitu tampan dengan pakaian pengantinnya,
" kamu kelihatan tampan" ucap galih
" kamu galih, aku pikir kamu gak datang.." ucap pier
" aku kan udah janji bakalan datang, pasti aku datang.." ucap galih
" makasih ya gal, " ucap pier
" gimana? kamu grogi gak?terus kamu udah ngomong sama pacarmu ?" tanya galih
" biasa aja aku , udah semalam gal makanya liat tuh mata aku masih bengkak.." ucap pier
pak ali pun meminta mbak memanggil pier untuk keluar sebelum mereka ke hotel tempat acara akad pernikahan,
" iya pak" ucap mbak
mbak ke kamar dan memanggil pier yang sudah siap tapi masih berbicara sama galih..
"permisi den, di suruh keluar sama bapak.." ucap mbak
" iya, ini mau keluar..." jawab pier
pier pun keluar dengan galih menuju ruang keluarga, sebelum pergi pier sungkem kepada kedua orang tuanya. setelah selesai pier dan keluarga menuju ke hotel, dalam perjalanan keyza mengirim pesan wa betapa hancurnya hati pier ketika membaca isi pesan wa dari keyza..
__ADS_1
" mas, makasih untuk perjalanan cinta kita selama 3 bulan lebih ini. makasi juga untuk cinta dan perhatian yang selalu mas berikan buat keyza, maaf jika keyza banyak kurang untuk mas dalam segi apapun. keyza doakan bahagia selalu mas, semoga lancar acara akadnya. jangan gugup ya mas.. "
pier hanya meneteskan air mata saat membaca pesan wa dari keyza, ia tau hatinya terluka dengan keadaan ini.
" maafin mas key, maafin mas " ucap pier dalam hati
pier dan keluarga pun tiba di hotel ABC yang ditentukan sebagai acara akad nikah.. semua tamu undangan yang di undang untuk menghadiri acara akad pun sudah tiba, keluarga azisa juga sudah ada karena mereka menginap di hotel tersebut.
pier yang berjalan di gandeng oleh kedua orang tuanya menuju ruangan akad nikah.
jantungnya semakin berdebar kencang, karena ia takut salah ucap apalagi ia menikah bukan keinginannya tapi ia berusaha tetap tenang dan fokus...
pier pun duduk di depan penghulu dengan tenang dan santai,
tak lama kemudian keluarga azisa masuk ke ruangan pernikahan untuk menyaksikan ijab kabulnya..
penghulu pun mempersilahkan pak bambang sebagai orang tua wali azisa untuk mengambil tempat dalam prosesi ijab kabul, para saksi pun sudah duduk pada tempat mereka.
setelah selesai penghulu berbicara, penghulu pun mempersilahkan pak bambang untuk menikahkan pier dan azisa..
" pier wijaya saya nikahkan kepadamu anak kandung saya azisa andiana maharnya cincin berlian tunai." ucap pak bambang
" saya terim nikahnya azisa andiana maharnya cincin berlian tunai." ucap pier
sontak semua dalam ruangan tersebut mengatakan alhamdulillah SAH...
ibu azisa pun membawa keluar azisa menuju ke depan penghulu untuk duduk di samping pier dan menandatangani buku nikah.
__ADS_1
setelah proses pernikahan selesai mereka pun melanjutkan resepsi pernikahan, pada pukul 12.00 Wib. banyak tamu undangan yang hadir mengambil bagian dalam kebahagiaan keluarga pak bambang dan pak ali.. dari rekan bisnis, teman, karyawan semuanya pun hadir.
dari semua tamu undangan yang hadir memberikan ucapan selamat berbahagia niska pun hadir, ia menuju panggung pengantin dan mengucapkan selamat berbahagia pada pier dan azisa. azisa sempat kaget ia tak menyangka niska diundang pier,