
sesampai mereka di restoran dimana tempat janjian mereka dengan klain, untuk membicarakan bisnis. waktu pun menunjukan pukul 10.10 dan klain pun belum nampak batang hidungnya.
kamu janjian sama klain ditempat ini kan? bukan ditempat lain lia? **ucap pier
iya pak, beliau janji ditempat ini pak**ucap lia
oke. kemana si waktu aja gak hargai kok telat (sambil main hp )**ucap pier
nah itu dia pak, orangnya sudah ada**ucap lia
selamat siang, maaf ibu lia sudah membuat anda menunggu lama. tadi dijalanan sedikit macet jadi saya telat**ucap klain
it's Oke pak,oh iya pak kenalin ini CEO kami pak pier**ucap lia
oh iya, hallo pak pier saya baim asisten pak bambang senang bisa berjumpa langsung sama bapak. maaf sudah membuat bapak menunggu lama, tadi kami kena macet dijalan,**ucap baim
oke. kita to the point saja. saya tidak mau banyak basa basi karena bagi saya waktu itu emas, banyak kerjaan saya yang harus saya lakukan dikantor**ucap pier
baik pa, (sambil mengeluarkan dokumennya **gumam baim dalam hati orangnya tegas rupanya dan gak mau basa basi , orangnya juga to the point, bisa gak ni aku jelasin takut gak terima lagi)**ucap baim
lia, tolong siapin semuanya kamu jelasin ke dia saya yang mendengar**ucap pier
baik pa,**ucap lia
sambil penjelasan dan lia berlangsung pier hanya memperhatikan baim dan membaca dokumen yang ditawarkan perusahaan mereka pada perusahaan pier.
hanya saja tawaran yang ditawarkan begitu tinggi dan gak sebanding dengan apa yang menjadi projeck mereka disitu pier mulai merasa curiga.
tunggu sebentar**ucap pier
__ADS_1
ada apa pak? ucap lia
pak baim apakah kamu sebelum datang menemui saya kamu sudah membaca dokumen dan mempelajarinya?**ucap pier
sudah pak.** ucap baim
apa kamu yakin? kamu sudah cek juga harga yang ditawarkan untuk sebuah produk yang menurut saya produk ini gak semahal harga yang kamu tawarin baim, siapa bos kamu? **ucap pier
pak bambang gunawan pak**ucap baim
oh pak bambang gunawan(dengan nada yang jengkel sambil menghela nafas secara perlahan dan mengeluarkannya) kamu kembali ke pak bambang dan bilang buat pak bambang kami memutuskan kontrak ini, karena kontrak ini tidak sesuai dengan produk yang ditawarkan ke kami oke. meeting selesai, ayo lia bereskan dan kita kembali ke kantor**ucap pier
baik pal, saya akan sampaikan**ucap baim
baik pak**ucap lia
oke kami permisi pak baim**ucap lia
iya ibu lia **ucap baim
sungguh aneh ini orang ditawarin yang mahal gak mau, kalau ditawarin untuk perusahaan lain pasti tanpa membaca dengan baik mereka langsung menandatangani dokumen kontrak tersebut**ucap baim pada dirinya sendiri
sedangkan dalam perjalanan menuju mobil lia dimarahi pier
kamu itu kalau mau liat klain, liat bibit bobot jangan cuman main nerima klain lia**ucap pier
maaf pak, saya hanya menerima karena yang ditawarkan sesuai dengan kapasitas kita pak, saya tidak tau soal harga yang pada kontraknya pak maaf **ucap lia
baik. ini yang terakhir kalaupun tawaran kerja sama dari pak bambang langsung kamu nolak saja**ucap pier
__ADS_1
baik pak, saya minta maaf pak. tidak diulangi lagi pak**ucap lia
sampai dimobil waktu menunjukan pukul 11.45 Wib
ayo kita ketemu, kamu dimana? chat pier buat bella
ini aku uda mau dekat caffe 5 menit lagi nyampe kok ** balasan bella
oke aku lagi diluar kantor tapi ini uda jalan balik 15menit lagi aku nyampe,boleh nunggu kan? **balas pier
gak apa kak aku nunggu kok** balas bella
oke. kamu pesan aja dulu sekalian kalau uda nyampe** balas pier
kamu mau pesan apa kak? **balas bella
BBQ aja bell **balas pier
oke kak **balas pier
Lia sesampai dikantor kamu komunikasi sama niska ingatin dia untuk ketemu saya jam 13.00 Wib,**ucap pier
baik pak**ucap lia
*tut*(bunyi wa masuk)
aku uda di caffe ya kak, aku mesan sekalian biar kamu datang langsung makan** chatnya bella
baik. makasi ya **balas pier
__ADS_1