Dua Hati Satu Cinta

Dua Hati Satu Cinta
Eps 93


__ADS_3

***


jam 22.59 Wib pritty pun meminta pier untuk membelikannya martabak karena ia merasa lapar dan ingin mememakan martabak tersebut, meski dengan keadaan yang sangat mengantuk ia pun pergi keluar membelinya. setelah kembali membeli pritty pun sudah tidak mau memakan martabak itu lagi, ia mau makan batagor dengan di tabauri saus kacang yang banyak..


pier pun dalam keadaan ngantuk menjadi jengkel dengan pritty, " mau kamu makan yang mana si? lagian ini udah malam mintanya jangan aneh-aneh deh.." ucap pier dengan nada marah


" ya mau gimana sayang, kan anak kamu yang minta..bukan aku yang minta, kalau gak mau aku ngidam kaya gini ya udah. ngapain juga kamu buat aku hamil, mau punya anak kok gak mau penuhi keinginan anaknya.." ketus pritty yang mulai ngambek


" iya, tapi masalahnya ini udah malam.. kalau gak ada batagornya lagi gimana? " ucap pier yang makin nge-gas


" ya kamu aja masih berdiri di hadapanku, mana bisa dapat batagornya kalau belum juga pergi.. " ucap pritty


" kamu ini yaahh... ihhhhh" ucap pier yang ingin mencekik pritty dengan nada jengkelnya


pier pun meninggalkan pritty dan pergi mencari batagor..


" awas aja kalau ketemu terus balik gak dimakan, aku suruh tidur diluar.." gumam pier dalam hati sambil membawa motornya


setelah setengah jam pier memutar-mutar dengan motornya untuk mencari batagor, akhirnya ia ketemu..


" pak, tolong batagornya satu saya minta saus kacangnya dibanyakin ya pak.." ucap pier

__ADS_1


" pedas pak? " tanya abang batagor


" pisahin sambalnya boleh pak, gak bawah ponsel saya, jadi gak bisa nanya.. " ucap pier


" iya pak, " jawab abang batagor


" berapa ini pak? " tanya pier


" 15 ribu pak.." ucap abang


pier pun memberikan uang dan langsung pulang, sesampainya di rumah ia pun masuk dan mengunci pintu rumah ia menghampiri pritty di kamar ia pun melihat pritty tengah tidur, pier pun langsung membangunkanya. pritty pun bangun


" ya aku nyarilah, lain kali kalau ngidam boleh gak di pagi sampai sore aja gak usah malam gini.." ucap pier yang jengkel


" mana aku tau sayang, kan anaknya yang minta. ngidam itu gak menentu tiba-tiba pengen aja, " ucap pritty


" hmmm. ini batagornya di makan. awas kalau gak lagi" ucap pier


" makasih ya sayang muuahh" ucap pritty sambil mencium suaminya


keesokan paginya pier bangun begitu pagi dan lebih awal dari biasanya, ia pun masuk ke ruang olahraga untuk berolahraga... setelah selesai berolahraga ia pun menuju dapur untuk membuat sarapan, ia bingung apa yang akan ia buat untuk sarapan mereka berdua apalagi sudah ada anggota keluarga baru dalam keluarga kecil mereka meski masih di dalam perut ibunya.

__ADS_1


ia pun membuat jus buah buat pritty dan memanggang roti, ia pun menikmati rotinya di meja makan sambil menunggu pritty bangun.


pritty pun bangun dan merapikan tempat tidur, ia mebersihkan wajahnya dan terus keluar menghampiri pier..


" selamat pagi papa pemarahku, " ucap pritty sambil mengelus perutnya


" hmm " jawab pier sambil menikmati roti panggang yang ia buat..


" bangun pagi amat sayang, " ucap pritty .


" aku tadi olahraga sebentar " ucap pier


" oh ya udah, " ucap pritty


" makan sarapanmu, hari ini kita akan ke dokter linda" ucap pier


" iya sayang , terus kamu gak ngantor? tanya pritty


" gak. aku mau antarin kamu.." ucap pier


setelah mereka selesai menikmati sarapan mereka, pier dan pritty pun bersiap-siap untuk pergi ke dokter kandungan.

__ADS_1


__ADS_2