Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 59


__ADS_3

***


pier kembali ke kantor dan lanjut bekerja ia teringat untuk menghubungi sahabatnya galih , pier pun menelpon galih tapi tidak di respon olehnya.


setelah mencoba beberapa kali menelpon galih akhirnya galih mengangkat telpon dan memberi alasan kepada pier bahwa ia sedang sibuk


" kenapa sob? aku lagi sibuk banget nih.. kerjaan lagi numpuk, jam 14.00 Wib ini harus di bawah ke ruangan bos.. makanya tadi kamu telpon gak bisa angkat, " ucap galih


" astaga sorry sob, aku gak tau... ya udah lanjut kerja dulu. " ucap pier yang mulai gak enak sama galih


" gak apa-apa, ayo mau ngomong apa sob? " tanya galih


" aku mau nikah tanggal 6 ini, kamu datang ya.." ucap pier


" iya , aku bakalan datang kok sama sinta.." ucap galih

__ADS_1


" oke sob, lanjut kerja dulu.. " ucap pier sambil mematikan telpon


Sorenya pier pun pulang dengan keadaan yang begitu mumet memikirkan pernikahan dan pekerjaan kantor.


ketika ia masuk rumah disambut dengan perkataan yang kurang mengenakan baginya sehingga membuat ia marah.


" kamu ini gak bisa sehari gak ke kantor? kurang 3 hari lagi pernikahan kalian kenapa kamu gak bisa bantu berpartisipasi urusin pernikahan kalian.. kamu ini mau apa saja si !! " tanya ibu soffie dengan nada marah


pa ali yang melihatnya hanya diam dan tidak berbicara apapun,


" ma , aku capek.. dan aku butuh istirahat." ucap pier sambil jalan meninggalkan ibu soffie yang lagi ceramahin ia


" maa aku capek!! nada suara pier yang membesar


aku juga gak menginginkan pernikahan ini, mama dan papa aja yang ngotot menikahkan aku. jadi biarin aja papa dan mama yang ngurus, ngapain aku harus ikut repot-repot... pekerjaanku lebih berharga dari pernikahan ini, " ucap pier masuk ke kamar dan membantingkan pintu sehingga membuat ibu soffie terkejut

__ADS_1


ibu soffie pun membalas kemarahannya pada pak ali yang hanya melihat pertengkaran ibu soffie dan pier


" kamu lihat itu pa, anak kamu.. mulai kurang ajar tuh anak, kamu juga pa. anak mulai seperti itu kamu biarin" ucap ibu soffie sambil memarahi pak ali


" udahlah ma, jangan terlalu di pikirkan.. biarin dia aja, mungkin dia lagi capek. jadi omongannya begitu, " ucap pak ali yang menenangkan ibu soffie


" terserah papa " ucap ibu soffie


pak bambang pun meminta pier ke rumah untuk makan malam bersama mereka pier pun menurutinya..


pukul 19.20 Wib pier pun menuju rumah pak bambang sesampai disana pak bambang dan ibu karina menyambutnya dengan hangat , azisa pun tidak ada karena ia berdinas malam di salah satu rumah sakit di medan.


ia pun makan malam bersama ke dua orang tua azisa sambil membicarakan pernikahan mereka yang tinggal 3 hari lagi, pak bambang meminta pier untuk sementara waktu tidak ke kantor tapi beristirahat dirumah..pier yang mendengarnya hanya tersenyum datar, " nikah ya tinggal nikah, apa hubungannya kantor sama nikah. kantor ku lebih berarti dari anakmu, iya tinggal 3 hari lagi katakanlah pada anakmu untuk selamat datang di neraka." gumam pier dalam hati.


kebencian pier terhadap asiza begitu dalam dan tak bisa di bendung, bahkan pier ingin cepat- cepat pernikahan itu terjadi agar ia bisa membuat azisa membayar duka dan amarah yang ia tampung

__ADS_1


setelah selesai makan, pier pun berpamitan untuk pulang.


sesampai di rumah ia ketiduran dan lupa menelpon keyza, keyza yang menunggu telpon dari pier pun mulai khawatir karena sampai jam 23.00 Wib pier belum juga menelponnya, tapi keyza tetap berpikir positif. " mungkin mas lupa, atau mungkin mas capek dan udah tidur " gumam keyza dalam hati sambil memukul ponselnya di tangan


__ADS_2