
***
ia yang melihat pritty berjalan ke dapur, hanya bisa menggeleng kepala..
" dasar wanita, gak bisa muji apa? " batin pier
pritty pun membuatkan susu kehamilan untuk di minum,
" syukurlah setidaknya kamu sudah buat.." ucap pier sambil berdiri disamping pritty
" iya ,kalau gak kan kamu banyak ngoceh.." ucap pritty sambil meminum susu
" rasa apa yang kamu buat? kan aku bilang beli banyak rasa biar kamu gak bosan rasa yang itu-itu saja sayang.. " ucap pier sambil duduk di depan pritty
" aku buat rasa vanila, iya kan ini gantian sayang.. itu bakso aku gak habisin, kamu habisin ya " ucap pritty
" kebiasaan, yang sisa baru dikasih ke suaminya.. " ucap pier menggelengkan kepala sambil menarik mangkuk bakso
" itu kan masih banyak, aku cuman makan beberapa biji aja.. " jawab pritty
" iya sudah, ayo habisin susu terus mandi. aku mau ajak kamu keluar " ucap pier sambil menikmati baksonya
__ADS_1
" mau ke mana? " tanya pritty penasaran
" udah, kamu siap-siap aja entar aku bawah. kalau bilang entar gak suprise dong.." jawab pier
pritty pun menuju kamar, untuk membersihkan tubuhnya..
" aku gak nyangka bisa segemuk ini, tapi gak apa-apalah yang penting kamu sehat selalu di dalam sayangku. " ucap pritty pada dirinya sambil mengelus perutnya yang makin membuncit
sedangkan di dapur pier menelpon seseorang untuk menyiapkan dinner buat ia dan pritty.
" aku mau kamu siapin dinner yang romantis tapi suasananya santai dan aku mau cukup kami berdua.. " ucap pier pada seseorang di telpon
" baik pak, kami akan siapkan.. kapan dinnernya pak?" tanya manangger restoran
" ba-baik pak.. " jawab managger restoran dengan suara terbata-bata
pier pun langsung mematikan telponnya, sedangkan managger restoran menjadi pusing memikirkan keinginan pier yang tiba-tiba..
" gila ini orang, pesannya gak kira-kira. pesannya dari kemarin kek, atau pagi kek. jam segini baru mesan, mana tamu pada masih ada lagi. ditambah waktu yang di kasih hanya 1 jam pula. " batin manager restoran
ia pun meminta tidak menerima tamu lagi, dan mempersiapkan ruangan untuk pier dan pritty..
__ADS_1
pier pun menuju kamar dan melihat pritty sedang bersiap-siap..
" apa kamu mau pergi dengan memakai pakaian seperti ini? " tanya pier pada pritty
" terus, pakai pakaian apa? kamu aja gak bilang mau ke mana.. " tanya pritty sambil membuka tangan ketidak tauannya
" ayolah," pier pun berjalan menuju lemari dan memberikan pakaian yang di belikannya pada pritty, tapi belum sempat memberikan
" kamu gak lihat perutku mulai membesar? mana bisa pas pakai pakaian ini.. " ucap pritty sambil menunjukan pakaian pemberian pier
" kamu ini banyak ngoceh, coba dulu baru banyak ngomong.. " ucap pier
pritty pun menuruti dan mencobanya. pier yang melihatnya kagum keheranan, ia yang duduk di tempat tidur langsung berdiri dan memeluk pritty dari belakang..
" lihatlah, gaun itu sangat cocok di tubuhmu. kamu begitu cantik sayang, meski kamu sedang hamil tapi gak mengurangi kecantikanmu.. " ucap pier sambil memeluk pritty
" masa si? kapan kamu belajar gombal lagi? kamu gak lihat aku mulai merasa gemuk. " ucap pritty sambil membulak-balik badannya di depan cermin
" gak, kamu lagi hamil jadi begitu.. " ucap pier
" ya udah kamu siap-siap gih, biar aku lanjut siap-siapnya " ucap pritty sambil melepaskan pelukan pier dan mendorongnya menuju kamar mandi
__ADS_1
pier pun masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya, sedangkan pritty lanjut merias wajahnya.