Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 108


__ADS_3

***


ia yang melihat pritty berjalan ke dapur, hanya bisa menggeleng kepala..


" dasar wanita, gak bisa muji apa? " batin pier


pritty pun membuatkan susu kehamilan untuk di minum,


" syukurlah setidaknya kamu sudah buat.." ucap pier sambil berdiri disamping pritty


" iya ,kalau gak kan kamu banyak ngoceh.." ucap pritty sambil meminum susu


" rasa apa yang kamu buat? kan aku bilang beli banyak rasa biar kamu gak bosan rasa yang itu-itu saja sayang.. " ucap pier sambil duduk di depan pritty


" aku buat rasa vanila, iya kan ini gantian sayang.. itu bakso aku gak habisin, kamu habisin ya " ucap pritty


" kebiasaan, yang sisa baru dikasih ke suaminya.. " ucap pier menggelengkan kepala sambil menarik mangkuk bakso


" itu kan masih banyak, aku cuman makan beberapa biji aja.. " jawab pritty


" iya sudah, ayo habisin susu terus mandi. aku mau ajak kamu keluar " ucap pier sambil menikmati baksonya

__ADS_1


" mau ke mana? " tanya pritty penasaran


" udah, kamu siap-siap aja entar aku bawah. kalau bilang entar gak suprise dong.." jawab pier


pritty pun menuju kamar, untuk membersihkan tubuhnya..


" aku gak nyangka bisa segemuk ini, tapi gak apa-apalah yang penting kamu sehat selalu di dalam sayangku. " ucap pritty pada dirinya sambil mengelus perutnya yang makin membuncit


sedangkan di dapur pier menelpon seseorang untuk menyiapkan dinner buat ia dan pritty.


" aku mau kamu siapin dinner yang romantis tapi suasananya santai dan aku mau cukup kami berdua.. " ucap pier pada seseorang di telpon


" baik pak, kami akan siapkan.. kapan dinnernya pak?" tanya manangger restoran


" ba-baik pak.. " jawab managger restoran dengan suara terbata-bata


pier pun langsung mematikan telponnya, sedangkan managger restoran menjadi pusing memikirkan keinginan pier yang tiba-tiba..


" gila ini orang, pesannya gak kira-kira. pesannya dari kemarin kek, atau pagi kek. jam segini baru mesan, mana tamu pada masih ada lagi. ditambah waktu yang di kasih hanya 1 jam pula. " batin manager restoran


ia pun meminta tidak menerima tamu lagi, dan mempersiapkan ruangan untuk pier dan pritty..

__ADS_1


pier pun menuju kamar dan melihat pritty sedang bersiap-siap..


" apa kamu mau pergi dengan memakai pakaian seperti ini? " tanya pier pada pritty


" terus, pakai pakaian apa? kamu aja gak bilang mau ke mana.. " tanya pritty sambil membuka tangan ketidak tauannya


" ayolah," pier pun berjalan menuju lemari dan memberikan pakaian yang di belikannya pada pritty, tapi belum sempat memberikan


" kamu gak lihat perutku mulai membesar? mana bisa pas pakai pakaian ini.. " ucap pritty sambil menunjukan pakaian pemberian pier


" kamu ini banyak ngoceh, coba dulu baru banyak ngomong.. " ucap pier


pritty pun menuruti dan mencobanya. pier yang melihatnya kagum keheranan, ia yang duduk di tempat tidur langsung berdiri dan memeluk pritty dari belakang..


" lihatlah, gaun itu sangat cocok di tubuhmu. kamu begitu cantik sayang, meski kamu sedang hamil tapi gak mengurangi kecantikanmu.. " ucap pier sambil memeluk pritty


" masa si? kapan kamu belajar gombal lagi? kamu gak lihat aku mulai merasa gemuk. " ucap pritty sambil membulak-balik badannya di depan cermin


" gak, kamu lagi hamil jadi begitu.. " ucap pier


" ya udah kamu siap-siap gih, biar aku lanjut siap-siapnya " ucap pritty sambil melepaskan pelukan pier dan mendorongnya menuju kamar mandi

__ADS_1


pier pun masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya, sedangkan pritty lanjut merias wajahnya.


__ADS_2